Tips dan Pengertian Wawancara

Pengertian wawancara adalah sebuah aktivitas dialog antara dua pihak atau lebih untuk membahas sebuah tema. Proses wawancara ini bisa berlangsung dalam dua cara. Cara pertama adalah wawancara langsung antara pihak pewawancara dan narasumber. Dalam proses ini, proses dialog berlangsung secara verbal dan dan terjadi secara langsung.
Cara kedua adalah wawancara tertulis. Pengertian wawancara tertulis hampir sama dengan wawancara langsung. Hanya proses dialog yang ada dalam wawancara tertulis menggunakan media tulisan. Pihak pewawancara mengajukan pertanyaan dalam bentuk draft tulisan. Dan narasumber pun memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut dalam bentuk tulisan juga.
Dalam wawancara tertulis, tidak terjadi interaksi secara langsung antara pihak yang mewawancari dan yang diwawancarai. Hubungan yang ada pada kedua pihak bisa menggunakan media perantara seperti surat elektronik atau media faksimili. Biasanya, teknis wawancara ini dilakukan ketika narasumber tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan wawancara secara langsung.
Tips Melakukan Wawancara
Selain mengetahui tentang pengertian wawancara, seorang yang hendak melakukan wawancara kiranya harus mengetahui teknik melakukan wawancara. Termasuk di dalamnya adalah tips agar proses wawancara bisa berjalan dengan baik dan bisa mendapatkan informasi yang diinginkan.
Ada beberapa hal yang harus dilakukan seseorang ketika hendak melakukan wawancara, khususnya wawancara langsung. Beberapa tips tersebut di antaranya adalah :
- Jangan merasa rendah diri dengan narasumber, siapapun narasumber tersebut dan apa statusnya. Hal ini merupakan kunci utama bagi seseorang yang hendak melakukan wawancara. Sebab, dengan proses wawancara menunjukkan bahwa status antara kedua pihak menjadi sejajar. Sehingga kita tidak perlu merasa rendah diri walau pun haru mewawancarai seorang pejabat tinggi sekalipun.
- Kuasai tema wawancara, dengan menguasai tema akan menjadikan kita bisa meluaskan topik pembicaraan. Sebaliknya kita bisa mengarahkan pembicaraan apabila jawaban narasumber mulai menjauh dari tema pokok.
- Catat pokok-pokok pertanyaan agar bisa melakukan wawancara secara sistematis. Hal ini berfungsi untuk mencegah terlewatinya bagian yang dianggap penting dalam wawancara tersebut.
- Rekam semua jawaban dari narasumber. Hal ini untuk memudahkan dalam menulis ulang hasil wawancara atau pula sebagai bukti apabila terjadi masalah di belakang hari usai proses wawancara dilakukan.
- Tanyakan alokasi waktu yang diberikan kepada Anda oleh narasumber, hal ini untuk mengatur proses wawancara agar bisa efektif dan efisien.
- Apabila narasumber terlihat kurang bergairah dengan pertanyaan inti, jangan dipaksakan. Alihkan pembicaraan ke hal-hal yang diminati narasumber untuk menggugah minat narasumber pada Anda, sehingga wawancara bisa tetap berlangsung.






