Mengenal Penyebab Bisul
Penyakit kulit satu ini walaupun umumnya berukuran kecil, namun cukup menjengkelkan. Lebih-lebih jika letaknya di tempat yang terlihat jelas oleh orang lain, seperti di wajah. Para orang tua sering mengatakan bahwa penyebab bisul adalah karena terlalu banyak makan telur.
Gara-gara anggapan ini, sebagian orang tua melarang anak-anaknya makan telur ayam karena takut si anak menjadi bisulan. Padahal, nilai gizi yang ada pada telur ayam sangat berguna untuk proses pertumbuhan anak.
Gara-gara Kuman
Penyebab bisul atau disebut juga furunkel ini adalah kuman/bakteri staphylococcus aureus. Bisul ini berwarna merah, keras, dan membengkak seperti jerawat.
Bisul ini berkembang dengan pesat dan memiliki satu inti di tengahnya. Inti ini sering kita sebut sebagai mata bisul.Untuk menimbulkan bisul, kuman-kuman staphylococcus aureus ini harus lebih dahulu masuk ke dalam kelenjar keringat atau akar rambut kita.
Inti bisul mengandung bakteri dalam jumlah yang sangat banyak. Bakteri ini berada berselang-seling dengan sel darah putih di tempatnya menginfeksi. Sel-sel ini kemudian membentuk cairan kental berupa nanah. Nanah akan keluar ketika bisul pecah.
Nanah yang mengandung kuman atau bakteri hidup itu akan menyebarkan infeksi dan menimbulkan bisul lain pada kulit yang terkena cairan nanah itu. Inilah yang membuat bisul cepat menyebar di kulit kita.
Bisul akan mudah pecah dalam keadaan hangat dan lembab. Memencet paksa bisul dengan menggunakan tangan sangat tidak dianjurkan karena dapat membuat kuman staphylococcus aureus ini semakin menyebar ke kulit yang semula tidak terinfeksi.
Selain itu, memencet bisul juga memberi peluang pada terjadinya infeksi sekunder. Kuman-kuman staphylococcus aureus dari bisul akan memasuki aliran darah dan kemudian meracuni darah (septicemia).
Penyebab Bisul Lainnya
Bisul juga bisa meradang di kulit kita karena beberapa faktor lain. Faktor-faktor penyebab bisul ini antara lain:
- Adanya penyakit
Penderita penyakit gula (diabetes) lebih sering bisulan daripada orang yang tidak menderita penyakit ini.
- Tersumbatnya kelenjar minyak
Bisul seperti ini disebut acne kista, karena bentuknya seperti jerawat, dan biasa dialami oleh remaja.
- Radang lokal kelenjar minyak
Bisul yang disebabkan oleh radang lokal kelenjar minyak ini disebut juga hidradenitis suppurativa. Bisul seperti ini biasanya berada di daerah sekitar pangkal paha atau ketiak.
- Infeksi plus Iritasi
Bisul ini semula hanya berupa infeksi folikel yang kemudian mengalami iritasi. Bisul jenis ini disebut sebagai kista pilonidal dan biasanya terdapat di daerah lipatan bokong.
- Kotor
Bisul lebih mudah tumbuh di kulit yang kebersihannya tidak terjaga.
- Luka
Kulit yang terluka dan tidak segera diobati juga membuka peluang bagi tumbuhnya bisul.
Tempat tumbuh bisul
Bisul dapat tumbuh di sembarang tempat pada permukaan tubuh manusia. Yang paling sering adalah di bagian-bagian tubuh yang sering mengalami gesekan seperti ketiak, pangkal paha, dan bokong. Namun, bisul juga dapat tumbuh di bagian kulit lainnya, seperti leher, wajah, punggung, dada, lengan, dan sebagainya.
Yang paling parah adalah jika bisul ini tumbuh di ujung hidung, pojok mulut, sudut mata, dan bagian dalam lubang hidung. Bisul-bisul yang tumbuh di bagian-bagian tubuh ini sering menimbulkan kasus keracunan darah.
Walaupun sering dianggap sepele, sebaiknya bisul tak diabaikan begitu saja. Hal-hal serius sering bermula dari hal-hal yang dianggap sepele.






