logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Hipertensi

Macam-macam Penyakit Darah


 

Ilustrasi penyakit darah

Seperti yang kita ketahui, banyak sekali jenis penyakit yang bisa menyerang tubuh. Baik penyakit ringan maupun penyakit yang bisa menimbulkan kematian. Salah satu penyakit yang cukup banyak diderita adalah jenis penyakit darah.

Darah adalah cairan dalam tubuh yang berfungsi untuk menyalurkan sari makanan, oksigen, dan zat-zat kimia lain ke seluruh bagian tubuh. Selain sebagai distributor, darah punya peran penting untuk menjaga ketahanan/kekebalan tubuh agar tak mudah terserang penyakit.

Seperti namanya, penyakit darah adalah penyakit atau gangguan yang menyerang darah. Penyebab penyakit darah adalah adanya suatu kelainan fungsi atau perilaku darah dalam tubuh karena hal-hal tertentu. Misalnya, akibat virus, kelainan genetik, atau juga bisa diakibatkan oleh kurangnya zat tertentu yang dibutuhkan oleh darah.

Gangguan perdarahan sendiri merupakan masalah kesehatan yang membuat sulit bagi seseorang untuk menghentikan pendarahan. Biasanya, bila seseorang terluka, membentuk bekuan untuk menghentikan perdarahan dengan cepat. Proses pembekuan yang disebut koagulasi perubahan darah dari cairan menjadi padat. Untuk darah untuk membeku, tubuh Anda membutuhkan jenis sel darah yang disebut platelet. Tubuh anda juga perlu protein darah yang disebut faktor pembekuan.

Pada orang dengan gangguan perdarahan, trombosit atau faktor pembekuan tidak bekerja dengan cara yang benar atau sangat langka. Jadi, orang-orang berdarah lebih lama dari biasanya. Dengan orang-orang pengobatan dengan gangguan perdarahan dapat menjalani kehidupan penuh dan aktif.

Gangguan perdarahan cenderung berjalan dalam keluarga. Wanita biasanya berdarah dengan menstruasi dan melahirkan, sehingga mungkin sulit untuk melihat perdarahan abnormal. Di Amerika Serikat, 1,5-4000000 wanita memiliki gangguan perdarahan. Dan sampai dengan 2 juta perempuan Amerika memiliki gangguan perdarahan tanpa sadar.

Beberapa gejala umum dari kelainan pendarahan meliputi:

  • Periode berat bagi wanita (pembalut atau tampon basah setiap jam selama 2 sampai 3 jam berturut-turut atau pembekuan darah lebih dari 1 inci diameter)
  • Perdarahan berat karena gangguan reproduksi yang menyebabkan perdarahan, seperti endometriosis (EN-doh-MEE-pohon-OH-suhss)
  • Memar dari benjolan kecil atau cedera
  • Pendarahan terlalu banyak atau untuk waktu yang lama
  • Mimisan yang sulit untuk berhenti
  • Anemia

Jika Anda memiliki gejala-gejala tersebut, bicaralah dengan dokter Anda. Perlu diketahui bahwa gejala gangguan perdarahan pada wanita sering ringan.

Bagaimana Gangguan Perdarahan Diobati?

Meskipun gangguan perdarahan tidak dapat disembuhkan, pengobatan dapat mengendalikan gejala. Pengobatan untuk gangguan perdarahan bervariasi. Kebanyakan wanita dengan VWD tidak perlu minum obat. Orang dengan masalah perdarahan ringan mungkin hanya perlu perawatan sebelum atau setelah operasi dan perawatan gigi atau setelah cedera. Gejala yang lebih parah dapat dikendalikan dengan obat-obatan sehari-hari.

Pengobatan untuk gangguan perdarahan meliputi:

  • Pil KB. Karena dapat meningkatkan jumlah faktor pembekuan dalam darah dan dapat mengontrol periode berat pada wanita dengan beberapa gangguan perdarahan.
  • Desmopressin asetat (DDAVP). DDAVP adalah hormon yang membuat tubuh melepas disimpan faktor pembekuan ke dalam darah. Hal ini dapat diberikan sebagai suntikan atau semprot hidung. DDAVP dapat mencegah periode berat dan mimisan. Hal ini juga digunakan sebelum pembedahan atau untuk menghentikan pendarahan serius.
  • Antifibrinolytic obat. Obat-obat ini digunakan untuk menghentikan gumpalan darah dari mogok. Mereka dapat digunakan sebelum perawatan gigi, untuk menghentikan mimisan, dan untuk mengendalikan periode berat.
  • Konsentrat pembekuan darah. Obat-obatan ini mengandung protein darah atau faktor pembekuan yang hilang dari darah seseorang. Konsentrat faktor pembekuan yang disuntikkan ke pembuluh darah. Menambahkan protein ke darah mencegah atau mengendalikan perdarahan. Faktor pembekuan yang berbeda digunakan untuk mengobati berbagai jenis gangguan perdarahan. Konsentrat faktor pembekuan digunakan bila pengobatan lain tidak bekerja, untuk operasi, atau untuk cedera yang serius.

Apakah Ada Berbagai Jenis Gangguan Perdarahan?

Ada banyak jenis gangguan perdarahan. Dua yang paling umum adalah penyakit von Willebrand (VWD) dan hemofilia. VWD adalah gangguan perdarahan paling umum diwariskan. Hal ini disebabkan oleh kekurangan atau cacat pada zat tertentu dalam darah yang membantu penggumpalan terbentuk. VWD terjadi sekitar sesering pada pria seperti halnya pada wanita.

Wanita dengan VWD dapat memiliki:

  • Berat dan panjang periode menstruasi (gejala yang paling umum)
  • Mudah memar
  • Pendarahan terlalu banyak atau untuk waktu yang lama setelah operasi atau perawatan gigi
  • Pendarahan terlalu banyak setelah melahirkan

Beberapa Jenis Gangguan dan Penyakit Darah

Berikut ini adalah beberapa contoh penyakit darah yang bias menambah wawasan Anda sekaligus bagaimana cara menghindarinya.

1. Anemia

Penyakit darah ini tentu tak asing lagi. Penyebab anemia adalah kurangnya pasokan zat besi pada darah, sedangkan zat besi adalah zat yang sangat membantu dalam proses pembentukan hemoglobin dalam sel darah.

Hemoglobin sendiri berfungsi mengikat oksigen. Bila miskin zat besi, hemoglobin susah terbentuk, maka oksigen dalam tubuh pun tidak bisa terdistribusi dengan baik. Konsumsi makanan ber-zat besi tinggi, seperti sayur, telur, ikan, atau hati (jerohan), adalah langkah baik untuk menghindari penyakit darah ini.

2. Thalasemia

Ini adalah penyakit darah yang hampir mirip dengan anemia. Penyakit ini juga sering disebut sebagai penyakit anemia akut. Penyabab adalah adanya gangguan pada aktivitas di dalam sel darah merah dalam sintesis/pembentukan hemoglobin yang kemudian mengakibatkan kerusakan sel darah.

Penderita penyakit darah ini bisa memiliki hemoglobin yang sangat kurang atau bahkan hampir tidak ada sama sekali arena itu pada beberapa kasus, penderitanya harus rutin transfusi darah. Penderita thalasemia bisa sembuh dengan cara transplantasi sum-sum tulang atau teknologi sel punca yang baru-baru ini ditemukan (sel punca: sel induk dalam tubuh yang diklaim bisa berkembang menjadi sel darah)

3. Hipertensi dan Hipotensi

Penyakit darah yang satu ini disebabkan oleh kelainan tekanan darah yang dipompa oleh jantung menuju ke seluruh pembuluh darah di tubuh. Hipertensi adalah tekanan darah tinggi (di atas 140/90 mmHg), dimana penyebabnya bisa bermacam-macam. Mulai dari penggunaan obat-obatan, jarang olah raga, obestias/kegemukan, terlalu stres atau mengkonsumsi alkohol dan garam dalam jumlah tinggi.

Hipotensi adalah tekanan darah rendah (di bawah 90/60 mmHg). Penyebabnya adalah kurangnya darah yang dipompa dari jantung dan juga karena terjadinya pelebaran pembuluh darah (bisa karena obat-obatan).

4. Hemofilia

Penyakit darah yang satu ini disebabkan karena sel darah kehilangan kemampuannya untuk membeku. Karena itu, penderita hemofilia yang terluka kecil pun bisa sangat membahayakan karena darah tidak mau membeku dan bisa saja terus mengalir. Umumnya hanya pria saja yang menderita hemofilia, wanita hanya sebagai carier (pembawa), namun bisa juga terkena penyakit ini bila ayahnya adalah penderita hemofilia dan ibunya adalah seorang carier.

Penyakit ini adalah penyakit akibat kelainan gen. Penderita hemofilia yang paling populer adalah pada silsilah keluarga kerajaan Inggris, dimana pada keluarga tersebut banyak terjadi perkawinan antar anggota keluarga yang masih memiliki hubungan darah.

5. Leukimia

Penyakit darah ini juga disebut sebagai kanker darah, dimana terjadi kelainan pada sel darah putih. Sel darah putih sendiri adalah sel yang berperan penting dalam melawan penyakit.  Namun, pada leukemia, produksi sel darah putih sangat berlebih karena terjadi pembelahan sel yang terus-menerus dan tidak terkontrol. Sel darah putih yang melimpah ini pun ibarat “senjata makan tuan”, yang semula berfungsi melawan penyakit malah berubah fungsi untuk menyerang tubuh kita.

6. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit darah ini disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Akibat virus ini, terjadi penurunan jumlah trombosit dalam darah.  Penyakit yang satu ini termasuk dalam penyebab kematian terbanyak di Indonesia, hal ini wajar mengingat gaya hidup masyarakat tentang kebersihan lingkungan masih kurang terjaga, sehingga nyamuk-nyamuk pembawa DBD bisa berkembang biak dengan baik.

Penyakit yang belum ada obatnya ini bisa sembuh dengan sendirinya bila penderita meningkatkan kekebalan tubuh dengan banyak memakan makanan bergizi, vitamin C, dan banyak-banyak minum air putih. Selain itu, kunci penting dalam penyembuhan DBD adalah pendeteksian dini penyakit.

Apapun jenis penyakitnya, termasuk penyakit darah, akan tetap mengganggu stabilitas tubuh. Hal ini tentu sama sekali tidak diinginkan oleh manusia manapun. Oleh karena itu, menjaga kesehatan adalah hal wajib yang harus dilakukan oleh manusia.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Tips Mengatasi Tekanan darah
  • Mencegah Penyakit Tekanan Darah Tinggi
  • Kondisi Badan Menurun Ketika Tekanan Darah Rendah
  • Askep Hipertensi - Pengobatan Herbal
  • Penjelasan Tentang Tekanan Darah - ANNEAHIRA.COM
  • Tips Seputar Penyakit Darah tinggi
  • Penyebab Dan Pencegah Tekanan Darah Tinggi
  • Sel Darah Merah – Sel Kurir Penghantar Oksigen
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA