Penyakit Kepala: Tips Mengatasi Sakit Kepala

Penyakit kepala yang umum dialami adalah sakit kepala. Hampir semua orang pernah mengalami sakit kepala. Kesibukan kerja atau terlalu lelah belajar dapat menimbulkan sakit kepala. Terlambat makan pun kadang berakibat pada pusing-pusing, bahkan bisa menyebabkan pingsan.
Pada gejala tertentu, sakit kepala dapat menyebabkan kita hilang keseimbangan dan tidak bisa beranjak bangun untuk melakukan aktivitas. Sakit kepala biasanya timbul perlahan-lahan dan bisa hilang dalam beberapa jam kemudian, tanpa meninggalkan efek apa pun. Sakit kepala seperti ini lebih disebabkan keletihan, atau terlalu lama berada di lingkungan yang kurang nyaman.
Namun, jika sakit kepala tersebut berlangsung lebih dari 24 jam atau terjadi berulang kali dalam satu minggu harus segera mendapat perhatian dokter. Sebab, hal itu menunjukkan gejala penyakit yang serius dan perlu mendapatkan penanganan medis.
Ada beberapa tips sederhana untuk menghilangkan sakit kepala ringan yang disebabkan oleh keletihan atau berada di lingkungan yang tidak nyaman. Berikut beberapa tips tersebut.
- Mandi dengan air hangat. Air hangat dapat mengurangi ketegangan sehingga kita menjadi lebih rileks.
- Berbaringlah di kamar atau ruangan yang tenang dengan pencahayaan yang redup atau gelap. Hal ini untuk mengurangi ketegangan mata.
- Minum air putih yang cukup.
- Minumlah obat pereda sakit, seperti parasetamol atau aspirin dengan dosis tepat.
Penyebab Sakit Kepala
Selain melakukan penyembuhan berdasarkan tips tersebut, kita juga perlu mengenali penyebab terjadinya sakit kepala. Kita harus mengetahui beberapa penyebabnya agar bisa memberikan pengobatan yang tepat. Berikut beberapa penyebab sakit kepala, yakni:
a. Sinusitis
Sinusitis merupakan peradangan selaput penutup rongga di tengkorak. Sinusitis dapat menimbulkan sakit kepala karena ada peradangan.
b. Ketegangan Otot Leher
Ketegangan otot leher disebabkan oleh sikap tubuh yang tidak enak atau tegang karena terlalu penuh konsentrasi. Untuk menghindari ketegangan otot leher, carilah posisi duduk yang nyaman serta mendapat penerangan yang cukup. Misalnya, pada saat membaca. Kita perlu melakukan relaksasi ketika leher terasa tegang atau kaku. Relaksasi dapat dilakukan dengan melakukan gerakan pelemasan otot leher dan menghirup udara segar.
c. Temporal Arteritis
Temporal arteritis merupakan peradangan pembuluh arteri di kepala. Hal ini dimungkinkan dapat menyebabkan sakit kepala, terutama bagi yang telah berusia 50 tahun. Diperlukan perawatan segera untuk mengatasi masalah ini.
d. Migrain
Migrain merupakan suatu serangan sakit kepala kambuhan yang biasanya hanya terasa pada sebelah kepala. Migrain juga sering terjadi sebelum atau selama masa haid. Tetapi, mungkin saja ada faktor lain penyebab migrain, seperti stres, makan keju atau cokelat.
Itulah beberapa tips dan penyebab terjadinya sakit kepala. Gejala sakit kepala yang tidak wajar dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama perlu penanganan serius oleh dokter. Sebab, tidak menutup kemungkinan sakit kepala merupakan gejala penyakit lain yang lebih berbahaya.






