Pengertian Kinerja Karyawan

Apa itu pengertian kinerja karyawan? Kinerja karyawan berhubungan erat dengan perusahaan. Setiap perusahaan ingin mempunyai karyawan-karyawan yang terbaik guna memajukan perusahaan. Tak heran jika kebanyakan perusahaan mencantumkan standar-standar yang tinggi untuk menerima karyawan yang akan bekerja di perusahaannya.
Kebanyakan standar-standar yang dipakai yakni standar dalam hal akademik. Jumlah IPK merupakan salah satu syarat yang diajukan perusahaan. Selain itu, terdapat juga standar kemampuan yang dimiliki oleh para karyawan.
Standar-standar tersebut bertujuan agar perusahaan memiliki orang-orang terpilih yang diharapkan mempunyai kinerja yang baik terhadap tujuan perusahaan yaitu memajukan perusahaan tersebut.
Pengertian kinerja karyawan sendiri yaitu sesuatu yang mempengaruhi seberapa banyak para karyawan memberikan kontribusi dari segi kuantitas dan kualitas output dari pekerjaan yang mereka lakukan, lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan output, kehadiran karyawan dan lain sebagainya.
Di lain pihak, kinerja karyawan diartikan sebagai gabungan dari kemampuan, usaha dan kesempatan yang dapat diukur dari akibat yang dihasilkan. Dapat disimpulkan bahwa kinerja karyawan merupakan hasil kerja yang telah dan akan dilakukan oleh seseorang.
Untuk memotivasi para karyawan, biasanya setiap perusahaan mengadakan penilaian atas kinerja para karyawannya. Penilaian kinerja adalah proses evaluasi seberapa baik karyawan mengerjakan pekerjaan yang dibandingkan dengan satu standar tertentu yang dipakai perusahaan. Setelah itu, hasil evaluasi dikomunikasikan dengan karyawan tersebut.
Penilaian tersebut biasanya dilakukan untuk memotivasi para karyawan dalam pekerjaannya. Biasanya penilaian kinerja para karyawan ini diikuti dengan pemberian hadiah bagi karyawan-karyawan yang berprestasi. Pemberian hadiah tersebut dapat berupa promosi jabatan, kenaikan gaji, paket liburan dan lain sebagainya.
Namun penilaian terhadap kinerja karyawan ini relatif sulit dilakukan karena yang menjadi objek penilaian adalah manusia yang mempunyai kondisi tidak sama di setiap harinya.
Selain itu, terdapat hal-hal dari luar (eksternal) yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan dalam kesehariannya. Hal-hal tersebut antara lain:
- Gaya kepemimpinan.
- Ketergantungan.
- Hubungan atasan-bawahan.
- Kultur yang terbangun.
- Kemampuan dan ilmu pengetahuan yang dimiliki.
- Sistem penilaian kerja yang diberlakukan.
Karyawan juga sering mengalami hambatan-hambatan dalam meningkatkan kualitas kinerja yang mereka miliki. Hambatan-hambatan tersebut antara lain:
- Hilangnya kesetiaan pada diri karyawan terhadap perusahaan.
- Hilangnya motivasi kerja yang dimiliki oleh karyawan.
- Timbul banyak kesalahan pada saat menyelesaikan pekerjaan.
- Lambat dalam menyelesaikan pekerjaan.
- Banyaknya absen.
- Menyatakan ketidaksetujuan, protes, atau yang lebih ekstrim lagi dalam bentuk demonstrasi.






