Memilih Obat Untuk Penyakit Batuk
Batuk merupakan penyakit yang sering menyerang manusia. Dari hasil survei menunjukkan bahwa lebih dari empat puluh juta jiwa setiap tahunnya pergi ke dokter akibat penyakit batuk. Beberapa pendapat para ahli menyebutkan bahwa batuk sebenarnya bukanlah suatu penyakit, namun hanya sebuah gejala.
Batuk dapat diartikan sebagai suatu bentuk pertahanan tubuh yang terjadi secara reflek sehingga bisa mengeluarkan dahak, riak, atau benda asing lainnya yang terdapat pada saluran pernafasan.
Penyakit batuk biasanya menyerang pada musim-musim pancaroba, yaitu perubahan cuaca dan temperatur yang signifikan. Karena pada masa ini biasanya kondisi tubuh melemah sehingga mudah sekali terkena batuk dan pilek.
Jenis-Jenis Penyakit Batuk
Penyakit batuk ada dua macam, yaitu:
- Batuk berdahak (produktif). Batuk berdahak biasanya ditandai dengan keluarnya lendir.
- Batuk kering (nonproduktif). Batuk jenis ini biasanya terjadi karena adanya rasa sensitif pada bulu-bulu getar yang terdapat pada tenggorokan. Batuk akan timbul jika bulu getar tersebut terkena benda yang merangsang terjadinya alergi. Benda tersebut misalnya makanan pedas, es, dll.
Penyebab Batuk
Secara umum, penyebab batuk adalah karena terjadinya peradangan yang terdapat pada lapisan lender di saluran pernafasan. Ada beberapa faktor yang menjadi sumber penyebab penyakit batuk, antara lain adalah:
- Asap rokok maupun debu
- Bakteri atau virus, seperti influenza, tuberculosa
- Alergi
- Makanan yang merangsang tenggorokan, seperti makan gorengan atau yang terlalu berminyak.
- Akibat sering merokok
Tips Memilih Obat Batuk
- Tentukan jenis batuk yang diderita, agar pengobatan bisa dilakukan secara spesifik. Untuk batuk kering, jenis obat batuk yang dipilih adalah antitusif. Sedangkan untuk batuk berdahak, obat batuk yang tepat adalah ekspektoran, karena dapat membantu mengeluarkan dahak atau lendir yang terdapat pada saluran nafas.
- Perhatikan dosis obat batuk yang diminum. Menambah dosis obat dari yang dianjurkan belum tentu dapat mengobati secara cepat dan efektif.
- Pilihlah obat batuk dengan efek samping yang ringan sehingga meminimalisir efek samping dalam jangka panjang.
- Pilihlah obat batuk yang mencantumkan nomor registrasi Departemen Kesehatan agar aman dikonsumsi.
- Ingat, sangat penting untuk memperhatikan tanggal kedaluarsa obat yang Anda pilih, karena jika tidak hati-hati obat yang Anda minum malah menjadi racun bagi tubuh Anda.






