Dasar Pengertian Sholat Jumat, Syarat dan Ketentuannya
Ilustrasi pengertian sholat jumat
Secara umum pengertian sholat Jumat adalah sholat dua rokaat yang dilaksanakan pada hari Jumat tepat saat tengah hari, sebagaimana sholat Dhuhur. Sholat Jumat dilaksanakan dalam 2 (dua) rakaat. Hukum sholat Jumat bagi kaum laki-laki adalah wajib. Sedangkan untuk kaum wanita, hukumnya yang sunnah. Kalau ada wanita yang ikut sholat Jumat, asalkan ada tempat khusus dan tidak mengganggu kekhusukan jamaah laki-laki, tidak menjadi soal wanita ikut sholat Jumat.
Ketaatan
Sholat Jumat ini sama dengan rapat akbar umat muslim. Bagaimana tidak, semua laki-laki muslim yang sudah terkena kewajiban atasnya harus sholat Jumat. Dalam pelaksanaan sholat Jumat, adanya 2 (dua) khutbah. Dalam khutbah inilah banyak hal yang disampaikan oleh khatib yang tidak hanya berkaitan dengan ketaatan dan ketaqwaan namun juga mengenai hal-hal yang kaitan dengan jiwa dan hati. Ketika khutbah disampaikan, tidak ada seorang pun yang boleh membantah sehingga khutbah akan didengarkan dengan saksama.
Dalam khutbah ini akan disampaikan nasihat tentang kematian dan hubungan antar manusia. Apalagi kalau setelah sholat Jumat dilakukan sholat jenazah, maka isi khutbah akan lebih menyentuh ketika yang dibahas tentang kefanaan dunia. Bahwa siapa yang mengejar dunia, ia tidak akan mendapatkan akhirat. Sebaliknya, ketika mengejar akhirat, dia akan mendapatkan dunia dan akhirat. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Ibu Majah.
"Barang siapa berniat untuk memperoleh akhirat, maka Allah akan menghimpunkan potensinya,membuatnya kaya jiwa dan duniapun akan datang padanya dengan melimpah.Tetapi, barang siapa yang berniat memperoleh dunia, maka Allah akan mencerai beraikan segala urusannya, membuat kemelaratan di depan matanya dan tidak memperoleh dunia, kecuali apa yang telah ditentukan untuknya"
(HR.Ibnu Majah ).
Penyampaian dengan suara yang lembut tetapi tegas akan membuat orang-orang yang diingatkan menjadi memahami bahwa tidak ada gunanya mengejar dunia yang akan ditinggalkan. Banyakny orang yang berusaha mempunyai investasi bisa juga diingatkan dengan mengatakan bahwa investasi yang terbaik adalah investasi yang diperdagangkan kepada Allah Swt. Beramal dalam keadaan sulit maupun dalam keadaan lapang.
Hanya harta yang diinvestasikan dalam bentuk yang seperti inilah yang akan membuat hati dan jiwa menjadi tenang. Peringatan ini semoga akan dicerna dengan baik oleh para jamaah. Pergaulan yang semakin tidak karuan atau penggunaan jilbab yang tidak berdasarkan tuntunan juga bisa disampaikan. Para wanita yang baik akan mendengarkan kata-kata suaminya atau anak-anak perempuan yang taat akan mendengar kata-kata ayahnya.
Untuk itulah, kaum laki-laki harus mempunyai ilmu yang banyak agar ia mampu membimbing wanita yang menjadi tanggungannya. Kalau laki-laki sendiri tidak mempunyai ilmu, maka bagaimana ia bisa memberikan bimbingan kepada orang-orang yang ada di sekelilingnya. Khotbah Jumat ini adalah salah satu cara mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Dalam kehidupan yang semakin sempit dan keterbatasan waktu mencari ilmu, ‘sekolah’ setiap minggu pada hari Jumat ini diharapkan akan membuat banyak laki-laki memperolah ilmu yang manfaat.
Untuk itulah, para khatib diharapkan bisa memberikan isi khutbah yang berdasarkan Al-Quran dan hadist yang dikaitkan dengan apa yang sedang terjadi pada saat itu. Dengan demikian, para jamaah yang masih muda bisa mendapatkan pelajaran yang banyak. Bila perlu ada koordinasi yang baik antara khatib dan pihak pengurus masjid agar ayat atau hadist yang disampaikan bisa beragam. Dengan keberagaman surat, ayat, dan hadist ini, akan menambah pengetahuan tentang Al-Quran dan hadist.
Fungsi Sholat Jumat
Hubungan antara manusia dengan sang Pencipta diwujudkan dalam sebuah komunikasi batin yang diterapkan dalam sholat. Di dalam Agama Islam, sholat terbagi atas 2 (dua) hal, yaitu sholat wajib dan sholat sunnah. Dan, sholat Jumat adalah salah satu sholat sunnah. Dan, pengertian sholat pada hari Jumat ini tidak lain adalah sholat sunnah yang dilakukan pada saat siang hari dengan jumlah rakaat sebanyak 2 rakaat.
Dalam penerapannya, kita dapat mengembangkan pengertian dari sholat Jumat sebagai sholat sunnah yang dilaksanakan secara berjamaah yang dilakukan sebanyak 2 rakaat dengan diadakan khutbah. Dan, pelaksanaan secara jamaah ini dilakukan di masjid. Kalaupun tidak ada masjid, kalau ada jamaah, ada imam, ada khatib, sholat Jumat tetap bisa dilaksanakan. Kemudahan dalam agama tetap harus ada walaupun tidak boleh menyimpang dari tuntunan agama.
Namun, walaupun dikatakan sebagai sholat sunnah, bagi seorang laki-laki sholat jumat termasuk sholat wajib. Tetapi, bagi wanita dan anak anak, budak dan orang sakit, sholat ini bersifat tidak wajib. Mereka hanya wajib sholat Dhuhur. Sholat Jumat yang tidak dilakukan berkali-kali akan mengakibatkan seorang alki-laki dicap telah keluar dari agama Islam. Tidak boleh meninggalkan sholat Jumat bila tidak ada halangan yang benar-benar tidak bisa dihindarkan.
Anak-anak laki-laki yang belum baligh pun hendaknya diajak untuk sholat Jumat. Asalkan ia tidak mengganggu dan cukup paham bahwa selama melaksanakan sholat tidak boleh ribu atau melakukan hal-hal lain, ia bisa dilatih untuk sholat Jumat.
Dasar Pengertian Tentang Sholat Jumat
Untuk lebih memantapkan pengertian sholat jumat ini, maka kita dapat memahaminya berdasarkan surat Al Jum’ah ayat 9 dari Kitab Suci Al Quran. Dalam surat tersebut kita mendapati satu dalil terkait dengan pelaksanaan sholat jumat ini. Dan, dengan dalil ini, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak melaksanakan sholat jumat berjamaah di masjid.
Dalil yang dimaksudkan itu adalah sebagai berikut:
“Wahai orang-orang yang beriman, jika padamu diserukan untuk menunaikan ibadah shalat di hari jum'at, maka lakukanlah dengan segera dan segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah segala kegiatan jual beli. Yang seperti itu jauh lebih baik bagimu jika kamu telah mengetahuinya”.
Dengan memperhatikan dalil dasar pengertian sholat jumat ini, maka setidaknya kita mengetahui dan memahami bahwa hal paling penting yang harus kita lakukan pada saat mendengarkan seruan untuk melakukan ibadah, dalam hal ini ibadah sholat jumat, maka kita harus segera melakukannya.
Jika ternyata pada saat itu kita sedang melakukan kegiatan hidup, misalnya berdagang, maka tinggalkanlah. Yang seperti inilah yang akan memberikan kesempatan bagi kita untuk menjadi lebih baik. Begitulah dasar pengertian sholat jumat yang sesungguhnya merupakan firman dari Allah untuk manusia yang selalu beriman dan memahami segala kebaikan dalam kehidupannya.
Syarat Sahnya Melaksanakan Sholat Jumat
Untuk dapat melaksanakan sholat jumat sesuai dengan tuntunan yang seharusnya, maka kita harus memahami syarat syarat yang harus kita kondisikan, yaitu:
1. Tempat yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan sholat jumat harus sudah pasti. Dalam hal ini kita tidak perlu menyediakan tempat pelaksanaan sholat di lapangan atau tanah lapang dan sebagainya. Oleh karena itulah, maka pelaksanaan sholat jumat adalah di masjid atau lingkungan tertentu
2. Pada saat pelaksanaan sholat jumat ini, maka jumlah jamaah yang ikut melaksanakan sholat jumat tersebut minimal 40 orang. Dengan jumlah ini, maka akan terlihat kebersamaan kita dalam pelaksanaan sholat jumat.
3. Terkait dengan waktu pelaksanaan sholat jumat ini, maka waktu yang diperuntukkan bagi pelaksanaan sholat jumat adalah sesuai dengan waktu untuk sholat Dhuhur, yaitu pada tengah hari dengan didahului oleh khutbah yang dilakukan oleh Khatib.
Jika syarat sahnya penyelenggaraan sholat jumat ini dapat kita wujudkan, maka kita dapat menyelenggarakan sholat jumat di lingkungan atau di tempat yang kita tentukan.
Beberapa Ketentuan Tentang Shalat Jumat
Untuk dapat melaksanakan sholat jumat secara nyaman dan tidak khawatir atas ketidaksahannya, maka kita perlu memahami ketentuan dasar mengenai sholat jumat ini. Dan, ketentuan tersebut sebenarnya menggambarkan kegiatan yang dilakukan oleh setiap orang yang melaksanakan sholat Jumat, yaitu:
1. Kita harus mengucakan lafaldz hamdalah
2. Membaca shalawat Rasullullah SAW
3. Membaca dua kalimat syahadat
4. Menyampaikan nasihat nasihat kepada jamaah yang melaksanakan sholat jumat
5. Membaca ayat ayat suci yang ada di kitab suci Al- qur‘an
6. Dan, hal terakhir yang kita laksanakan adalah membaca doa
Dengan memperhatikan banyak hal yang harus kita lakukan untuk memahami pengertian sholat jumat ini, maka berakibat pada terselenggaranya sholat jumat yang sesuai dengan ketentuan dasarnya. Dan, sudahkah Anda melakukan sebagaimana ketentuan tersebut? Wallahu Alam.

