logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Komunikasi

Mengenal Penutur Bahasa di Dunia


Ilustrasi penutur bahasa di dunia

Kita tahu bahwa banyak sekali ragam bahasa di seluruh Dunia. Bahasa merupakan alat komunikasi terpenting bagi tiap individu untuk bisa berinteraksi dengan Individu lainnya. Namun, karena persebaran manusia di seluruh dunia maka terciptalah keragaman bahasa yang luar biasa.

Perbedaan bahasa timbul diakibatkan kebutuhan di tempat masing-masing yang mengikuti pola budaya dan hubungan antar manusia. Misal, bila bahasa Inggris mengatakan cinta dengan Love, di Jepang dengan Ai, dan di Finlandia dengan Mina, maka ada banyak kata cinta yang berbeda ragam di belahan bumi ini. 

Dengan beragam tuturan kata, maka untuk saling berkomunikasi antarbangsa diperlukan penerjemah, yaitu orang yang belajar bahasa lebih dari dua kemampuan berbahasa.

Penutur Terbanyak

Banyak orang menyangka bahwa penutur/ pengguna Bahasa Inggrislah yang terbanyak di seluruh dunia. Anggapan itu terjadi karena Bahasa Inggris dianggap sebagai Bahasa resmi yang sering dipakai sebagai alat komunikasi berbeda bahasa. Anggapan itu ternyata meleset. Penutur bahasa terbanyak adalah Bahasa Mandarin. Kenapa? Itu karena penduduk Cina banyak tersebar di seluruh belahan dunia.

Itu sebabnya masyarakat Cina dianggap sebagai penduduk terbanyak di seluruh dunia. Masyarakat Cina yang tinggal di berbagai negara itu tidak pernah melupakan bahasa mereka. Walau mereka menguasai bahasa setempat, namun untuk saling berkomunikasi antarmereka, bangsa Cina menggunakan bahasanya sendiri. Oleh sebab itu, Bahasa Mandarin merupakan bahasa yang terbanyak dipakai oleh orang.

Masih Anda menduga bahwa berikutnya Inggris? Anda masih berada di jalur yang salah. Penutur terbanyak kedua ditempati oleh Bahasa Hindi. Memang, India merupakan jajahan Inggris, namun mereka sangat mencintai bahasanya.

Walau negara India sendiri hanya menempati urutan ke tujuh populasi terbanyak di dunia, namun penyebaran bangsanya sendiri cukup banyak di seluruh Dunia. Ditambah, beberapa negara kecil yang dekat dengan India adalah pecahan dari negara India.

Berikutnya, penutur terbanyak nomor tiga ditempati oleh Bahasa Inggris. Ada alasan mengapa negara Inggris yang kecil itu dapat menyebarkan bahasanya hampir di seluruh dunia. Hal tersebut disebabkan oleh revolusi Industri di Inggris yang memungkinkan diciptakannya barang-barang modern, dan dijalankan di pabrik-pabrik perkotaan.

Akibat terjadinya modernisasi, orang-orang Inggris pun menciptakan beragam hasil industri, senjata, kapal uap dan benda-benda hebat di zamannya yang kemudian disebarkan keluar melalui pelayaran dan penguasaan atas suatu daerah. Itu sebabnya bahasa Inggris akhirnya menjadi bahasa yang dipakai di banyak negara.

Penutur terbanyak kelima diduduki oleh Bahasa Arab, dan posisi ke enam di duduki oleh Bahasa Indonesia. Untuk yang terakhir ini bangsa Indonesia haruslah bangga. Ternyata bahasa kita mendapatkan kedudukan nomor enam sebagai bahasa penutur terbanyak.

Harusnya bangsa Indonesia bangga dan terus menggiatkan penggunaan bahasa Indonesia, sampai mancanegara. Buat orang-orang di luar lingkungan kita menguasai bahasa Indonesia, jangan kita yang ikut-ikutan sok ngingris.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Serba-Serbi Seputar Jurnalistik Online
  • Cara Mengatasi Masalah Hidup
  • Manfaat Berita Kota sebagai Komunikasi Pemerintah - Masyarakat
  • Sejarah Perkembangan Jurnalistik
  • Beberapa Model Komunikasi dalam Pelbagai Teori
  • Pengertian Pers dan Sejarah Berkembangnya
  • Sejarah Humas yang Terlupakan
  • Singkatan Gaul, Bahasa Gaul
  • Fungsi, Tujuan, dan Pengertian Public Relations Menurut Para Ahli
  • Manfaat Kode Etik Jurnalistik AJI
  • Media Komunikasi untuk Semua
  • Pengertian Teori Komunikasi yang Perlu Diketahui
  • Berbagai Cara Memasang Iklan Gratis Jual Rumah
  • Kasus Komunikasi: Cara Menjalin Komunikasi Efektif
  • Berbahayakah Jurnalistik Investigasi?
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA