Pengertian Menulis Menurut Para Ahli

Menulis. Sesuatu yang akrab kita dengar. Tapi, sebenarnya apa sih pengertian menulis menurut para ahli? Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai hal itu. Berikut pengertian menulis menurut para ahli dan Anda akan sekaligus mengartikan apa sesungguhnya makna dibalik pengertian tersebut.
1. Stephen King. Menulis berarti menciptakan dunia Anda sendiri.
Stephen King adalah seorang novelis cerita horor. Apa yang dikatakan King tersebut memang tepat. Menulis, khususnya karya fiksi seperti cerpen, novel dan puisi memang memungkinkan bagi kita untuk menciptakan sebuah dunia tersendiri.
Dunia dalam pandangan kita yang tercermin dari kata-kata. Melalui karya novel, cerpen dan puisi kita bisa mencurahkan semua ini hati kita. Tak hanya sekedar refleksi dari kehidupan keseharian kita. Tetapi kita juga bebas berimajinasi, mengembangkan sisi khayal kita dalam karya tersebut.
Dengan begitu, setidaknya kita bisa lega dan bebas mengungkapkan perasaan yang ada dalam pikiran dan hati kita. Kalau Anda ingin jadi penulis, ingat kata-kata King diatas.
Tak usak terlalu muluk mengimpikan menjadi penulis hebat dan terkenal. Simpan itu dulu dalam hatimu. Yang kini harus dilakukan adalah ikuti saja saran King. Ciptakan dunia Anda sendiri, tuliskan dalam bentuk puisi, cerpen atau syukur-syukur novel.
2. Arswendo. Menulis Itu Gampang.
Tokoh penulis kita yang satu ini cukup nyentrik. Dengan nada lantang ia suarakan bahwa menulis itu gampang. Tapi benarkah begitu? Mungkin bagi seorang Arswendo menulis itu memang benar-benar gampang. Tapi bagi sebagian besar orang, tentu tidak demikian adanya.
Tapi, kalau kita renung-renungkan lebih dalam kata-kata itu ada benarnya juga. Bayangkan ketika ia mengatakan bahwa menulis itu sulit. Tentu akan lebih banyak lagi kritikan yang datang. Jadi apa kata Arswendo itu tak salah.
Menulis itu gampang. Semua orang bisa. Inilah sebenarnya motivasi yang ingin disampaikan oleh tokoh kita yang satu ini. Dengan memikirkan bahwa menulis itu gampang, maka rintangan apapun, halangan apapun yang membuat kita enggan menulis akan bisa kita singkirkan.
Hasilnya, pelan-pelan kita akan mengejar mimpi indah menjadi seorang penulis terkenal yang bisa hidup layak sesuai standar kehidupan normal orang kebanyakan.
3. Sindhunata. Menulis itu bukan soal teknik tapi soal keberanian
Yang ini lebih filosofis. Benar, menulis memang bukan hanya soal teknik, tetapi butuh keberanian juga. Misalnya ketika akan menulis untuk mengkritik penguasa. Tentu kita harus punya nyali untuk melakukannya.
Bagi mereka yang punya keberanian melakukan kritik kepada penguasa yang benar-benar telah keliru dan kelewatan, yakinkah kelak orang ini akan dicatat dengan tinta emas sejarah.
Demikian pengertian menulis menurut para ahli. Semoga bisa menginspirasi kamu-kamu semua dalam proses kreatif dalam tulis menulis. Salam sukses.






