logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Sosial    Definisi Sosial    Pengertian Sosial Budaya

Pengertian Sosial Budaya dari Para Ahli

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Banyak ahli yang memberi definisi jelas tentang pengertian sosial budaya. Andreas Eppink menjelaskan bahwa kebudayaan adalah segala sesuatu atau tata nilai yang berlaku dalam sebuah masyarakat, termasuk di dalamnya pernyataan intelektual dan nilai-nilai artistik yang menjadi ciri khas masyarakat, dinamakan kebudayaan dari masyarakat tersebut.

Pikiran ini sejalan dengan konsep cultural-determinism yang dikembangkan oleh Melville J. Herskovtis dan Bronislaw Malinowski. Lebih rinci lagi adalah pendapatnya Edward Burnett Tylor tentang kebudayaan ini.

Burnett menjelaskan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks. Kesenian, moral, adat istiadat, hukum, pengetahuan, kepercayaan dan kemampuan atau hasil olah pikir dalam bentuk lain yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat, Burnett menerimanya sebagai pengertian atau definisi kebudayaan.

Pikiran Burnett ini menjadi acuan para sosiolog dan budayawan kita seperti Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. Keduanya memberi definisi bahwa kebudayaan adalah sarana karya cipta, rasa dan karsa sebuah masyarakat.

Dari paparan penjelasan para ahli di atas, kita mulai mendapat rumusan tentang pengertian sosial budaya. Di masyarakat, pengertian sosial budaya memang abstrak, namun demikian ada wujud nyatanya sebagai hasil olah cipta, rasa dan karsa masyarakat itu sendiri.

Sebagai makhluk berbudaya, segala cipta, tata nilai, prilaku yang mendukung untuk kelangsungsan hidup bermasyarakat merupakan wujud nyata kebudayaan. Secara ringkas – meminjam istilah J.J Hoenigman – wujud kebudayaan itu dapat kita bedakan ke dalam tiga bagian yaitu aktivitas, gagasan dan artefak.

Komponen Kebudayaan

Merunut pada pendapatnya Melville J. Herskovits, ada empat komponen pokok kebudayaan yaitu sistem ekonomi, keluarga, kekuasaan politik dan alat-alat teknologi. Yang dimaksud alat teknologi dalam hal ini meliputi segala alat yang mendukung kegiatan seseorang dalam sebuah masyarakat dari yang paling sederhana sekalipun.

Sementara unsur-unsur atau komponen kebudayaan menurut pendapat Bronislaw Malinowski sedikit berbeda dengan pendapatnya Melville J. Herskovits. Malinowski tidak memandang alat-alat teknologi sebagai unsur atau komponen tersendiri dari kebudayaan tapi memasukkannya ke dalam ranah penyelenggara pendidikan.

Selain itu, Malinowski memasukan komponen sistem norma sosial sebagai komponen kebudayaan yang tidak disinggung oleh Herkovits.

Secara lebih rinci, menurut Malinowski, yang dianggap sebagai komponen kebudayaan adalah sistem norma sosial, organisasi ekonomi (sama dengan Herskovits), organisasi kekuatan politik (sama dengan Herskovits) dan alat serta lembaga penyelenggara pendidikan (Herkovits membatasi pada alat-alat teknologi).

Sistem norma sosial menurut pendapat Bronislaw Malinowski merupakan unsur penting komponen kebudayaan karena adanya sistem norma sosial itulah masing-masing anggota masyarakat kemungkinkan untuk saling bekerjasama dan menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya, untuk kelanggengan kehidupannya.

Jadi, norma sosial merupakan bagian dari komponen kebudayaan.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Interaksi Sosial dalam Masyarakat Kota
  • Pengertian dan Berbagai Bentuk Penyimpangan Sosial di Masyarakat
  • Mengenal Konsep dan Definisi Masyarakat
  • Pengertian Sosial dalam Kehidupan Manusia
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA