Pengurapan Orang Sakit

“Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni”(bdk Yak 5:15).
Sakramen Pengurapan Orang Sakit merupakan satu dari tujuh sakramen Agama Katolik. Pengurapan diberikan saat si sakit mengalami kondisi sangat mengkhawatirkan atau dalam bahaya kematian. Hanya imam (pelayan gereja) yang bisa melakukan sakramen tersebut. Dia menyerahkan si sakit kepada kuasa Tuhan. Tuhan akan hadir di dekat si sakit melalui perantaraan Pelayanan Gereja.
Sakramen Pengurapan Orang Sakit akan memberikan kekuatan si sakit dalam perjuangan sampai akhir dan mengantarkannya bersatu dengan Tuhan. Cara merayakan sakramen itu dua bagian, yaitu Liturgi Sabda dan Sakramen Pengurapan. Saat selesai, imam mengusapkan minyak Krisma yang terbuat dari campuran minyak zaitun dan balsam wangi.






