logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Kangker

Mengenal Penyebab Kanker Paru-paru dan Pencegahannya


Ilustrasi penyebab kanker paru paru

Paru-paru merupakan organ tubuh yang terdapat di dalam rongga dada dan berfungsi untuk  menyaring udara yang dihisap guna menyuplai kebutuhan oksigen darah.

Terkait fungsi inilah maka udara yang dihisap melalui hidung atau mulut turut menentukan keberlangsungan kerja paru-paru. Rokok yang dihisap merupakan asap yang banyak mengandung zat beracun, dan merupakan salah satu penyebab kanker paru-paru.

Kanker paru-paru merupakan penyakit yang paling mematikan dibandingkan penyakit kanker lainnya. Baik pada laki-laki maupun wanita. Sebagian besar, atau sekitar 70 persen, penderita kanker paru disebabkan asap rokok yang menumpuk dan terakumulasi dalam waktu puluhan tahun.

Karena itu tak mengherankan bila sekitar 70 persen penderita kanker paru-paru berusia di atas 60 tahun dan sangat sedikit ditemukan penderita dengan usia dibawah 45 tahun.

Polusi Udara

Selain asap rokok, penyebab kanker paru-paru juga cukup beragam dan kompleks. Diantaranya pengaruh radiasi radioaktif dan sinar ultraviolet. Orang yang bekerja di lingkungan yang penuh asap beracun, di bawah atap yang menggunakan asbes, maupun pekerja lapangan yang sering terkena sinar matahari mempunyai faktor risiko lebih besar.

Begitu juga dengan pengaruh dari asap polutan lainnya. Meskipun demikian, masih ada pendapat yang pro dan kontra terhadap penyebab kanker paru-paru berupa polusi udara ini.

Meskipun demikian polusi udara diketahui mengandung banyak zat beracun yang berbahaya bagi paru-paru dan turut meningkatkan faktor risiko terserang penyakit itu.

Penyakit kanker paru-paru juga seringkali dihubungkan dengan perilaku buruk karena dapat meningkatkan faktor risiko penyakit ini. Diantaranya konsumsi makanan dan minuman kemasan yang banyak mengandung karsinogen. Zat oksidan ini umumnya berasal dari bahan pengawet, zat pewarna, maupun bahan tambahan makanan yang berbahaya lainnya. 

Langkah Pencegahan

Meskipun penyebab kanker paru-paru mudah diketahui, namun gejala yang ditimbulkannya tidak mudah dikenali. Seperti pada penyakit kanker lainnya yang menyerang tubuh bagian dalam, gejala yang ditimbulkannya sulit diketahui. Selain tidak menimbulkan rasa sakit, juga tidak mudah mengenali adanya perubahan pada paru-paru yang terkena kanker. 

Beberapa gejala yang dapat diketahui dari penyebab kanker paru-paru ini umumnya berupa sakit yang menyerang sekitar bagian dada, seperti batuk, batuk berdahak, batuk berdarah, sesak atau sulit bernafas, ataupun dada terasa sakit. Apabila dengan pengobatan biasa penyakit ini tidak segera hilang dalam waktu 2 minggu, maka harus waspada terhadap kemungkinan terkena kanker paru-paru.

Selain itu, langkah pencegahan akan lebih baik untuk meminimalisir faktor risiko. Bagi para perokok, akan lebih baik menghentikan kebiasaan buruknya secepat mungkin sebelum menumpuk dan merusak paru-paru. Begitu juga bagi yang tidak merokok, harus menghindari asap rokok dan tidak menjadi perokok pasif.

Selain itu, karsinogen atau zat oksidan penyebab kanker paru-paru umumnya dapat ditekan atau diatasi dengan banyak mengkonsumsi buah atau sayuran yang banyak mengandung zat antioksidan.

Penyakit Terganas yang Menyerang Paru-paru

Kanker paru-paru merupakan salah satu penyakit terganas yang menyerang bagian pernapasan pada tubuh. Penyakit ini disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru-paru. Penyebab utama kanker ini adalah merokok.

Ya, merokok merupakan penyebab utama terjadinya penyakit ini. Kanker ini dapat menyerang pria maupun wanita. Sekitar 90 persen kasus kanker ganas ini terjadi pada pria, sedangkan pada wanita sekitar 70 persen. Jadi, semaikn banyak merokok, semakin besar pula risiko menderita penyakit mengerikan ini.

Hanya sebagian kecil kanker ganas ini yang disebabkan oleh zat yang terhirup dari lingkungan sekitar. Peranan polusi udara pun dapat mempengaruhi terjadinya penyakit ini. Kanker ganas ini memiliki gejala. Berikut ini gejala penyakit kanker kronis tersebut :

  • Batuk yang terus menerus atau berkelanjutan.
  • Dahak berdarah, berubah warna, dan semakin banyak.
  • Napas sesak.
  • Sakit kepala, nyeri, atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.
  • Kelelahan kronis.
  • Kehilangan selera makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Suara serak atau parau.
  • Pembengkakan di wajah atau leher.


Pada umumnya, penyebab kanker paru-paru tidak terlalu kentara sehingga kebanyakan penderita penyakit ini yang mencari bantuan medis telah berada dalam stadium lanjut. Kasus-kasus stadium dini atau awal sering ditemukan tanpa sengaja saat seseorang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin (medical check up).

