logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Majalah Kesehatan

Penyebab Infeksi Amandel dan Pengobatannya


Ilustrasi penyebab infeksi amandel dan pengobatannya

Setiap orang terlahir memiliki amandel. Dalam ilmu kedokteran, amandel disebut tonsila. Orang awan menamakannya amandel. Amandel terdiri dari dua buah, letaknya di sisi kanan dan sisi kiri anak lidah. Ia menahan gempuran kuman yang memasuki tubuh lewat mulut, hidung dan kerongkongan. Jika amandel Anda mengalami infeksi, konsultasikan segera dengan dokter THT (Telinga Hidung dan Tenggorokan).  Simak penyebab infeksi amandel dan pengobatannya dalam artikel ini.

Penyebab Infeksi Amandel dan Pengobatannya: Mengenal Penyebabnya

Infeksi amandel disebabkan oleh virus (seperti virus yang menyebabkan flu) atau dapat pula disebabkan oleh bakteri tertentu yang menyerang tenggorokan.  Bakteri yang menyebabkan infeksi amandel adalah streptococcus beta-haemolyticus. Infeksi pada amandel sebenarnya merupakan peradangan akibat bakteri tersebut. Selain bakteri tersebut, ada juga bakteri Streptococcus pyogenes dan virus Epstein-Barr yang berisiko menginfeksi amandel.

Infeksi pada amandel bisa menular dan menjadi semakin parah apabila tidak segera diatasi. Umumnya infeksi ini terjadi pada anak-anak, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa orang dewasa pun dapat terserang amandel. Selain bakteri dan virus, ada beberapa faktor penyebab terjadinya radang pada amandel. Faktor-faktor penyebab tersebut adalah:

  1. Faktor makanan. Makanan (terutama jajanan anak yang tidak sehat) bisa menyebabkan amandel, apalagi jika makanan tersebut mengandung perasa buatan, pemanis buatan, bahan pengawet, dan pewarna kimia. Biasanya kandungan zat berbahaya seperti itu terdapat di makanan ringan, permen, es krim, dan berbagai camilan anak.

  2. Kurang vitamin C. vitamin C memiliki peranan penting bagi tubuh. Setidaknya, tubuh memerlukan asupan 500 mg vitamin C dalam satu hari. Jangan lupa seimbangkan asupannya dengan vitamin dan komponen nutrisi lainnya.

  3. Terlalu menggemari makanan pedas.

  4. Kurang minum air putih. Ingat, tubuh kita memerlukan cairan; dan air putih adalah sumber cairan yang baik (tidak mengandung pemanis apalagi pewarna). Konsumsi 8 – 10 gelas air per hari.

  5. Kurangnya kesadaran akan kebersihan sebelum makan. Ini terlihat dari kebiasaan yang tidak pernah mencuci tangan sebelum makan.

Penyebab Infeksi Amandel dan Pengobatannya: Mengenal Gejala dan Pencegahannya

Jika amandel mengalami infeksi, gejala-gejala yang dirasakan oleh penderita adalah sebagai berikut:

  • sakit ketika menelan makanan;

  • pusing;

  • mengalami demam atau kedinginan;

  • pembengkakan kelenjar getah bening di rahang dan leher;

  • suara menghilang;

  • tenggorokan sakit;

  • amandel membengkak dan berwarna merah;

  • amandel  memiliki bintik-bintik putih.

Untuk menghindari terjadinya infeksi, sebaiknya lakukan pencegahan dini dan berbagai tindakan preventif. Infeksi amandel dapat dicegah dengan melakukan hal-hal sebagai berikut.

  • Mencuci tangan setelah melakukan berbagai aktivitas.

  • Gunakan sabun untuk mencuci tangan Anda.

  • Waktu yang tepat untuk satu kali cuci tangan adalah 15 detik, lamanya yaitu dua kali usai Anda menyanyikan lirik happy birthday to you.

  • Gosok dengan sabun semua telapak tangan, punggung tangan, pergelangan tangan, dan bersihkan sela-sela jari-jari tangan.

  • Bilas dengan air bersih.

  • Keringkan tangan dengan menggunakan handuk yang bersih.

  • Tutup mulut Anda pada saat bersin atau batuk dengan saputangan atau tissue.

  • Jangan berbagi gelas, kotak makan, sendok atau garpu dengan penderita amandel.

  • Pisahkan barang-barang penderita infeksi amandel dengan orang lain agar tidak bercampur.

  • Gantilah sikat gigi secara berkala, misalnya setiap 2 bulan sekali.

  • Perbanyak minum air putih.

  • Hindari meminum es.

  • Hindari makan makanan yang manis seperti cokelat,

  • Berhentilah merokok.

Penyebab Infeksi Amandel dan Pengobatannya: Mitosnya

Amandel berfungsi sebagai perisai dalam menghadang kuman yang masuk ke tubuh lewat mulut dan tenggorokan. Ia berfungsi dengan baik hingga anak mencapai usia 12 tahun. Selanjutnya, amandel mengalami pengecilan. Memasuki usia 12 tahun ke atas tubuh memiliki perisai untuk menghadang kuman di

  1. Amandel membuat anak bodoh. Amandel membuat anak mudah terinfeksi penyakit, mudah lelah, tidak nyenyak tidur sehingga mempengaruhi kehadirannya di sekolah. Inilah mitos yang mendasari bahwa amandel membuat anak bodoh.

  2. Amandel akan membesar kembali setelah dioperasi. Kemungkinan amandel membesar setelah dioperasi adalah sangat kecil. Lebih baik mencegah terjadinya infeksi amandel dengan menjaga kebersihan, mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit. Sehat itu anugerah yang harus terus diperjuangkan. 

Penyebab Infeksi Amandel dan Pengobatannya: Pengobatannya

Karena artikel ini membahas penyebab infeksi amandel dan pengobatannya, ini saatnya Anda mengetahui prosedur dan tahap-tahap pengobatan infeksi amandel. Jika infeksi amandel masih tergolong ringan, dokter akan menyarankan Anda untuk disiplin dalam memilih makanan. Artinya, hindari makanan yang bersifat panas, pedas, mengandung zat-zat kimia, dan sebagainya. Selain itu dokter pun biasanya akan memberi antibiotik untuk membasmi virus dan bakteri penyebab amandel.

Akan tetapi jika amandel sudah membengkak dan tidak dapat disembuhkan menggunakan obat, maka akan dilakukan operasi pengangkatan. Ini adalah pilihan terakhir, saat amandel sudah sangat kronis dan berpotensi menimbulkan penyakit baru di sekitar mulut dan tenggorokan, serta mengganggu sistem pernapasan. Lebih jauh lagi, amandel kronis bisa menyebabkan komplikasi paru-paru dan jantung.

Operasi pengangkatan amandel tidak akan memengaruhi daya tahan tubuh. Oleh karena itu Anda tidak perlu khawatir. Yang perlu Anda perhatikan adalah perawatan sebelum dan sesudah operasi. Sebelum operasi, ikuti semua saran dokter untuk memilih makanan yang tepat untuk dikonsumsi. Setelah operasi, pilih makanan lembut yang mengandung banyak nutrisi dan tidak mengandung bahan kimia.

Penyebab Infeksi Amandel dan Pengobatannya: Obat Tradisional

Selain menggunakan obat-obatan kimia dan melakukan pengangkatan amandel dengan jalan operasi, amandel juga bisa diatasi dengan berbagai resep obat tradisional. Hanya saja, resep ini bisa dikonsumsi jika amandel belum parah, dan bermanfaat jika diminum secara teratur (karena efek obat tradisional tidak secepat obat kimia). Pada prinsipnya, resep obat-obatan tradisional untuk amandel ini bekerja melawan peradangan yang terjadi. Inilah beberapa resepnya, pilih salah satu yang paling cocok dan mudah bagi Anda.

  1. Rebus 10 lembar daun cocor bebek segar dan 30 gram sambiloto segar di dalam 600 cc air. Biarkan hingga airnya hanya tersisa 300 cc. Setelah itu biarkan dingin lalu saring airnya. Kumur-kumur air rebusan tersebut sebanyak 2 kali sehari. Pastikan Anda berkumur hingga ke pangkal tenggorokan.

  2. Rebus 7 lembar daun sambung nyawa di dalam 400 cc air, sampai airnya hanya tersisa 200 cc. Minum air rebusan tersebut hangat-hangat 2 kali sehari.

  3. Parut 25 gram kunyit. Campurkan hasil parutannya dengan air sebanyak 2 sendok makan. Aduk sampai benar-benar rata kemudian peras. Tambahkan 1 butir kuning telur ayam ke dalam air perasan tersebut dan masukkan sedikit saja air kapur sirih. Aduk sampai rata kemudian minum 2 kali sehari.

  4. Hancurkan beberapa buah mengkudu masak menggunakan blender. Tambahkan madu sesuai selera kemudian minum jus mengkudu tersebut setiap 2 kali sehari.

  5. Rebus 30 gram akar kembang pukul empat di dalam 400 cc air sampai tinggal tersisa 200 cc. Minum air rebusan tersebut hangat-hangat sebanyak 2 kali dalam sehari.

  6. Ambil sebatang benalu yang menempel di pohon jeruk nipis. Rebus dengan adas pulawaras secukupnya di dalam 3 gelas air hingga mendidih. Saring air rebusan lalu minum sebanyak ½ gelas setiap hari.

  7. Cuci bersih dan potong 180 gram akar udara beringin. Rebus di dalam 3 gelas air sampai hanya tersisa 1 gelas air. Masukkan 1 gelas cuka, aduk lalu dinginkan. Gunakan air ini untuk berkumur sebanyak lebih dari 2 kali dalam sehari.

  8. Parut 1,5 rimpang kunyit seukuran ibu jari, peras. Peras juga 1 buah jeruk nipis. Campurkan air perasan kunyit dengan air perasan jeruk nipis. Tambahkan ½ gelas air dan 2 sendok makan madu lalu aduk rata. Saring airnya dan minum 2 hari sekali.

Itulah informasi seputar penyebab infeksi amandel dan pengobatannya. Semoga bermanfaat bagi wawasan kesehatan Anda!

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pentingnya Membaca Artikel Kesehatan Anak
  • Manusia Akar, Kasus Aneh Dunia Kesehatan
  • Mencegah dan Menyembuhkan Penyakit Darah Tinggi
  • Akibat Narkoba dan Efek Merugikan Lainnya
  • Mengenal Jenis-Jenis Penyakit Kuning
  • Autis Adalah Keracunan Sel Bukan Kelainan Jiwa
  • Konsep dan Implementasi Analisis Kebijakan Kesehatan
  • Akibat Minuman Keras yang Membahayakan
  • Cara Mengobati Keputihan pada Wanita
  • Ketika Preeklamsia Menjadi Ancaman Kehamilan
  • Sabun Herbal yang Jadi Incaran
  • Banyaknya Berita Tentang Narkoba
  • Sakit Amandel, Sakit yang Harus Diwaspadai
  • 7 Kesalahan Persepsi Mengenai Orang Autis
  • Cara Menghilangkan Ketombe dengan Bahan Alami
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA