Penjelasan Tentang Facebook Page

Dalam Facebook terdapat istilah Facebook Page. Facebook Page adalah laman bagi perorangan (artis, tokoh, idola) atau perusahaan. Dengan Facebook Page maka perusahaan akan dapat berkomunikasi dengan para konsumennya dan para artis atau tokoh dapat berhubungan dengan penggemarnya. Berikut ini adalah sedikit penjelasan tentang Facebook Page.
Facebook telah memiliki lebih dari 500 juta anggota di seluruh dunia. Bagi orang marketing, angka ini adalah angka yang luar biasa. Tidak hanya potensial, malah dapat dijadikan sebagai alat tidak hanya sebagai promosi ataupun komunikasi. Namun ternyata, kekuatannya lebih dari itu.
Perusahaan yang ingin berkampanye di media sosial biasanya menggunakan Facebook Page sebagai garda depan. Menjaring suara pelanggan melalui Facebook diyakini lebih besar dampaknya daripada melakukan survei manual. Facebook Page tidak hanya menjalin komunikasi antara produsen dengan konsumen, namun juga bisa dijadikan alat untuk promosi virtual.
Banyak orang yang masih bingung, apa perbedaan Facebook Page dengan Facebook profile biasa. Berikut ini sedikit penjelasannya.
- Dari segi anggota (teman atau member) Facebook Page tidak memiliki batasan, sedangkan Facebook biasa terbatas dengan maksimal 5.000 anggota.
- Pada Facebook Page, updates status tidak ada batasan karakter, namun untuk akun Facebook biasanya terbatas hanya 460 karakter.
- Pada Facebook Page terdapat topik diskusi serta agenda yang tidak dimiliki di laman profil Facebook biasa.
Adapun fungsi Facebook Page itu sendiri adalah sebagai berikut.
- Menjadi media alternatif untuk menjaring suara konsumen. Dalam artian, jika konsumen mengeluhkan suatu produk, mereka secara otomatis akan mengadu ke costumer service (CS). Sudah menjadi rahasia umum jika pelayan CS sangat lama dan membutuhkan waktu. Facebook Page dapat dijadikan media alternatif itu.
- Menjadi media survei bagi produsen ke konsumen. Perusahaan dapat memanfaatkan Facebook Page untuk melakukan survei terhadap produk yang akan dikeluarkan atau sudah dikeluarkan.
- Menjadi media promosi. Publikasi berbagai produk baru yang diluncurkan, bisa menjadi senjata ampuh dalam media promosi. Dari publikasi lewat Facebook Page tersebut, perusahan akan mendapatkan feedback dari konsumen.
- Menjadi media diskusi. Dalam Facebook Page terdapat menu panel diskusi. Menu ini dapat dijadikan media diskusi komunikasi antara produsen dengan konsumen.
- Menjadi media penyampaian agenda. Apabila ada event yang akan diadakan oleh perusahaan terkait promo atau program rutin dapat dipublikasikan di Facebook Page dan dibaca oleh anggotanya.
- Menjadi kekuatan Social Media yang mempengaruhi konsumen dalam ‘kampanya terselubung’. Dalam artian, produsen dapat memberikan sugesti kepada konsumen melalui Facebook Page. Misalnya, jika ada orang yang meng-update status tentang pendapatnya setelah memakai produk A, dan update status tersebut dibaca teman-temannya, bukankah itu hubungan yang saling mempengaruhi. Bisa dikatakan, updates status tadi adalah ‘kampanye terselubung’ dari konsumen. Adapun pihak perusahaan tidak memintanya, bukan?
Pola marketing sekarang yang digunakan oleh berbagai perusahaan adalah marketing dengan memanfaatkan Social Media. Jika Anda belum berpikir untuk memanfaatkan Social Media sebagai alat marketing, kini saatnya untuk menggunakannya. Selamat mencoba.






