logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Batuk

Mewaspadai Penyakit Batuk


Ilustrasi penyakit batuk
Mungkin Anda tahu bahwa penyakit batuk adalah suatu penyakit yang sering dikeluhkan oleh umumnya pasien pada dokter. Batuk adalah cara tubuh mempertahankan diri secara otomatis terhadap benda asing yang masuk melalui tenggorokan atau jalan napas, yang serta merta membersihkan tenggorokan dan jalan napas tadi dari benda nyasar. Tetapi batuk juga bisa menjadi efek samping dari penyakit yang lebih parah. Batuk ini cukup mengganggu dan menyesakkan dada. Itulah mengapa kalau terkena batuk, segeralah cari obatnya.

Tetap Siaga dan Waspada

Tidak hanya bencana yang harus dipasangi sinyal siaga dan waspada. Penyakit batuk pun begitu.  Meskipun batuk adalah kerja otomatis tubuh, siapapun yang terkena batuk, tetap harus mewaspadai terutama terhadap batuk yang berlebihan. Karena bisa saja bukan lagi kerja tubuh biasa namun ada indikasi suatu gangguan atau penyakit serius. Misalnya saja, batuk terjadi karena asma yang kambuh. Bila batuk telah dua hari hingga napas menjadi sulit, saatnya mencari bantuan dokter.

Mungkin saja sesak napas itu akibat adanya kerja paru yang tidak sempurna. Kalau paru-paru tidak mengembang dengan baik, napas sesak dan batuk pun hadir dengan frekwensi yang cukup sering. Kalau hal ini terjadi pada anak-anak, tentu saja akan sangat kasihan melihat keadaannya. Aktivitasnya pasti terganggu dan tidurnya pun tidak akan nyenyak.

Batuk yang terjadi karena penyakit TBC juga menjadi sesuatu yang serius kalau sampai menimbulkan lendir dan darah. Apalagi kalau penderita membuang dahaknya sembarangan. Dahak yang dibuang sembarangan ini bisa menyebar melalui udara dan kumannya akan menular sehingga orang lain akan terkena TBC juga. Penyakit Bronkitis juga menimbulkan batuk. Batuk kecil karena tenggorokan yang terasa kurang nyaman. Kalau batuk ini dibiarkan terus, maka lingkungan juga akan merasa kurang nyaman berada dekat orang yang batuk terus-menerus.

Batuk yang terjadi karena flu juga cukup mengganggu. Batuk seperti ini terkadang mengandung dahak. Dahak ini akan semakin mengganggu karena sering menghambat pernapasan. Kalau anak-anak yang mengalami batuk berdahak, pasti ia akan merasa sangat tersiksa. Terkadang kepala pun menjadi pusing dan berat. Demam dan suhu tubuh pun meningkat. Bila hal inji yang terjadi, maka yang bisa dilakukan memberikan obat penurun panas dan memberi anak makanan bergizi. Usahakan agar ia bisa beristirahat. Padahal dengan adanya batuk berdahak ini, anak-anak pasti tidak bisa beristirahat dengan tenang.

Jika bayi yang terkena batuk, maka yang harus mengkonsumsi obatnya adalah sang ibu. Sebaiknya mengkonsumsi obat dengan ramuan alami agar kualitas ASI tidak berkurang. Dengan pemberian ASI yang teratur selam 20-25 menit setiap dua jam, diharapkan bayi bisa sembuh dengan cepat. Pengetahuan tentang cara pengobatan batuk ini perlu diketahui oleh semua orang terutama orangtua dan orang dewasa lainnya.

Pada musim apapun, batuk ini terus diwaspadai. Ketik amusim kemarau, debu yang banyak bisa menjadi pencetus kambuhnya asma. Batuk kering bisa terjadi. Pada musim penghujan, batuk berdahak yang menyertai flu sering terjadi. Kesimpulannya, minumlah air hangat. Bila perlu minum air jahe agar tubuh menjadi hangat. Makanan bergizi seimbang dan istirahat yang cukup bisa membuat tubuh tetap baik.

Jenis Batuk

Batuk secara umum terbagi dua golongan besar, yakni batuk yang produktif dan batuk yang tidak produktif. Batuk yang produktif umumnya berdahak dan menghasilkan reak atau biasa disebut dengan sputum. Sedangkan batuk yang tidak produktif, Anda biasa mengenalnya sebagai batuk kering. Ada juga yang mengistilahkan batuk hongkong, dan sebagainya.

Selain itu juga batuk dibedakan atas batuk akut atau batuk kronik. Dikatakan batuk akut, bila munculnya tiba-tiba (sesekali) karena adanya pencetus, misalnya masuk angin, influenza, atau infeksi sinus (sinusitis). Baru hilang setelah 2 hingga 3 minggu. Sedangkan batuk kronik biasanya lebih dari 2 hingga 3 minggu, bahkan ada yang menahun.

Pencetus Umum Batuk

Selain karena adanya infeksi saluran pernapasan atas atau masyarakt lebih mengenalnya dengan ISPA, contohnya influenza, maka pencetus batuk yang populer adalah alergi dan asthma, infeksi paru-paru seperti pneumonia ataupun bronchitis akut. Penyakit paru seperti bronchitis tumor paru, atau paru obstruktif kronik (PPOK) (bronchitis kronik emphysema) juga bisa menjadi pencetus batuk.

Pencetus batuk lainnya adalah sinusitus penyebab postnasal drip, perokok pasif akibat terpapar asap rokok, perokok berat, gastroesphhageal reflux desiase (GERD), yakni cairan lambung yang naik ke tenggorokan yang suka terasa dahak asam atau pahit, pengkonsumsi obat darah tinggi dan terkena polusi udara.

Dalam kasus umum pada penyakit batuk yang menghebat, ini sebenarnya adalah cara tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri. Jadi sebelum memutuskan untuk membeli obat batuk yang dijual bebas ada baiknya Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter. Meminum obat sembarangan malah bisa menyebabkan penyakit lain.

Cara Perawatan Penyakit Batuk

Sebenarnya bila Anda menderita penyakit batuk, tidak selamanya harus dirawat di rumah sakit. Tetapi dapat Anda sembuhkan, dengan cukup melakukan perawatan sendiri di rumah, atau mengkonsumsi obat batuk sesuai anjuran dokter ataupun membeli obat bebas tanpa resep dokter.

Berikut penjelasannya :


1. Perawatan di Rumah


Bila itu menjadi pilihan Anda, berikut tips untuk dapat meredakan penyakit batuk Anda, yakni dengan mengulum permen obat batuk atau permen pedas yang biasanya membantu redanya batuk kering dan gatal. Jangan Anda berikan pada anak-anak kurang dari 3 tahun, yang mungkin saja dapat menyebabkan mereka tersedak dan menyumbat jalan napasnya.
Menyiapkan uap hangat dan menghirupnya tanpa campuran lain-lain aroma. Dapat meredakan batuk kering dan meningkatkan kelembaban udara yang diperlukan paru-paru Anda untuk bernapas normal kembali. Minum air cukup, terutama air hangat untuk mengencerkan dahak yang menyumbat tenggorokan.

2. Pembelian Obat Batuk dengan Resep Dokter

Yang dapat dibeli dengan resep dokter, contohnya : keluarga Dekongestan (Actifed, Actifed Expectorant, Rhinos SR, Triaminic, dan Disudrin). Semuanya adalah mengandung Pseudoephedrine, yang berguna untuk menyetop pilek encer dan postnasal drip. Kedua adalah keluarga Guaifenesin (Cohistan Expectorant, Bisolvon Extra, dan Probat). Caranya minum obat-obatan ini dengan cukup banyak air.

3. Pembelian Obat Batuk Bebas

Jangan menggunakan obat batuk yang dijual bebas sebelum Anda berkonsultasi ke dokter. Pada situasi tertentu, batuk adalah cara tubuh menyembuhkan diri sendiri, maka jangan dulu meminum obat untuk menahan atau menyetop batuk. Berkonsultasi dengan dokter sebelum Anda membeli obat batuk yang dijual bebas dengan kandungan dextromethorphan, seperti Vicks 44, Laserin, Woods, dan lainnya. Jangan mencari obat antibiotik. Karena antibiotik tidak dapat menahan kerja virus. Antibiotik juga tidak dapat menyembuhkan batuk karena alergi.

Tips-tips Mencegah Batuk

Berikut adalah tips mencegah penyakit batuk. Pertama, stop merokok di area umum. Dan jangan berada dekat dengan orang yang merokok. Kedua, jika memiliki alergi musiman, tetaplah berada dalam ruangan selama allergen udara (pencetus alergi) cukup banyak di udara. Contohnya : udara dingin, udara lembab, ataupun debu.

Keempat, hindari pemakian kipas angin yang justru menarik udara dari luar ruangan masuk ke dalam yang dapat mencetus allergen.  Bersihkan diri dengan mandi dan mengganti baju sesudah berada di luar ruangan. Jika Anda memiliki alergi kronik, gantilah bantal dan kasur kapuk dengan bantal dan kasur busa. Stop memelihara hewan peliharaan dan kurangi pencetus allergen lainnya.

Tips Memilih Obat Batuk

Tentukan jenis batuk yang diderita, agar pengobatan bisa dilakukan secara spesifik. Untuk batuk kering, jenis obat batuk yang dipilih adalah antitusif. Sedangkan untuk batuk berdahak, obat batuk yang tepat adalah ekspektoran, karena dapat membantu mengeluarkan dahak atau lendir yang terdapat pada saluran nafas.

Perhatikan dosis obat batuk yang diminum. Menambah dosis obat dari yang dianjurkan belum tentu dapat mengobati secara cepat dan efektif. Pilihlah obat batuk dengan efek samping yang ringan sehingga meminimalisir efek samping dalam jangka panjang. ilihlah obat batuk yang mencantumkan nomor registrasi Departemen Kesehatan agar aman dikonsumsi.

Ingat, sangat penting untuk memperhatikan tanggal kedaluarsa obat yang Anda pilih, karena jika tidak hati-hati obat yang Anda minum malah menjadi racun bagi tubuh Anda. Penyakit batuk bisa diatasi asalkan bisa mengendalikan pencetusnya. Semoga lekas sembuh!

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Aneka Tips Mengobati Batuk
  • Mengenal Penyakit Batuk Kering
  • Mengobati Batuk Berdahak Pada Bayi
  • Jenis jenis Batuk, Penyebab dan Cara Memilih Obatnya
  • Cara Mengatasi Bayi Batuk Secara Alami
  • Pencegahan Penyakit Batuk Berdahak
  • Beberapa Macam Penyebab Batuk Berdahak
  • Penyebab Batuk Kering
  • Waspadai Penyebab Batuk Berdarah
  • Waspadai Batuk Darah Akibat TBC
  • Ramuan Obat Batuk Kering Tradisional
  • Aneka Pilihan Jamu Batuk
  • Mengenal Penyakit Batuk Berdarah
  • Mengenal Batuk 100 Hari
  • Mengobati Batuk Berdahak Secara Alami
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA