Penguatan-Krisma

Sakramen Penguatan atau Krisma hanya diberikan satu kali seumur hidup. Sakramen Krisma merupakan simbol dari kedewasaan seseorang, baik secara lahir maupun keimanan. Sakramen Krisma diartikan sebagai “bahasa isyarat” dari Tuhan.
Setelah melakukan sakramen tersebut, seseorang telah diikat secara lebih kuat dan sempurna dengan gereja serta diperkaya dengan daya kekutan Roh Kudus. Selain itu, dia juga memiliki tanggung jawab iman dan semakin wajib untuk menyebarluaskan dan membela iman sebagai saksi Kristus.
Saat menerima sakramen ini, seseorang harus terbebas dari dosa maut apa pun yang diketahui dan yang belum diakui sehingga efek sakramen tersebut dapat diterima dengan baik.
Sakramen Krisma dilakukan dengan cara mengurapi penerimanya dengan Minyak Krisma. Minyak Krisma terbuat dari minyak zaitun. Namun, karena aroam minyak zaitun kurang sedap, maka dicampurkan dengan balsam yang memiliki aroma yang wangi.






