Menulis Itu Gampang Gampang Susah

Anak kecil aja sudah bisa nulis! Apalagi orang dewasa dong yah? Malu dong jika orang dewasa tidak dapat menulis? Masalahnya tulisan macam apa yang akan dihasilkan? Jika sembarang menulis tentu saja semua orang dapat melakukannya!
Pengertian kemampuan menulis menjadi rancu dan morat-marit saat dunia maya mulai membuka kesempatan dalam dimensi baru kehidupan manusia. Semua orang berlomba-lomba menulis. Semua orang berlomba-lomba meluapkan segala rasa yang ada dalam hatinya. Curhat, menjadi sesuatu yang jamak dan sah-sah saja dilakukan oleh siapa saja, kapan saja dan dalam blog apa saja.
Menulis Itu Gampang
Orang jadi gemar untuk saling membaca tulisan satu dengan yang lainnya kemudian juga saling memberikan komentar bersahut-sahutan. Kadang bahkan komentar yang ada sudah melenceng jauh dari artikel atau curhatan yang ditampilkan. Tapi semua orang tidak peduli, yang penting menulis, menulis dan terus menulis! Ternyata menulis itu gampang!
Dimana Kesulitannya?
Benar, menulis itu gampang! Lalu dimana letak kesulitannya? Sebenarnya apa yang ingin Anda tulis? Apa yang ingin Anda sampaikan? Apakah dengan kebebasan menulis di dunia maya lalu Anda dapat sembarang saja menuliskan hal-hal yang tidak penting, aneh atau justru destruktif? Tentu saja tidak bukan?
Anda pasti ingin menuliskan hal-hal yang baik dan konstruktif bagi semua pembaca. Di sini pengertian kemampuan menulis menjadi komprehensif dan mencakup jenis-jenis tulisan yang ingin disampaikan serta bertujuan mengedukasi pembacanya.
Patokan Gaya Menulis
Lalu menulis itu harus bagaimana? Apakah menggunakan gaya bahasa sastra ala Sutan Takdir Alisjahbana? Atau menggunakan gaya bahasa Raditya Dika yang kocak abis? Pengertian kemampuan menulis secara komprehensif tentunya juga meliputi gaya bahasa yang paling cocok bagi sang penulis.
Ada orang yang suka mengenakan jeans dan sepatu keds, namun ada pula orang yang gemar mengenakan mini skirt dan high heels. Mana yang cocok bagi Anda untuk menuangkan sebuah tulisan itu adalah gaya bahasa terbaik milik Anda, yang penting sekali lagi tujuannya adalah mengedukasi dan konstruktif bagi siapapun yang membacanya.
Pengertian Kemampuan Menulis
Secara singkat pengertian kemampuan menulis dapat dirangkum dalam point-point berikut ini:
- Tentukan Pangsa Pasar Pembaca
Tulisan ditujukan untuk siapa? Siapa pembaca yang diharapkan akan membaca tulisan Anda? Apakah kalangan dewasa, anak-anak ataukah remaja?
- Tentukan Jenis Tulisan
Apa jenis tulisan Anda? Apakah dongeng, fiksi, feature, reportase, sharing pengalaman - curhat ataukah sekadar artikel tambahan pengetahuan umum?
- Tentukan Tujuan Tulisan
Seperti yang dibahas sebelumnya tujuan tulisan sebaiknya positif bukan mendiskreditkan orang lain, memojokkan atau bahkan memaki-maki orang/pihak lain. Sebaiknya tujuan tulisan adalah memperluas khasanah pembacanya. Membuka cakrawala/ pengetahuan baru. Hal-hal yang tadinya tidak terpikirkan menjadi terpikirkan oleh pembacanya dan memicu aktivitas positif.
- Bentuk Tulisan
Jaga agar bentuk tulisan Anda tidak acak-acakan. Pada paragraf awal membicarakan masalah A, lalu paragraf berikutnya membahas masalah C dan pada paragraf akhir menyimpulkan masalah B. Jika demikian halnya pembaca akan kebingungan. Jangan lupa perhatikan kerapihan tanda baca, EYD, penggunaan titik-koma, dan paragraf.
- Promosi Tulisan
Tidak ada salahnya jika Anda mempromosikan kemampuan menulis, siapa tahu ada penerbit atau editor yang tertarik dan berniat menerbitkannya. Ajak teman-teman untuk membaca dan mengomentari tulisan Anda. Minta pada mereka untuk memberikan kritik membangun, tidak hanya memberikan pujian saja. Kritik juga perlu agar Anda tahu dimana letak kelemahan atau kesalahan dalam menulis.






