logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Penyakit Kulit dan Kelamin

Penyakit Kulit Bayi: Mengatasi Ruam Popok dan Biang Keringat


Ilustrasi penyakit kulit bayi

Sungguh menyenangkan meraba kulit bayi yang halus dan lembut. Namun, kehalusan dan kelembutan kulitnya itu bisa rusak jika tidak dirawat dengan benar dan dijaga kebersihannya. Kulit bayi sangat sensitif, mudah infeksi, dan cepat bereaksi terhadap penyebab alergi. Tak heran jika bayi baru lahir seringkali mengalami kulit iritasi, kekeringan, kulit pecah-pecah, dan ruam kulit.

Oleh karena itu, berikanlah perhatian khusus pada kulit bayi dengan mengenali beragam masalah kulit bayi. Berikut terdapat cara penanganan biang keringat dan ruam popok sebagai penyakit kulit bayi yang sering terjadi.

Penyakit Kulit Bayi- Biang Keringat

Biang keringat adalah kelainan kulit akibat tersumbatnya kelenjar keringat. Fungsi kelenjar keringat bayi belum sempurna sehingga sering terjadi sumbatan. Biasanya, biang keringat muncul setelah anak banyak berkeringat disebabkan udara panas. Biang keringat umumnya timbul di leher, pundak, dada, punggung, atau wajah yang memang banyak kelenjar keringat.

Anda dapat mencegah timbulnya biang keringat dengan menghindarkan bayi dari panas berlebihan. Pakaikan baju yang menyerap keringat. Usahakan ruangan bayi bersirkulasi udara baik. Segeralah ganti jika baju bayi basah akibat keringat.

Jenis Biang Keringat

Biang keringat pada bayi ada beberapa jenis sebagai berikut.

  1. Berupa bintik-bintik kecil berisi air dan mudah pecah sendiri, kulit tubuh bayi yang sering berkeringat tampak mengelupas, kering, dan kasar.
  2. Kulit berbintik-bintik merah dan gatal. Biang keringat jenis ini sangat mengganggu. Biasanya, bayi menjadi rewel karena merasa gatal.
  3. Berupa bintil-bintil di kulit, sekilas mirip jerawat batu. Biang keringat ini terasa agak keras.

Mengobati Biang Keringat

Untuk mengobati biang keringat, Anda dapat memberikan bedak bayi yang berfungsi menyerap kelembapan agar kulit kering kembali. Anda juga dapat memberikan lotion khusus biang keringat yang mengandung calamine dan mentol yang berguna mengurangi rasa gatal. Jika penggunaan bedak dan lotion tak berhasil, segera hubungi dokter agar tidak terjadi infeksi akibat kulit digaruk. Biasanya, dokter akan memberikan antibiotik.

Penyakit Kulit Bayi- Ruam Popok

Ruam popok adalah penyakit kulit bayi yang banyak terjadi saat baru lahir. Ruam popok ini berkaitan dengan pemakaian popok. Daerah yang terpapar biasanya daerah alat kelamin, lipatan paha, dan pantat bayi. Biasanya, ruam popok terjadi karena popok yang basah akibat air pipis dan feses yang terlalu lama menempel pada kulit bayi.

Padahal, air pipis atau feses mengandung berbagai bahan yang sifatnya merangsang kulit dan menyebabkan radang. Gesekan yang terjadi antarkulit di lipatan paha atau kulit dengan popok dapat menyebabkan kulit bayi lecet dan mudah terkena infeksi jamur atau bakteri. Kulit bayi tampak kemerahan disertai bintil-bintil merah kecil di sekitar area popok.

Mencegah Ruam Popok

Sebagai pencegahan agar bayi tidak terpapar ruam popok, Anda harus rajin mengganti popok secara teratur setiap kali basah. Hindari penggunaan popok berbahan plastik karena dapat membuat kulit bayi lembap dan panas. Saat mengganti popok, bersihkan secara lembut kulit di sekitar selangkangan bayi dengan air hangat. Gunakan sabun yang netral dan lembut. Keringkan dengan saksama, khususnya di daerah lipatan kulit.

Jika bayi Anda telanjur terkena ruam popok, segeralah gunakan krim bayi pada sekitar kulit yang terpapar. Jika ruam popok makin meluas, jangan tunda lagi, segeralah bawa bayi ke dokter.

Tips memilih Popok Bayi

Karena popok menjadi penyebab salah satu timbulnya penyakit kulit bayi, maka penulis ingin memberikan tips dalam memilih popok bayi:

  • Jika membeli popok bayi, jangan langsung banyak-banyak, misalnya lebih dari 2 lusin. Cukup 1-2 lusin saja yang dibeli. Pasalnya, popok hanya akan digunakan sekitar 1 bulan
  • Dalam mememilih popok bayi, pilihlah bahannya yang terbuat dari katun, dapat menyerap keringat dan lembut
  • Jangan terdapat sablon di popok bayi. Artinya, jangan bergambar-gambar seperi sablonan, karena khawatir sablonnya lepas dan menempel di kulit bayi. Karena itu, pilihlah popok yang putih dan tidak menggangu kesahatan bayi.
  • Jika Popok bayi terkena pipis atau BAB, segeralah untuk mencucinya. Tujuannya, agar tak lengkat noda di popok tersebut atau merubah warna popok yang putih menjadi kuning.
  • Saat dipakaikan popok ke bayi, hendaklah dipastikan bahwa popok dalam kondisi benar-benar kering. Jika masih lembab akan bisa menimbulkan penyakit kulit. Selain itu, dengan popok yang benar-benar kering akan dapat menghilangkan bau apek atau bau tak sedap.
  • Usahakan popok yang dipakaikan ke bayi hendaknya dalam kondisi sudah disetrika. Karena akan kelihatan indah memandang dan memudahkan dalam memakaikannya.
  • Jika popoknya banyak, simpanlah di tempat yang kering, aman dan bersih.

