logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Komunikasi

Pengertian Komunikasi Pemasaran


Ilustrasi pengertian komunikasi pemasaran

Tahukah Anda pengertian komunikasi pemasaran? Dibalik melejitnya suatu produk yang dikenal masyarakat, di sana terdapat peran bagian komunikasi pemasaran di suatu perusahaan. Bagian pemasaran ini terus melakukan komunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung kepada para konsumen dengan tujuan untuk mengenal produknya lebih jauh lagi. 

Mengingat pentingnya suatu komunikasi dalam pemasaran suatu produk, maka hendaknya kita memahami tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan komunikasi pemasaran.

Pengertian Komunikasi Pemasaran

Pengertian komunikasi pemasaran sendiri yaitu sarana yang digunakan perusahaan dalam upaya untuk menginformasikan, membujuk dan mengingatkan konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung tentang produk dan merek yang mereka jual.
Komunikasi pemasaran mempunyai beberapa fungsi, antara lain:

  • Konsumen dapat diberitahu atau ditunjukkan bagaimana dan mengapa sebuah produk digunakan. Selain itu juga member tahu dimana serta kapan produk tersebut dihunakan.
  • Konsumen dapat mengetahui tentang siapa yang membuat produk tersebut dan apa keunggulan produk tersebut dibandingkan produk lain yang sejenis.

Dalam buku Prinsip-prinsip Pemasaran, Kotler menyatakan bahwa, bauran komunikasi pemasaran merupakan perpaduan khusus antara iklan, penjualan personal, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat yang digunakan perusahaan untuk meraih tujuan iklan dan pemasarannya (Kotler, 2001).

Pemasaran merupakan hal yang sangat fundamental dan vital, sehingga tidak bisa dianggap sebagai fungsi tersendiri, karena pemasaran merupakan cara memandang  perusahaan terhadap hasil akhirnya, yaitu dari pandangan pelanggannya.

Selain pengertian di atas, Kotler (1993) juga memberikan pengertian yang lain mengenai pemasaran, yaitu: “Pelaksanaan kegiatan perusahaan yang mengarahkan atau mengendalikan arus barang dan jasa dari produsen kepada   konsumen atau pemakai”.

Dari kedua pengertian di atas dapat diambil kesimpulan mengenai pemasaran, yaitu:

  1.  Pemasaran itu adalah suatu proses sosial, dengan demikian para marketer (pemasar) harus memahami apa proses sosial itu, dan bagaimana proses  sosial berlangsung dalam masyarakat.
  2.  Pemasaran berkenaan dengan kegiatan memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Oleh sebab itu segala upaya pemasaran dipusatkan kepada tindakan-tindakan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia.
  3. Pemasaran itu meliputi kegiatan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia. Pemasaran tidak cukup dengan mencipta produk dan nilai, melainkan  juga harus terlibat dalam aktivitas penukaran  produk dan nilai  tersebut.

Promosi

Istilah promosi dapat diartikan sebagai upaya membujuk orang untuk menerima produk, konsep dan gagasan.  Strategi promosi berarti sebuah program terkendali dan terpadu dari metode komunikasi dan material yang dirancang untuk menghadirkan perusahaan dan produk-produknya kepada calon konsumen, menyampaikan ciri–ciri produk yang memuaskan kebutuhan untuk mendorong penjualan yang pada akhirnya memberikan kontribusi pada kinerja laba jangka panjang.

Ada beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ahli mengenai definisi promosi, diantaranya: menurut Kotler (1993): “Promosi merupakan suatu unsur bauran pemasaran yang mempunyai peranan utama untuk mengadakan komunikasi yang bersifat persuasif”

Promosi pun merupakan bagian dari komunikasi pemasaran. Kegiatan promosi bertujuan mencari konsumen dan menjadikannya pelanggan suatu produk perusahaan. Salah satu jenis promosi yang biasa digunakan yakni promosi penjualan.

Promosi penjualan yakni aktivitas menjual suatu produk yang bersifat jangka pendek. Jenis promosi penjualan antara lain :

Komunikasi pemasaran berupa promosi penjualan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, antara lain: sampel, kupon, kemasan harga khusus / paket harga, premi, trading stamp / stiker dagang, demonstrasi, tawaran uang kembali (money-refund affer), promosi dagang, pemajangan di tempat pembeli, pameran dagang, kontes, undian, permainan.

Tujuan Promosi

Tujuan utama promosi adalah menginformasikan, mempengaruhi, dan membujuk, serta mengingatkan pelanggan sasaran tentang perusahaan dan bauran pemasarannya secara rinci. Ketiga tujuan tersebut menurut Fandy Tjiptono (1997) dapat dijabarkan sebagai berikut::

Menginformasikan (Informing), dapat berupa

  1. menginformasikan pasar mengenai keberadaan suatu produk baru
  2. memperkenalkan cara pemakaian yang baru dari suatu produk
  3. menyampaikan perubahan harga kepada pasar
  4. menjelaskan cara kerja dari suatu produk
  5. menginformasikan jasa-jasa yang disediakan oleh perusahaan
  6. meluruskan kesan yang keliru
  7. Mengurangi ketakutan atau kekhawatiran pembeli

