logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Kebersihan Tubuh

Penanggulangan Penyakit Kaki Gajah - ANNEAHIRA.COM


Ilustrasi penyakit kaki gajah

Banyaknya kasus penyakit kaki gajah yang terjadi beberapa tahun ini cukup meresahkan sebagian masyarakat Indonesia. Kondisi cuaca dan suhu wilayah yang tidak beraturan seperti saat ini, dapat menyebabkan kondisi tubuh melemah dan memudahkan bakteri atau virus masuk ke dalam tubuh.

Penyakit kaki gajah perlu diwaspadai penyebarannya, sebab penyakit ini menular ke tubuh seseorang melalui cacing. Kaki gajah atau yang dinamakan Filariasis oleh kalangan medis ini merupakan salah satu bentuk dari penyakit infeksi, penyakit tersebut disebabkan cacing filaria (nama latinnya: Wuchereria bancrofti, Brugia timori, atau Brugia malayi) yang menular lewat gigitan nyamuk.

Proses penyebaran penyakit ini berlangsung cepat, dikarenakan cacing filaria ditularkan melalui gigitan nyamuk. Ketika penyakit ini menginfeksi seseorang, dan jika tidak ditangani dengan segera dapat mengakibatkan cacat pada tubuh seperti pembesaran pada kaki, alat kelamin, serta lengan. Penyakit ini tidak menyebabkan kematian seperti penyakit mematikan lainnya, akan tetapi penderita kaki gajah akan terganggu dalam beraktivitas seperti halnya berjalan.

Kasus penyakit kaki gajah sering terjadi di daerah tropis. Menurut data terbaru dari WHO, wilayah dengan jumlah penderita kaki gajah terbanyak adalah di Asia Selatan, Afrika, Amerika dan Pasifik. Sedangkan untuk negara Indonesia dan Thailand baru diungkapkan beberapa waktu lalu.

Penyakit Kaki Gajah - Proses Penularannya

Di dalam laporan yang diperoleh dari uji coba kepada monyet, dengan metode infeksi yang seperti pada kasus manusia. Sesudah tergigit nyamuk yang telah dimasuki mikrofilaria, cacing terus menembus kulit monyet dan berpindah ke pembuluh kemudian kelenjar limfa.

Proses penularan dari penyakit kaki gajah ini diawali ketika nyamuk menggigit seseorang yang mengidap kaki gajah atau mengandung cacing mikrofilaria. Setelah itu, nyamuk yang membawa mikrofilaria tersebut menggigit orang lain sekaligus menginfeksi orang itu. Sehingga muncullah penderita atau korban kaki gajah yang baru, dan begitu seterusnya.

Jika dilihat lewat mikroskop yang berteknologi canggih, mikrofilaria berbentuk seperti sosis pada larva stadium 1. Setelah mikrofilaria hinggap di dalam tubuh nyamuk selama satu minggu, kemudian larva berubah berganti kulit. Hingga tubuh larva ini besar dan memanjang, pada kondisi ini dinamakan dengan larva stadium 2. Di hari yang kesepuluh dan selebihnya, larva akan berganti kulit untuk yang kedua dan tubuhnya menjadi lebih panjang serta kurus. Kondisi ini dinamakan larva stadium 3.

Pergerakan dari larva stadium 3 sangatlah aktif hingga berpindah tempat dari awalnya rongga perut/abdomen ke bagian kepala kemudian masuk ke alat tusuk dari nyamuk. Setelah itu, mikrofilaria ditularkan oleh nyamuk dengan gigitan pada tubuh manusia.

Penyakit Kaki Gajah - Gejala-Gejalanya

Penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk ini dapat mengenai seseorang tanpa memandang jenis kelamin dan usia. Setelah tubuh diinfeksi oleh mikrofilaria maka ada beberapa gejala yang dapat terjadi antara lain:

  1. Adanya gangguan pada tubuh seperti demam secara tiba-tiba, sakit nyeri, dan bengkak sebagai tanda peradangan pada bagian kelenjar limfe.
  2. Adanya infeksi yang kronis yakni terjadi penyumbatan pada bagian limfa, ini mengakibatkan bengkak pada kaki ataupun pada tangan jika kelenjar limfa ketiak terinfeksi. Apabila pada perempuan kemungkinan besar dapat mengakibatkan pembengkakan pada area payudara.
  3. Tidak adanya gejala apapun yang terjadi. Pada kondisi ini seseorang tidak merasakan sakit dan keluhan sedikitpun. Akan tetapi, mikrofilaria dalam tubuhnya dapat menular kepada orang lain.

Pada gejala nomor tiga diatas sangat berbahaya dikarenakan sang korban tidak merasakan bahwa dia sedang dihinggapi microfilaria, sehingga orang tersebut tidak segera berobat untuk membunuh cacing mikrofilarea. Sampai pada waktunya mikrofilarea yang ada di dalam tubuh penderita nomor 3 tersebut ditularkan kepada orang lain melalui nyamuk.

Penyakit Kaki Gajah - Pengobatan Penyakit Ini

Setelah diketahui mengidap penyakit kaki gajah, sebaiknya si penderita segera dilarikan ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan lebih cepat. Sebagaimana dijelaskan tadi bahwa kaki gajah akan dapat berbahaya bagi kesehatan korban apabila terlalu lama tidak diobati. Semakin cepat penanganan terhadap penyakit ini, maka semakin besar peluang bagi penderita untuk segera sembuh. Oleh karena itu, bagi masyarakat umum perlu diadakan sosialisasi mengenai penyakit ini agar mereka mengetahui gejala-gejala kaki gajah serta langkah penanganannya.

Penanganan yang dilakukan secara dini terhadap korban penyakit kaki gajah adalah tindakan untuk membunuh parasit/larva mikrofilarea yang bersarang di dalam badan si korban, agar kemungkinan menular kepada orang lain dapat diminimalisir. Saat ini, obat yang paling ampuh untuk membunuh cacing atau larva mikrofilarea adalah Dietilkarbamasin atau diethylcarbamazine (biasa disingkat dengan DEC).

Obat ini memiliki harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat lapisan bawah karena harganya yang murah. Selain itu, DEC termasuk obat yang aman dikarenakan sangat dianjurkan oleh badan kesehatan dunia atau WHO. Penderita kaki gajah yang diterapi menggunakan obat ini akan merasakan efek samping sistemik atau lokal, tetapi efek tersebut berlangsung sementara dan dapat dengan gampang diobati menggunakan obat simtomatik.

Obat dietilkarbamasin dipakai dengan pemberian oral atau diminum setelah penderita makan malam. Kemudian, obat ini akan diserap dengan cepat oleh tubuh dan mencapai puncaknya di darah sekitar tiga jam. Kemudian, tubuh menyerapnya dan disebarkan melalui darah ke seluruh organ peminumnya lalu dikeluarkan melewati air kencing. Menurut aturan pakai obat dietilkarbamasin, penggunaan obat ini sebaiknya dihindarkan dari balita yang usianya kurang dari dua tahun, penderita penyakit berat, wanita hamil atau menyusui.

Untuk penderita kaki gajah yang telah menahun atau tidak diobati sejak awal, disamping diberi obat penderita perlu untuk dirawat secara khusus misalnya dengan proses operasi. Apabila kita melihat seseorang di lingkungan kita yang mengalami gejala-gejala seperti diatas, alangkah baiknya kita segera menyarankan orang tersebut untuk pergi ke rumah sakit. Supaya orang tersebut bisa cepat sembuh dan tidak membahayakan orang-orang di sekitar tempat dia tinggal.

Penyakit Kaki Gajah - Upaya Pencegahan Penyakit Ini

Untuk mencegah kaki gajah menular ke masyarakat secara luas, para penderita penyakit ini sebaiknya segera pergi ke rumah sakit terdekat atau dokter, agar penderita dapat dengan cepat ditangani atau diobati. Sehingga memperkecil kemungkinan penyakit yang dideritanya menular kepada orang terdekat.

Oleh karena itu, perlu adanya peranan pemerintah khususnya Dinas Kesehatan pemerintah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Dengan melaksanakan berbagai sosialisasi tentang penyakit kaki gajah serta tindakan penanganan dini terhadap penderita. Yang diperlukan oleh sebagian masyarakat awam adalah kemudahan materi dan metode penyampaian cepat dalam sosialisasi, bukan sampai wawasan atau pengetahuan setingkat ahli kesehatan tentang penyakit ini. Agar waktu sosialisasi di tengah-tengah masyarakat tidak memakan waktu yang lama.

Di samping melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, menggalakkan program pemberantasan mata rantai penyebaran penyakit kaki gajah. Tindakan ini cukup penting untuk dilakukan agar cacing atau larva mikrofilarea tidak dapat menyebar terus menerus melalui gigitan nyamuk di tengah masyarakat. Misalnya, dengan melakukan pemberantasan nyamuk di seluruh tempat dimana wabah penyakit ini muncul.

Kaki gajah sebenarnya tidak dapat menular dengan cepat di tengah masyarakat Indonesia apabila kebersihan dan kesehatan lingkungan dijaga dengan baik. Sehingga dapat mengurangi jumlah nyamuk di suatu daerah. Kerjasama antara masyarakat dan pemerintah merupakan faktor terpenting dalam menekan tingkat pertumbuhan pengidap penyakit kaki gajah di wilayah Indonesia.

Semoga artikel yang mengenal kita akan penularan dan pengobatan kaki gajah ini dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi kita semua. Cacing atau larva mikrofilarea dapat segera dimatikan dan dicegah pertumbuhannya dalam tubuk apabila kita segera membawa penderita ke dokter atau rumah sakit terdekat. Hiduplah secara sehat dan jaga selalu kebersihan lingkungan niscaya keluarga Anda terbebas dari penyakit kaki gajah.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Penyakit Amandel pada Anak
  • Menjadikan Donor Darah sebagai Gaya Hidup - ANNEAHIRA.COM
  • Sabun Anti Bakteri Belum Sepenuhnya Aman Dipakai
  • Mengenal Penyakit Kelainan Darah
  • Penyebab Sakit Perut - Waspadai Hadirnya Penyakit Lebih Serius
  • Macam-Macam Tipe Darah A
  • Manfaat Menggosok Gigi - Selamatkan Diri dari Penyakit
  • Mengenal Ciri, Peranan, dan Macam Macam Virus
  • Gejala dan Pencegahan Alergi pada Kulit
  • Apa Gatal gatal di Selangkangan Itu Normal?
  • Kupas Tuntas Penyebab Penyakit Amandel dan Penanganannya
  • Penyebaran dan Ciri-ciri Penyakit Kelamin Seksual
  • Kista - Tumor Jinak Musuh Wanita
  • Menilik Khasiat Lidah Buaya bagi Kesehatan
  • Mengenali Seluk Beluk Kista Ovarium
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA