Penyakit Influenza, Penyakit Umum yang Bisa Mematikan
Anda tentu pernah terserang influenza, bukan? Ya! Penyakit yang umum disebut flu ini sekilas terlihat seperti ringan. Padahal sebenarnya, influenza bisa mengancam jiwa. Apakah sebenarnya penyakit influenza itu? Mari kita kenali penyakit ini lebih dekat lagi!
Tentang Infuenza
Influenza atau flu adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza. Infeksi virus influenza secara umum terjadi akibat udara yang tercemar atau adanya kontak langsung dengan penderita influenza.
Penyakit influenza termasuk ke dalam penyakit umum yang terjadi kapan saja. walaupun begitu ada juga beberapa jenis influenza termasuk ke dalam penyakit yang bersifat pandemik (menyebar luas dan berbahaya dalam jangka waktu tertentu).
Gejala Influenza
Gejala yang terjadi saat tubuh terkena infeksi virus influenza di antaranya adalah kedinginan; demam ringan (hingga demam tinggi); sakit tenggorokan; hidung berair; sakit otot; sakit kepala; batuk; diare; dan pusing. Gejala influenza akan tampak lebih buruk jika di dalam tubuh terjadi komplikasi dengan penyakit lain. Misalnya saja penyakit pneumonia atau yang kita kenal sebagai paru-paru basah.
Tipe-tipe Influenza
Influenza mempunyai beberapa tipe sebagai berikut.
- Influenza tipe A. Yaitu influenza yang virusnya bisa menginfeksi manusia dan binatang. Meskipun begitu, virus ini lebih umum menginfeksi manusia. Akibatnya, influenza jenis ini sering menjadi pandemi. Burung merupakan contoh binatang yang bisa terinfeksi virus jenis ini. Contoh influenza tipe A adalah Avian Influenza atau flu burung.
- Influenza tipe B. Yaitu influenza yang virusnya hanya menginfeksi manusia. Tingkat keganasan virus tipe A berada di bawah influenza tipe A. meskipun begitu tetap saja berbahaya.
- Influenza tipe C. Yaitu influenza yang ditemukan pada manusia. Akan tetapi, virus influenza jenis ini sedikit lebih jinak daripada tipe A dan B. influenza jenis ini biasa terjadi kapan saja dan tidak bersifat pandemik.
Pencegahan dan Pengobatan Influenza
Influenza dapat dicegah dan diobati dengan berbagai cara sebagai berikut.
- Vaksinasi influenza.
Bagi orang-orang yang berisiko besar terkena penyakit influenza (misalnya para pekerja di rumah sakit) cara mencegahnya yang paling efektif adalah dengan cara vaksinasi dengan vaksin influenza. Apalagi jika diingat bahwa virus influenza dari tahun ke tahun selalu mengalami perubahan (mutasi).
Orang yang diberi vaksin influenza ini di antaranya adalah anak yang berusia 6 hingga 23 bulan;anak-anak atau remaja yang menjalani terapi aspirin jangka panjang; wanita hamil yang mengalami flu pada trimester kedua dan ketiga; orang yang berusia diatas 50 tahun (walaupun sehat); anak-anak atau orang dewasa yang mengidap penyakit serius (penyakit jantung, paru-paru, atau ginjal); serta pekerja di bidang kesehatan yang selalu menangani orang-orang sakit.
- Menjaga selalu higienitas.
Virus influenza menyebar melaui udara dari batuk penderita. Tak hanya itu, kontak langsung dengan penderita juga bisa membuat terinfeksi penyakit influenza. Menjaga higienitas dengan cara menutup mulut saat batuk dan mencuci tangan dengan sabun akan mengurangi risiko terkena infeksi virus influenza.
- Obat-obatan antivirus.
Obat antivirus yang biasa digunakan dalam infeksi virus influenza di antaranya adalah amantadine (symmetrel), rimantadine (Flumadine), zanamivir (Relenza), dan oseltamivir (Tamiflu).
Jenis-jenis obat antivirus influenza ini bisa meredakan gejala flu dari 70% hingga 90%. Efek samping dari obat antivirus influenza biasanya berupa mual, muntah, iritasi, depresi, dan susah tidur. Aspirin juga terbukti mampu mengurangi gejala influenza.