Pakaikan Bedak pada Bayi

Apapun jenis penyakit kulit bayi maka langkah tercepat yang layak dilakukan adalah dengan memberikan bedak. Olehkan bedak pada penyakit kulit yang dialami bayi dengan menggunakan spon atau tangan dengan perlahan-lahan dan secara halus.

Namun, bila penyakit kulit bayi terletak disekitar alat kelaminnya, maka jangan menggunakan bedak. Dikhawatirkan akan mudah lengket dan menggumpal hingga menimbulkan iritasi. Pasalnya daerah sekitar alat kelamin bayi rawan terkena air, baik air kencing bayi ataupun air pembersih ketika buang air kecil atau air besar.

Makanya tak heran bila bedak selalu diberikan kepada bayi. Tujuannya adalah untuk melicinkan kulit bayi dan mencegahnya dari penyakit kulit. Selain itu, Bayi akan selalu kelihatan segar dan Kulit bayi pun selalu halus. Dengan adanya bedak, dapat mencegah gesekan kulit dengan baju atau popoknya.

Kenapa bayi mesti selalu diberi bedak. Ternyata, di dalam bedak terdapat tiga kandungan yang sangat berhubungan erat dengan kulitnya.

  • Asam Salisilat

Hampir di semua bedak bayi terdapat asam salisilat, karena ia dapat mengurangi gatal. Plus, asam salisilat mengandung anti radang dan antiseptic ringan

  • Mentol

Mentol juga selalu terdapat di dalam bedak. Ia memang memiliki hubungan erat dengan kulit. Karena ia dapat  mengurangi gatal dan juga menyegarkan. Namun, dalam memilih bedak bayi yang terdapat mentolnya juga perlu menjadi perhatian. Jangan memberikan bedak bayi yang mengandung mentol yang tinggi, karena bisa menimbulkan kulit terasa panas.

Maka tak mesti heran kenapa bayi menangi  terus setelah dibedakin, salah satunya adalah, lantaran mentol pada bedaknya cukup tinggi. Nangis adalah satu indikasi bahwa ia kepanasan dengan bedak tersebut.

  • Calamine

Calamine adalah salah satu kandungan yang terdapat di dalam bedak bayi. Fungsinya juga untik menghilangkan gatal-gatal yang biasa menjadi penyakit kulit bayi. Selain itu, calamine juga berfungsi sebagai pembantu untuk menyerap keringat.

Jenis Bedak Bayi

Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa bedak adalah cara tercepat untuk menyelamatkan kulit bayi darpi penyakit kulit. Namun jenis bedak yang beredar di pasaran yang diberikan kepada bayi ada dua:

  • Bedak tabur

Bedak tabur adalah bedak yang cara pemakaiannya dioleskan, sehingga yang menempel Cuma sedikit dan mudah bertebaran di udara. Bedak tabur gampang hilang bila bayi berkeringat.

  • Bedak Kocok

Bedak kocok sangat berbeda dengan bedak tabur. Ia lebih lama melekat di tubuh bayi, meski sedang ditiup angin atau bayi sedang berkeringat. Namun, bedak kocok tidak cocok digunakan bagi yang sensitif.

Inilah seputar cara cepat dan praktis bila bayi terserang penyakit kulit. Karena bila lama bayi terkena penyakit kulit akan membuatnya tidak menarik dipandang mata dan ia pun selalu menangis. Pasalnya, ia juga mengalami kegatalan.

Jika orang dewasa gatal, bisa digaruk. Maka bayi yang tak bisa melakukannya hanya akan menangis terus. Orang tua yang perhatian dengan kesehatan bayinya pasti akan menjaga kulit bayinya sejak dini dari penyakit kulit. Ia tak ingin anaknya menangis lantaran penyakit kulit.

Oleh karena itu, adalah kewajiban orang tua untuk selalu memberikan bedak kepada anaknya dan  selalu memberikan popok yang bersih. Tanpa ada penjagaan dari orang tua, maka anak bayi tak akan pernah selamat dari penyakit kulit.

Penyakit kulit adalah penyakit yang rawan ditemui pada bayi. Namun, ia bisa dicegah sedini mungkin ketika orang tua selalu menjaga dengan baik. Tak ada tanda sayang orang tua terhadap bayi kecuali menyelamatkannya dari penyakit kulit.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Penyakit Kulit Gatal yang Menyebalkan
  • Mengenal Penyakit Hernia
  • Penyakit Sifilis - Bahaya dan Mematikan
  • Jenis jenis Penyakit Kelamin dan Cara Mencegahnya
  • Mengenal Lebih Dekat Penyakit Campak pada Balita
  • Kenali, Cegah, dan Atasi Penyakit Prostat
  • Mengenal Ragam Penyakit Kulit Cacar
  • Obat Herbal untuk Mengobati Panu
  • Jenis Penyakit Kulit yang Kerap Dialami Manusia
  • Penanganan Penyakit Hernia Menurut Askep Hernia
  • Ragam Penyakit Kulit Kelamin - ANNEAHIRA.COM
  • Jenis-jenis Penyakit Kulit
  • Penyakit pada Kulit Tidak Mematikan Tetapi Memalukan - ANNEAHIRA.COM
  • Beberapa Penyebab Penyakit Kulit
  • Penyebab dan Mengatasi Alergi Gatal Kulit
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA