logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Komunikasi    Pengertian Jurnalistik

Pengertian Jurnalistik: Kerja Penuh Vitalitas

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Bicara jurnalistik, kita selalu teringat dengan sebuah profesi wartawan atau yang lebih kerennya disebut dengan sebutan jurnalis. Baik cetak seperti koran, tabloid, dan majalah, maupun elektonik seperti radio dan televisi. Namun, ternyata tidak sedikit masyarakat yang belum memahami tentang hal dalam kerja dunia jurnalistik.

Pengertian Jurnalistik

Bicara tentang pengertian jurnalistik, ada beberapa sisi yang akan tersentuh agar pemahamanmnya menjadi lebih jelas dan terstruktur. Sisi-sisi tersebut meliputi definisi dari sisi harfiyah, sisi konseptual, dan praktis. Ada pun penjelasan ketiganya adalah sebagai berikut.

1. Pengertian Harfiah

Ditinjau dari segi harfiyah, jurnalistik yang bersumber dari kata journalistic mempunyai arti sebagai kewartawanan atau juga dunia kepenulisan.

Kata dasarnya adalah jurnal yang berarti 'catatan'. Berasal dari du juor, sebuah ungkapan pada bahasa Yunani kuno yang mengartikan 'peristiwa yang diberitakan pada hari ini ke dalam bentuk cetak sebuah lembaran'. Maka, jurnal adalah catatan harian, jurnalis adalah orangnya, sementara jurnalistik adalah ilmu yang mempelajari perihal dunia tersebut.

2. Pengertian Konseptual

Jurnalistik secara konseptual juga mempunyai cakupan yang tidak bisa dilepaskan satu per satu. Cakupan tersebut meliputi jurnalistik sebagai kerja proses, teknik, dan juga ilmu.

Sederhananya, sebagai bentuk proses, jurnalistik usaha keras dan cerdas dalam hal mencari, menggali, mengolah, memeriksa kembali, dan menuliskannya ke dalam sebuah berita yang akan disebarluaskan via media.

Sebagai masalah teknik, kerja jurnalistik merupakan kerja yang menuntut keahlian dan keterampilan. Sementara di tinjau dari sisi keilmuan, jurnalistik adalah ladang kajian tentang pembuatan dan penyebarluasan informasi melalui perusahaan media massa dan masuk pada ranah ilmu komunikasi.

3. Pengertian Praktis

Secara praktis, bidang jurnalistik merupakan usaha pembuatan informasi atau berita yang akan disebarluaskan dengan media massa. Dengan demikian, dapat diambil simpulan bahwa ada beberapa hal mendasar yang harus menjadi pembahasan di dalamnya; informasi, penyusunan, dan penyebarluasan informasi.

Syarat Jurnalis

Meksi memang ada kuliah khusus kewartawanan, pada kenyataannya, tidak semuanya terserap menjadi seorang jurnalis. Pada prakteknya, persoalan cita-cita yang didukung dengan pengalaman dan jam terbang tinggilahlah yang mampu mengantarkan mereka menjadi seorang jurnalis.

Jika bicara apa syarat menjadi seorang jurnalis, syaratnya hanya satu: vitalitas. Menjadi jurnalis tidak harus cerdas, ganteng, cantik, tetapi menjadi jurnalis adalah harus mempunya vitalitas tinggi.

Vitalitas adalah kemauan keras, belajar terus-menerus, menggali info sebanyak dan sebaik-baiknya, melakukan check recheck dan triple check, dan tentu mau menjadikan profesi wartawan sebagai profesi mulia yang membela kepentingan rakyat. Menjadi jurnalis adalah menjadi pekerja keras yang cerdas.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Komunikasi Massa Modern dan Absennya Makna
  • 10 Kode Etik Jurnalistik PWI
  • Serba-Serbi Komunikasi Kelompok
  • Teori Komunikasi Interpersonal dalam Lingkup Komunikasi
  • Belajar dari Komunikasi Tradisional
  • Definisi Komunikasi Politik
  • Apa itu Jurnalisme Online?
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA