Waspadai Penyakit Hepatitis pada Hati
Hepatitis adalah jenis penyakit yang menyerang organ hati. Penyebab utama dari penyakit ini adalah karena virus. Orang yang terkena penyakit hepatitis bila tidak ditangani dengan segera akan menjadi kanker dan menimbulkan kematian.
Jenis-jenis penyait hepatitis antara lain hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C, hepatitis D, E, dan G. Virus yang paling sering menyerang pada umumnya adalah virus hepatitis A, B, atau C.
Hepatitis B dan C dapat berkembang menjadi hepatitis kronis (menahun) dan berpotensi menjadi kanker hati atau sirosis hati. Pada keadaan ini, fungsi hati sudah sangat terganggu dan susah untuk disembuhkan.
Penyakit hepaptitis sangat berbahaya karena menyerang hati yang merupakan bagian sangat vital dalam tubuh kita. Apabila hati terserang penyakit ini, maka bisa menimbulkan penyakit-penyakit lain. Penyakit tersebut berkaitan dengan fungsi hati.
Fungsi Hati
Organ tubuh bernama hati mempunyai fungsi-fungsi yang sangat penting, antara lain sebagai berikut.
- Mengatur zat-zat penting dalam tubuh
- Menghasilkan empedu untuk metabolisme
- Menyimpan nutrisi yang penting bagi tubuh seperti vitamin dan mineral
- Menghasilkan zat-zat penting yang berperan dalam proses pembekuan darah bila terjadi luka
- Menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh kita
Waspada terhadap Gejalanya
Pada umumnya penderita gangguan hati tidak merasakan sakit. Tapi gejala awal dapat ditandai dengan gejala yang menyerupai flu, nyeri otot dan sendi, demam, mual dan muntah, diare, dan sakit kepala.
Langkah pertama bila terjadi hal demikian adalah segerakan periksa ke dokter. Apalagi bila nafsu makan berkurang, warna kulit dan mata menjadi kekuningan, warna urine menjadi lebih gelap, serta sakit di perut terutama bagian kanan atas.
Pencegahan lebih awal akan mengurangi resiko gangguan fungsi hati yang lebih parah.
Penyakit Hepatitis Dapat Menular
Hepatitis yang disebabkan oleh infeksi dapat menular dengan beberapa cara. Hepatitis A dapat menular melalui makanan atau minuman yang telah tercemar oleh virus tersebut. Hepatitis B menular melalui darah atau cairan tubuh lain.
Penularan bisa melalui jarum suntik yang dipakai secara bergantian, transfusi darah, aktivitas seksual, dan lain-lain. Penularan hepatitis C hampir sama dengan hepatitis B.
Orang-Orang yang Rawan Terkena Penyakit Hepatitis
Berikut adalah orang-orang yang mempunyai resiko lebih tinggi untuk terkena hepatitis, terutama tipe B dan C.
- Para pengguna narkoba yang memakai suntik secara bergantian
- Orang yang melakukan seks bebas dengan berganti-ganti pasangan
- Penerima transfusi darah atau organ
- Pekerja kesehatan yang terkena darah yang sudah terkontaminasi oleh virus hepatitis
Cara Menjaga Diri dari Penyakit Hepatitis
Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Untuk mencegah penyakit tersebut datang menyerang, lakukanlah hal-hal sebagai berikut.
- Menjaga kebersihan (hygiene) diri
- Makan dan minum yang sudah dimasak sampai matang
- Hindari narkoba dan kurangi konsumsi alkohol
- Setia pada pasangan masing-masing
- Jangan memakai jarum suntik secara bergantian
- Tingkatkan stamina tubuh dengan olahraga, makanan yang bergizi, dan suplemen kesehatan bila perlu.
Nah, jaga hati Anda dan keluarga dari serangan virus penyakit hepatitis. Bila terkena gejalanya, segera periksakan ke dokter!






