Tujuan Pengumuman Sertifikasi Guru
Ilustrasi pengumuman sertifikasi guru
Pengumuman sertifikasi guru merupakan sebuah informasi yang ditunggu oleh setiap orang yang memiliki profesi sebagai pendidik. Bila nomornya telah tercantum dalam daftar yang pengumuman sertifikasi guru yang dikeluarkan oleh sergur.kemdiknas, itulah adalah satu pertanda baik.
Pengumuman Sertifikasi Guru Untuk Siapa?
Program sertifikasi pada awalnya ditujukan sebagai sebuah proses untuk merangsang dan menciptakan guru yang memiliki kualitas lebih baik. Salah satunya ditandai dengan pembekalan ketrampilan dan pengetahuan seorang guru. Pengetahuan guru memang harus selalu dipantau dan ditingkatkan. Tidak banyak orang yang dengan kesadaran tinggi mau meningkatkan kemampuannya sendiri dengan jalan belajar dan belajar lagi. Mereka belajar tanpa mengharapkan akan naik pangkat atau apapun jua iming-iming yang sekiranya akan diberikan kalau pengetahuan meningkat.
Mereka belajar murni karena keinginan sendiri dan karena menyadari bahwa kewajiban setiap manusia itu untuk belajar dan tidak boleh membiarkan diri terhempas dalam kebutaan ilmu. Tidak boleh hanya mengikuti apa kata orang tanpa tahu ilmunya. Kesadaran diri bahwa ilmu itu sangat penting dan bahwa orang yang berilmu itu akan ditinggikan derajatnya. Orang yang berilmu juga akan bisa menahlukkan dunia dan jug bisa menggapai akhirat dengan mudah. Pahala yang akan diberikan kepada orang yang berilmu itu akan berlipat. Tuhan tidak melihat kuantitas, tetapi kualitas. Akan berbeda ibadah yang dijalankan oleh orang yang berilmu dengan ibadah yang dijalankan oleh orang yang tidak berilmu.
Orang yang menuntut ilmu itu akan diganjar pahala yang besar. Bahkan kalau ia meninggal ketika sedang menuntut ilmu, ia akan diberi pahala syahid. Keutamaan mencari ilmu inilah yang membuat para penggila ilmu terus-menerus menggali ilmu tanpa putus asa dan tanpa rasa lelah. Mereka tak berpikir tentang tenaga dan waktu yang telah dikeluarkan ketika mencari ilmu itu. Di mana ada guru yang hebat, akan mereka datangi dan akan mereka kejar. Guru seharusnya menjadi bagian dari para pencari ilmu ini.
Tanpa adanya motivasi mencari ilmu dan meningkatkan kemampuan, seorang guru hanya akan terbenam dalam rutinitas pengajaran yang itu saja tanpa ada tambahan sedikit pun. Bila ini terjadi, yang akan terlihat adalah keilmuan guru yang tidak bertambah walaupun ia telah mengajar selama 20 tahun. Guru tersebut juga tidak akan membuat dirinya semakin baik karena ilmunya telah kering. Ketiadaan kuasa atas diri sendiri untuk semangat menggali ilmu akan membuat sang guru hanay menjadi seperti mesin tua yang usang. Dia tak akan bisa menjadi pelita dan pemberi inspirasi karena dirinya sendiri tak bisa menginspirasi dirinya. Indonesia tak butuh guru yang hanya bekerja seperti mesin.
Indonesia membutuhkan guru yang mampu mejadi motor penggerak dan motor pemacu motivasi kepada para anak didiknya untuk terus berjuang sekuat tenaga agar menjadi para pembangun bangsa yang hebat. Bagaimana guru bisa memperlihatkan kemajuan dunia dan isinya karena ilmu, kalau guru yang bersangkutan tak tahu apa-apa tentang dunia kecuali dari satu buku yang telah dipakainya selama bertahun-tahun tanpa berganti?
Dampak Negatif Pengumuman Sertifikasi Guru
Jadi sebenarnya pengumuman sertifikasi guru ini merupakan hasil dari kerja keras selama ini dan sekaligus sebagai batu loncatan dan cambuk agar bekerja lebih giat. Pengumuman ini bukan sebagai langkah henti bagi perjuangan meraih ilmu yang lebih tinggi agar bisa memberikan yang terbaik bagi anak negeri. Pengumuman sertifikasi ini bukan tentang uang semata. Uang itu adalah alat untuk meraih kesejahteraan di dunia dan di akhirat. Percuma saja bila banyak mudharat atau dampak negatif daripada dampak positifnya.
Yang memprihatinkan adalah semakin sejahtera seorang guru, malah angka selingkuh dan angka percerai guru semakin tinggi. Memang tidak bisa dengan serta merta menyalahkan pengumuman sertifikasi guru sebagai godaan untuk melakukan dua perbuatan yang dilarang tersebut. Tetapi data empirik ini tak bisa dikesampingkan begitui saja. Kehidupan yang semakin mapan itu hendaknya dimanfaatkan untuk mencari keberkahan hidup dengan cara lebih sering berbagi. Keilmuan yang meningkat dan kesejahteraan yang semakin stabil hendaknya menjadi pintu kebaikan dan bukan menjadi pintu pembuka bagi masuknya setan dan kegilaan terhadap dunia.