Membujuk pelanggan sasaran (persuading) untuk:

  1. Membantu pilihan merek
  2. Mengubah persepsi pelanggan terhadap atribut produk
  3. Mendorong pembeli untuk berbelanja saat itu juga
  4. Mendorong pembeli untuk menerima kunjungan wiraniaga (Salesman)
  5. Mengalihkan pemilihan merk tertentu

  Mengingatkan (reminding), dapat terdiri dari:

  1. Mengingatkan pembeli bahwa produk yang bersangkutan dibutuhkan dalam waktu dekat
  2. Mengingatkan kembali akan tempat-tempat yang menjual produk perusahaan
  3. Membuat pembeli tetap ingat walaupun tidak ada kampanye iklan
  4. Menjaga agar ingatan pertama pembeli jatuh pada produk perusahaan.

Jenis Lainnya

Selain promosi terdapat pula komunikasi pemasaran yang lain. Komunikasi pemasaran tersebut antara lain:

  1. Iklan Merupakan persentasi terhadap suatu barang ataupun jasa yang bukan dilakukan oleh orang secara langsung tetapi berupa promosi gagasan.
  2. Pemasaran Langsung  Merupakan pemasaran yang dilakukan melalui media. Media yang digunakan antara lain lewat sms, telepon, fax, email dan lain sebagainya. Biasanya dalam pemasaran langsung ini terjadi dialog langsung untuk meminta tanggapan.
  3. Penjualan Pribadi Dalam penjualan pribadi ini, terjadi interaksi tatap muka dengan satu atau beberapa calon pembeli.
  4. Hubungan Masyarakat dan Pemberitaan Dalam hubungan masyarakat dan pemberitaan ini biasanya dibuat program-program tertentu yang bertujuan untuk mempromosikan barang, atau bisa juga bertujuan untuk memperlihatkan image positif bagi perusahaan kepada masyarakat.
  5. Acara Khusus dan Pengalaman Dalam hal ini perusahaan memberikan sponsor untuk acara-acara yang memiliki kegiatan interaktif di dalamnya.

Dalam pemasaran dikenal konsep bauran pemasaran (marketing mix), yang menggambarkan unsur-unsur yang terdapat dalam kegiatan pemasaran, yang terdiri dari :

  1. Unsur Produk, dalam pemasaran harus produk yang benar-benar bernilai ekonomis, lain dari yang lain atau ktakan memang beda!
  2. Unsur Harga, dalam pemasaran mengandung “dapat dijangkau” oleh setiap segmen khalayak yang menjadi sasarannya.
  3. Unsur Penyebaran, dalam pemasaran mengandung arti dapat mencapai seluruh segmen yang direncanakan terlebih dahulu.
  4. Unsur Komunikasi, dalam pemasaran sebagai alat yang “bisa membantu” menjual produk konsumen (Liliweri, 1992)

Keberhasilan Bisnis Karena Lancarnya Komunikasi

Seperti yang dikatakan oleh Peter Drucker, Keberhasilan suatu bisnis ditentukan oleh pelanggannya, bukan oleh produsennya. (Suryana, 2001)

Selanjutnya Kotler menyatakan bahwa pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan , dan menukarkan produk yang bernilai satu sama lain.

Dalam proses pertukaran produk, diperlukan adanya pemikiran tentang sasaran dan cara mendapatkan tanggapan yang dikehendaki. Untuk itu diperlukan manajemen pemasaran.

Dalam hal ini Kotler dalam bukunya Manajemen Pemasaran, Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian, menyatakan bahwa : Manajemen pemasaran yakni proses perencanaan dan pelaksanaan dari perwujudan pemberian harga, promosi dan distribusi dari barang-barang, jasa serta gagasan untuk menciptakan pertukan dengan kelompok sasaran yang memenuhi tujuan pelanggan dan organisasi (Kotler, 1995)

Pada saat yang sama, komunikasi lebih daripada sekadar alat-alat promosi yang spesifik. Desain produk, harganya, bentuk dan warna kemasannya, serta toko yang menjualnya menyampaikan sesuatu kepada pembeli.

Jadi, walaupun pengertian komunikasi pemasaran lebih merupakan aktifitas komunikasi utama perusahaan, bauran tersebut harus diatur sedemikan rupa agar menghasilkan dampak yang baik..

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Cara Mengatasi Masalah Hidup
  • Bacaan Wajib Penggemar Sate
  • Langkah-Langkah dalam Proses Komunikasi
  • Menyusun Tugas Akhir Public Relations
  • 5W+1H untuk Etika Komunikasi
  • Jurnalisme Publik: Jurnalisme Warga Masyarakat
  • Perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi
  • Implikasi Perkembangan Teknologi Komunikasi di Dunia Seni
  • Pengaruh Faktor Komunikasi dalam Keluarga
  • Dasyatnya Media Sebagai Wahana Komunikasi Massa
  • Sejarah Perkembangan Jurnalistik
  • Jenis-Jenis Komunikasi
  • Penerapan Kode Etik Jurnalistik Wartawan Indonesia
  • Komunikasi Antarbudaya - Komunikasi Masyarakat Global
  • Artikel Informatika: Kemudahan Akses Bacaan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA