Keragaman Pengertian Pola Asuh Orang Tua
Ilustrasi pengertian pola asuh orang tua
Setiap orangtua memiliki gayamengasuh anak yangberbeda-beda, karena perbedaan persepsi dan pengertian pola asuh orang tua terhadap anak-anak mereka. Dua hal utama yang melatarbelakangi perbedaan tersebut ialah sejarah dan role model atau teladan.
Sejarah
Salah satu faktor utama yang mempengaruhi keragaman pengertian pola asuh orang tua ialah sejarah orang tua itu sendiri atau pola asuh seperti apa yang dahulu diterima dari orang tuanya. Dari faktor sejarah, akan tercipta dua hasil yang sama sekali berbeda. Akan meneruskan pola asuh yang diterima dari orang tuanya dahulu, atau menerapkan yang sebaliknya.
Bagi orang tua yang merasa nyaman dengan pola asuh yang diterimanya dahulu, dan merasa pola asuh tersebut dapat membawanya kepada kesuksesan, akan menerapkan yang sama ke buah hatinya.Jika orang tuanya dahulu mendidik dengan disiplin, dia akan mendidik anaknya dengan kedisiplinan yang sama.
Namun sebaliknya, jika merasa pola asuh yang diterimanya dahulu membawa ke rasa tidak percaya diri dan jauh dari kesuksesan, akan menerapkan yang sebaliknya. Misalnya jika dahulu orang tuanya mendidik dengan terlalu keras, ia akan mendidik anaknya dengan penuh kasih sayang dan mungkin akan cenderung memanjakan.
Role model
Faktor kedua yang juga mempengaruhi keragaman pengertian pola asuh orang tua, ialah adanya figur yang dianggap teladan, misalnya saja keluarga teman, teman orang tua, guru, dosen, atau guru pengajian orangtua sebelum memiliki anak. Setelah melihat bagaimana pola asuh yang diterapkan figur teladan itu, membawanya dekat kepada sang anak dan mampu membuatnya berperan tidak hanya sebagai orang tua, tapi sekaligus guru. Setelah memiliki anak, akan menerapkan pola asuh tersebut dalam mengasuh anaknya.
Manapun dari dua faktor di atas, yang mempengaruhi pola asuh Anda terhadap anak anda, tetaplah buka pikiran dan mata hati Anda terhadap perubahan dalam diri sang anak. Kenali betul kepribadian anak. Jika suatu pola asuh cocok diterapkan kepada satu orang anak, belum tentu cocok diterapkan ke anak yang lain, bahkan sesama saudara kandung dan kembar sekalipun.
Sensitiflah terhadap lingkungan. Pola asuh yang sama jika diterapkan di lingkungan yang berbeda akan memberi hasil yan berbeda. Bersikaplah fleksibel dengan pola asuh Anda. Jika Anda merasa pola asuh yang diterapkan berdampak kurang baik pada anak, segeralah cari pola asuh yang lebih baik.