Itulah sebabnya, sebelum mendapatkan harta yang banyak, jiwa dan mental harus disiapkan agar tidak kaget dan tidak terlena dengan harta yang tidak seberapa. Tidak ada gunanya ada harta tanpa keimanan. Harta yang akan menjadi api yang membakar bila tak tahu bagaimana memanfaatkannya. Diharapkan ketika guru sejahtera, sang guru tidak lagi memikirkan akan mencari pekerjaan lain karena dia telah merasa cukup dengan hasil yang diterimanya.
Ketika guru fokus pada pekerjaannya, diharapkan teknik dan metode pengajarannya semakin bagus. Dengan demikian, kemampuan anak didik akan meningkat dan hasil didikannya adalah generasi muda yang hebat yang tahu apa yang harus mereka lakukan untuk membangun negara ini. Mereka bisa menjadi penguasa di negerinya sendiri dan tidak menjadi kuli atau hanya mampu menatap orang asing yang berjaya di negeri tercinta. Dia tidak lagi menjadi bawahan. Ia adalah pemimpin di negerinya.
Dampak Positif Pengumuman Sertifikasi Guru
Dalam pengumuman sertifikasi guru ini, akan diketahui siapa saja guru yang dinilai layak mendapatkan status sebagai guru yang sudah bersertifikasi. Bagi guru yang ingin mengajukan proses sertifikasi ini, harus melengkapi syarat-syarat yang dibutuhkan.
Syarat-syarat yang harus dimiliki tersebut di antaranya adalah portofolio pengajaran, batasan minimal keikutsertaan program pelatihan serta adanya tingkat pendidikan minimal. Pada saat ini, seorang guru yang ingin mengajukan sertifikasi harus memiliki latas belakang pendidikan paling rendah adalah tingkat strata satu atau sarjana.
Adanya pengumuman sertifikasi guru ini banyak disambut gembira oleh kalangan pendidik, khususnya guru. Hal ini karena dengan diakuinya kompetensi yang dimiliki seorang guru melalui proses sertifikasi ini, bisa berdampak secara komplek. Dampak yang bisa dirasakan seorang guru secara langsung utamanya di bidang kesejahteraan guru.
Bagi guru yang sudah lolos dalam pengumuman sertifikasi guru, mereka berhak mendapatkan tunjangan sertifikasi yang besarnya dua kali lipat gaji yang diperoleh. Dengan kondisi ini, seorang guru bisa memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Ini berbeda dengan apa yang pernah dialami oleh para guru sebelum program sertifikasi ini dibuat.
Pada zaman dahulu, profesi guru kerap dianggap sebagai pilihan sebagai pilihan terakhir seseorang. Mengingat seorang guru dinilai tidak bisa memberikan jaminan kesejahteraan secara finansial. Salah satunya karena minimnya gaji seorang guru dibandingkan dengan profesi lainnya.
Inilah yang menjadi salah satu alasan dibuatnya program sertifikasi, yaitu untuk memberikan kesempatan seorang guru meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Sayangnya, kondisi ini kerap disalahpahami oleh sebagian guru yang sudah lolos program sertifikasi.
Banyak guru yang setelah berhasil lolos dalam pengumuman sertifikasi guru, tidak menunjukkan komitmen dan konsekuensi sebagai guru yang sudah digaji lebih tinggi. Kerap ditemui, pasca lolos pengumuman sertifikasi guru, seseorang tidak meningkatkan kompetensi yang dimilikinya. Sebaliknya, dengan gaji yang lebih tinggi mereka justru semakin santai dalam mengajar dan kurang memperhatikan kualitas materi yang diajarkan pada siswa.
Ini harus dicermati oleh pemerintah dalam menjaga program sertifikasi agar tetap sesuai dengan tujuan awal, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Salah satunya dengan cara melakukan kontrol terhadap guru yang sudah lolos sertifikasi untuk diberikan test secara berkala. Ini demi mengetahui kompetensi guru yang bersangkutan apakah masih layak menerima penghargaan sebagai guru tersertifikasi.
Kontrol ini bisa dilakukan dengan cara sistem pengujian setiap tahun atas kompetensi keilmuan dan kepengajaran. Kontrol dan monitor tentang kedisiplinan dan kemampuan akademik lainnya. Pembuatan karya tulis ilmiah dan pengadaan penelitian tindakan kelas adalah unsur-unsur yang bisa digunakan sebagai pembanding apakah guru sangat perhatian dengan kompetensinya atau tidak.
Tujuan Pengumuman Sertifikasi Guru
Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai melalui proses pengumuman sertifikasi guru ini. Diantaranya adalah :
- Meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia dengan cara meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru sebagai pengajar.
- Mencapai standar pendidikan yang sesuai perkembangan pendidikan internasional sehingga bisa menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia internasional.
- Meningkatkan kesejahteraan seorang guru agar bisa lebih berkonsentrasi dalam mengajar tanpa harus memikirkan masalah di luar kewajiban mengajarnya.
- Merangsang guru untuk terus bersaing dan meningkatkan ketrampilan mereka agar bisa menjadi guru yang berkualitas.

