LArc~en~Ciel - Penyanyi Jepang dengan Nuansa Rock
Ilustrasi penyanyi jepang
Penyanyi Jepang semakin menamabah panjang nama deretan artis yang ada di muka bumi ini. Tidak berbeda dengan penyanyi-penyanyi yang ada di negara lain, penyanyi Jepang juga "menggadaikan" suara mereka. Di luar merdu atau tidak yang terpenting adalah mereka bisa membuat histeris siapapun yang menyaksikannya.
Band sepertinya menjadi pilihan banyak penikmat musik belakangan ini. begitupun dengan penyanyi Jepang. Mereka yang tergabung dalam sebuah band, seperti lebih mudah mendapatkan perhatian dari masyarakat Jepang. Berbeda dengan penyanyi yang bersolo karir.
Alasannya beragam. Band dinilai memiliki kekuatan yang lebih besar, terutama di mata penggemar berjenis kelamin wanita. Pria dengan kemampuan memainkan alat musik serta ekspresi yang cool pasti akan lebih mudah menarik hati para wanita. Begitupun dengan band-band dari Japang.
Salah satu artis Jepang yang berkategori sebagai penyanyi Jepang dan berbentuk band adalah L'Arc~en~Ciel. Band tersebut belakangan cukup mampu menarik perhatian masyarakat Jepang dan mereka yang berada di luar Jepang itu sendiri.
Saat ini, penyanyi Jepang yang sedang ditunggu untuk menampilkan alunan musiknya adalah band L'Arc~en~Ciel. Band yang memainkan aliran Japan rock ini memang sudah memukau para pencinta musik Jepang di Indonesia.
L'Arc~en~Ciel terbentuk pada 1991. L'Arc~en~Ciel berasal dari bahasa Prancis yang berarti 'pelangi'. Warna pelangi yang beragam menggambarkan kemampuan para personel yang beragam. Filosofi nama dari penyanyi Jepang yang satu ini sangat menarik.
Filosofi menjadi hal yang dirasa penting untuk menamai apapun. Bahkan nama band. Musisi seolah percaya, bahwa nama yang memiliki filosofi berandil besar dalam kesuksesan. Filosofi yang baik dipercaya akan membawa nilai baik bagi band tersebut. Hal ini sepertinya juga diyakini oleh penyanyi Jepang berkelompok yang satu ini.
Penyanyi Jepang - Awal Terbentuk L'Arc~en~Ciel
Sebagai penyanyi Jepang yang punya jalur musik tersendiri, penampilan L'Arc~en~Ciel selalu ditunggu. Band L'Arc~en~Ciel saat ini beranggotakan Tetsu (bass), Ken (gitar), Hyde (vokalis), dan Yukihiro (drum). Awal terbentuknya L'Arc~en~Ciel sebagai penyanyi Jepang yang mengusung aliran rock adalah karena dua musisi, yaitu Tetsu dan Hiro, membentuk band.
Sementara itu, Hyde yang sekarang menjadi vokalis tetap di L'Arc~en~Ciel awalnya adalah seorang gitaris di band lain bernama Kiddies Bomb. Kemudian, Tetsu mengajak Hyde, Hiro, dan seorang drummer bernama Pero, untuk jamming session di sebuah studio. Hasilnya, mereka sangat cocok bermain bersama dan terbentuklah L'Arc~en~Ciel pada saat itu.
L'Arc~en~Ciel terbentuk pada Februari 1991. Penyanyi jepang yang berbentuk band ini memiliki cerita pembentukan formasi yang tidak jauh berbeda dengan band-band kebanyakan. Vokalis dari L'Arc~en~Ciel mulanya adalah Tetsu, sampai suatu hari Tetsu melihat Hyde bernyanyi bersama bandnya terdahulu.
Melihat penampilan dari Hyde, Tetsu pun tertarik. Karena sudah kepincut, Tetsu mengikuti kemanapun band Hyde tampil. Dengan segala usahanya, Tetsu akhirnya berhasil mengajak Hyde, si penyanyi Jepang, bergabung dengan grup band yang sudah lebih dulu digawanginya.
Penyanyi Jepang - Formasi Baru L'Arc~en~Ciel
Perjalanan penyanyi Jepang berbentuk band ini cukup berliku. Berganti personil dan formasi menjadi sebuah proses. Setelah bergabung bersama dan bersiap untuk membuat sebuah lagu demo untuk rekaman, tiba-tiba sang gitaris, Hiro, menyatakan mundur. Tetsu pun mengajak seorang teman lamanya bernama Ken untuk membantu pengerjaan lagu mereka di sebuah studio. Setelah itu, mereka berhasil menyelesaikan satu lagu berjudul Flood of Tears. Lagu tersebut ternyata sangat disukai oleh para pencinta musik di Jepang.
Tawaran manggung dan menggarap album penuh pun datang pada penyanyi Jepang yang lebih pas jika dikategorikan sebagai band Jepang ini. Pada akhir 1992, Pero yang bermain drum mengundurkan diri. Tetsu pun mengajak seorang drummer lain dari Tokyo, Sakura, untuk melakukan jam session di sebuah studio. Lagi-lagi hasilnya cocok dan sejak saat itu Sakura menjadi salah satu punggawa L'Arc~en~Ciel melengkapi anggota lainnya, yaitu Ken, Tetsu, dan Hyde.
Pencarian personil terbaik menjadi satu hal yang dipikirkan oleh Tetsu sebagai motor dari L'Arc~en~Ciel. Penyanyi Jepang berbentuk band ini pun pada akhirnya berhasil menemukan formasi terbaiknya, dan berkarya hingga kini.
Penyanyi Jepang - Album Pertama L'Arc~en~Ciel
Sejak saat itu, penggarapan album L'Arc~en~Ciel dimulai. Nuansa rock yang dibangun L'Arc~en~Ciel membedakan mereka dengan penyanyi Jepang lainnya. Album pertama mereka diberi judul Dunne dan merupakan album indie. Meskipun begitu, lagu mereka sangat disukai banyak orang.
Penjualan karya dari penyanyi Jepang berbentuk band ini pun sungguh membanggakan. CD musik mereka terjual 20.000 keping lebih. Album pertama mereka bersama sebuah label nonindie diberi judul Tierra. Beberapa hits mereka saat itu adalah Vivid Colors, Briliant Years, dan Blurry Eyes.
Penyanyi Jepang - Album Kedua L'Arc~en~Ciel
Kesuksesan mereka pun bertambah. Penyanyi Jepang bergerombol ini pun mulai dikenal oleh banyak masyarakat. Namun, itu tak membuat mereka besar kepala. Mereka terus menggali potensi musik sehingga album berikutnya yang diberi judul Heavenly dirilis pada 1995. Lagu Natsu no Yuutsu dan Still I'm With You membawa mereka menjadi salah satu yang terbaik dalam tangga musik Jepang.
Berpredikat sebagai musisi, tepatnya penyanyi Jepang meskipun berbentuk band, sudaha kewajiban L'Arc~en~Ciel untuk melakukan banyak konser. Mereka melakukan banyak konser dan tur untuk memperkenalkan band mereka kepada pendengar musik di Jepang.
Pada 1996, album True menjadi salah satu pembuktian kekuatan L’Arc~en~Ciel. Mereka membuktikan bahwa penyanyi Jepang yang bisa mendapatkan perhatian bukan hanya mereka yang bersolo karir, band pun berjaya. Lagu-lagu andalan, seperti Flower dan I Wish, membuat mereka menjadi salah satu penguasa dalam tangga lagu di Jepang. Setelah itu, mereka melanjutkannya dengan mengadakan tur untuk mempromosikan album mereka.
Di tengah kesuksesan yang sedang dinikmati, penyanyi Jepang berbentuk band ini mengalami permasalahan yang cukup serius. Saat tur, Sakura kedapatan membawa dan menggunakan narkotik dan obat-obatan. Sejak saat itu, Sakura memutuskan menjalani terapi untuk mengatasi ketergantungannya pada narkotik dan membuat band baru selama penyembuhan.
Hal ini memaksa Tetsu mencari drummer pengganti. Yukihiro. Seorang drummer dari band indie yang telah bubar setuju menjadi pengganti Sakura L'Arc~en~Ciel. Band Jepang ini pun kembali merombak personilnya.
Penyanyi jepang - Album Berikutnya L'Arc~en~Ciel
Pada 1998, penyanyi Jepang berbentuk band ini meluncurkan album Heart. Angka penjualanya mencapai 1 juta kopi. Beberapa hits lagu yang menjadi andalan pada album tersebut adalah Dive to Blue, Honey, dan Shinsoku-loose Control. Pada 1999, mereka meluncurkan hits single, seperti Forbiden Lovers, Heaven's Drive, dan Driver’s High, dalam album Ark.
Pada 2000, album Real dirilis dan menjadi album yang sukses untuk para personel L'Arc~en~Ciel. Lagu-lagu seperti All Year Around Falling in Love, Get Out from the Shell menjadi favorit. Pada 2001, mereka merilis album yang merupakan kumpulan lagu-lagu terbaik mereka. Setelah itu, mereka memilih istirahat dari panggung.
Meskipun sudah memilih untuk istirahat, penyanyi Jepang berbentuk band ini nyatanya merupakan inspirasi dari banyak band-band Jepang. Mereka merupakan salah satu pelopor gaya bermusik dengan aliran Japan rock. Kesuksesan mereka memberikan nuansa tersendiri bagi industri musik Jepang.

