Penyakit Asam Lambung
Manusia memiliki perut, lebih spesifik lagi saluran pencernaan yang sangat vital. Sesungguhnya, tidak hanya saluran pencernaan yang vital, seluruh organ tubuh manusia memiliki fungsi yang vital bagi kelangsungan hidup tiap-tiap manusia. Organ yang sehat dan baik akan menunjang daya tahan tubuh sehingga tidak rentan terserang penyakit. Penyakit asam lambung, misalnya. Artikel ini akan memaprakan seputar penyakit asam lambung.
Penyakit Asam Lambung
Asam lambung adalah penyakit yang sering dialami oleh banyak orang di dunia. Penyakit asam lambung disebabkan karena meningkatnya produksi asam lambung di saluran pencernaan, lebih tepatnya di lambung. Penyakit asam lambung juga bisa disebabkan oleh asupan makanan yang kurang baik.
Asupan makanan yang kurang baik ini biasanya berupa makanan yang memiliki kadar keasaman tinggi dan makanan tertentu yang mampu memicu atau merangsang meningkatnya produksi asam lambung di perut. Penyakit asam lambung dikenal dengan istilah mag.
Selain disebabkan oleh asupan makanan, penyakit asam lambung dipicu oleh pola makan tidak teratur. Stres pun dapat memicu meningkatnya produksi asam lambung. Saat penyakit asam lambung menyerang, biasanya akan terasa nyeri di bagian ulu hati. Nah, inilah saat produksi asam lambung sedang tinggi-tingginya.
Penanganan Sementara Penyakit Asam Lambung
Untuk pengobatan sementara penyakit asam lambung, bisa mengonsumsi obat mag yang banyak dijual di warung atau apotek. Obat mag ini biasanya berlabel hijau, yang menandakan bahwa obat tersebut bukan termasuk obat keras. Ketika nyeri lambung terasa, sebaiknya segerakan makan. Tentu, makan nasi adalah paling mujarab untuk mengobati rasa sakit ini.
Memang, akan terasa lebih sakit saat kita mengonsumsi makanan. Namun, harus dipaksakan. Jika kita biarkan, rasa sakitnya akan semakin menjadi. Bisa juga mengonsumsi obat nyeri lambung terlebih dahulu, barulah satu jam setelah itu makan nasi.
Penanganan Serius Penyakit Asam Lambung
Bagi Anda yang menderita penyakit asam lambung, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Pengobatan penyakit asam lambung mesti dalam pengawasan dokter. Penyakit asam lambung dinilai enteng dan tidak berefek panjang. Itu sebabnya banyak yang tidak merisaukan terjadinya penyakit asam lambung.
Pengawasan dokter sangat berperan bagi proses pemulihan atau menurunnya tingkat asam lambung. Sebab, jika penyakit asam lambung ini sudah semakin parah, bisa menimbulkan kematian. Kematian tersebut disebabkan oleh tidak berfungsinya fungsi pencernaan dengan baik.
Ketika penyakit asam lambung kambuh, sebaiknya Anda mengkonsumsi obat satu jam sebelum makan. Ini berfungsi menurunkan atau menetralkan produksi asam lambung yang berlebih. Jika satu jam setelah makan masih terasa nyeri, Anda bisa mengonsumsi lagi obat tadi. Ingat, penggunaan obat harus dalam pengawasan dan resep dokter. Jika tidak, Anda bisa kelebihan dosis obat dan saluran pencernaan Anda bisa rusak.
Penyakit Asam Lambung Parah
Pada sebagian orang, penyakit asam lambung ini di saat sedang kambuh, tidak hanya terasa nyeri di ulu hati. Ada pula yang sampai muntah-muntah dan mencret. Hal tersebut mengindikasikan bahwa penyakit asam lambung yang diderita sudah cukup parah.
Dalam kondisi yang sudah sangat parah, tinja penderita penyakit asam lambung akan berwarna hitam seperti aspal. Bahkan, segala makanan pun harus masuk ke dalam mulut dalam keadaan halus. Itu sebabnya, penderita mag akut mengonsumsi semua jenis makanan yang sudah dihaluskan dan lebih banyak mengkonsumsi jus.
Hal itu berfungsi untuk mengurangi atau mempermudah kerja lambung sehingga makanan yang masuk bisa segera terserap oleh tubuh tanpa harus dicerna oleh lambung secara ekstra.
Penyakit Asam Lambung Sulit Disembuhkan
Penyakit asam lambung sangat sulit disembuhkan. Bukan tidak mungkin sembuh, namun suatu saat pastilah kambuh lagi. Penyakit ini bisa kambuh lagi karena berhubungan dengan pola makan kita. Jika pola makan tidak benar, produksi asam lambung meningkat dan penyakit asam lambung menyerang kembali.
Sembuh total dari penyakit ini memang sulit, namun tingkat kekronisan bisa dikurangi. Cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi tingkat kekronisan penyakit asam lambung adalah dengan menjaga dan melaksanakan pola makan secara teratur, hindari makanan pedas dan bersantan, hindari minuman bersoda dan kopi, serta hindari makanan yang mengandung asam atau cuka.
Sebaiknya, perut diisi setiap 3 jam sekali. Bisa dengan camilan ringan atau makan roti dan kue basah. Bisa juga mengonsumsi susu murni secara rutin karena membantu melancarkan pencernaan. Lambung kita kerja nonstop 24 jam. Jika tidak ada yang dicerna, asam lambunglah yang dicerna dan menyebabkan produksi asam lambung meningkat.
Penyakit asam lambung bisa terjadi kapan saja, terutama setelah mengkonsumsi makanan berat dengan kadar asam tinggi. Oleh karena itu, para penderita harus menghindari makanan yang sangat asam agar penyakit asam lambung ini tidak kambuh. Makanan yang digoreng dan berlemak juga harus dihindari. Bahkan, cokelat juga harus dihindari oleh penderita penyakit asam lambung karena makanan ini bersifat sangat asam.
Cara lain untuk menghindari penyakit asam lambung tanpa melibatkan makanan adalah dengan membatasi asupan makanan. Mengonsumsi makanan berat dalam satu waktu bisa saja menimbulkan naiknya asam lambung. Mengonsumsi makanan berat bisa mengakibatkan masalah perut karena makanan tidak mampu dicerna dengan sempurna sehingga asam lambung menjadi naik.
Jangan Anggap Remeh Penyakit Asam Lambung
Penyakit asam lambung terkadang dipandang sepele oleh sabagian orang. Jika asam lambung ini naik ke kerongongan atau tenggorokan, akan timbul kerusakan saluran tenggorokan yang akhirnya akan menyebabkan kanker, bahkan menyebabkan kematian.
Penyakit asam lambung yang berupa naiknya asam lambung ke tenggorokan dapat disebabkan banyak hal, seperti pola makan, pola hidup tidak sehat, sampai masalah kegemukan. Pola makan yang tidak sehat di antaranya adalah mengonsumsi teh, kopi, dan merokok. Sementara itu, kegemukan dapat menimbulkan asam lambung mudah tertekan ke tenggorokan. Inilah penyebab rasa sakit terbakar pada ulu hati. Jika hal ini dibiarkan, lama-kelamaan akan membuat kerongkongan semakin kronis.
Gejala penyakit asam lambung yaitu terasa panas di dada, rasa tidak enak saat menelan, dan rasa sakit saat menelan. Gejala lain dari penyakit asam lambung adalah serangan asma yang frekuen, batuk lama rekfakter dengan pengobatan, suara serak mual dan muntah, nyeri dada nonkardiak, dan sendawa.
Untuk mencegah penyakit asam lambung, kita harus mengetahui cara mengatur kebiasaan makan dan pengertian tentang peranan posisi tubuh terhadap kejadian refluks. Kebiasaan yang disarankan untuk mencegah penyakit asam lambung antara lain meninggikan kepala 15cm saat tidur, menjauhi makanan berlemak, asam, kopi, cokelat, mint, produk makanan dari tomat, minuman berkarbonasi, dan obat-obatan tertentu.
Kebiasaan lain yang juga harus dihindari agar tidak terkena penyakit asam lambung adalah hindari makan sambil tidur, tiduran kurang dari 2-3 jam setelah makan, makan terlalau banyak, merokok, dan menurunkan berta badan secara ekstrim bagi penderita obesitas. Banyak orang di kota-kota besar yang terpaksa menjalankan gaya hidup tidak sehat, seperti yuang disebutkan tadi.
Jika setelah makan langsung tidur, tubuh akan memproduksi asam lambung secara besar sehingga membahayakan kesehatan. Jadi, biasakanlah hidup dengan gaya hidup sehat dan jangan sepelekan penyakit asam lambung karena penyakit asam lambung sangat berbahaya.