Penyakit Paru-Paru Lainnya Selain Kanker

1. Batuk

Batuk merupakan salah satu gangguan yang menyerang tenggorokan dan paru-paru. Penyakit batuk ada yang berdahak ada pula yang tidak (batuk kering). Berikut ini penyebab batuk.

  • Umumnya, batuk disebabkan infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan bagian atas yang merupakan bagian dari gejala flu.
  • Infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA).
  • Alergi.
  • Asma atau tuberculosis.
  • Benda asing yang masuk kedalam saluran napas.
  • Menghirup asap rokok dari orang sekitar.

2. Asma

Asma adalah keadaan saluran napas yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu yang menyebabkan peradangan. Penyempitan ini hanya bersifat sementara. Asma disebabkan penyempitan saluran pernapasan.

Penyempitan tersebut merupakan respon terhadap rangsangan yang mengakibatkan paru-paru bereaksi secara tidak normal. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin, bahkan olahraga.

3. Bronkitis

Bronkitis merupakan peradangan yang terjadi pada cabang tenggorokan (saluran udara ke paru-paru). Berikut ini gejala bronkitis:

  • Batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan).
  • Sesak napas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan.
  • Sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu).

Tips Bagi Penderita Penyakit Paru-Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Cara terbaik dalam membantu Penderita Penyakit Paru-Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah dengan membuat tubuh mereka menjadi imun terhadap penyakit. Langkah yang ditempuhpun dianggap tidak terlalu sulit karena kita hanya membutuhkan keseriusan dan rajin dalam melakukannya.

Jutaan penderita  PPOK yang  telah mendapatkan hasil yang memuaskan dengan melakukan langkah-langkah tepat dalam merawat dirinya sendiri, bahkan banyak dari mereka merasakan bahwa PPOK itu telah hilang dari dirinya mengingat gejala-gejala kecil sudah tidak dirasakan lagi.

PPOK adalah penyakit paru-paru yang bersifat aktif yang menjangkiti penderita selama bulanan sampai puluhan tahun, contoh penyakit ini ialah bronkitis kronis. Berikut ini adalah 5 tips mengelola sesak napas dan gejala-gejala ringan bagi PPOK, di antaranya yaitu:

1. Mengetahui kondisi kesehatan dengan diagnosa dokter

Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika membuktikan bahwa banyak penderita penyakit paru-paru yang salah dalammemahami kondisi tubuh mereka sehingga berakibat fatalbagi kesehatan dirinya. Mereka itu menganggap enteng gejala-gejala penyakit sehinnga ketika penyakit tersebut sudah parah  baru mereka datang dokter untuk disembuhkan.

Diagnosa yang tepat dari dokter akan memberitahukan kondisi kesehatan Anda. Bila diketahui Anda sudah ada gejala penyakit kronis maka dokter akan memberikan obat dan cara untuk menghilangkan bibit penyakit tersebut.

Salah satunya adalah melakukan tes fungsi paru-paru sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri yaitu dengan menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya dengan napas panjang, ukur seberapa banyak dan cepat Anda menarik dan membuang napas dari mulut Anda.

2. Jangan merokok lagi

Perokok adalah satu satu kriteria manusia yang mudah untuk terjangkiti penyakit ganas, yang paling ditakuti oleh setiap orang adalah kanker paru-paru. Menghilangkan kebiasaan merokok memang sangat sulit dan bagi perokok ada yang mengatakan bahwa berhenti merokok itu mustahil bagi dirinya.

Pernyataan tentang mustahinya berhenti merokok tersebut adalah salah besar. Coba Anda lihat orang-orang di sekitar Anda yang berhasil berhenti merokok, hitung jumlah mereka. Dan bisa dipastikan jumlah mereka banyak. Anda bisa meminta tips pada mereka tentang bagaimana cara mereka berhasil berhenti merokok.

Pada era ilmu kesehatan yang maju saat ini banyak cara yang berhasil dibuat untuk membantu perokok untuk berhenti merokok, yaitu obat-obatan, terapi individu dan kelompok, akupuntur tradisional, motivasi diri, dan lainnya.

3. Lakukan diet sehat secara rutin

PPOK seharusnya sudah sadar akan kekuatan dan kemampuan tubuhnya. Tetap menjaga berat badan adalah wajib mereka lakukan. Coba bayangkan bila dana kelebihan berat badan 15 kg itu berarti bahwa Anda harus membawa barbet 15 kg dalam setiap aktifitas hidup Anda, seperti berjalan, duduk, berkerja dan lainnya. Kelebihan berat badan akan membuat Anda cepat sesak napas.

Sebaliknya bila Anda tetap berada pada kondisi berat badan normal maka Anda akan merasakan pernapasan yang lebih lega dan segar. Bila Anda sekarang sudah memiliki berat badan berlebih maka tidak cara lain selain membuang lemak tubuh Anda segera.

4. Rajin berolahraga

Tidak bisa dipungkiri bahwa olahraga merupakan cara terbaik untuk mendapatkan tubuh sehat. Hal itu berlaku pada semua orang tidak terkecuali PPOK. Olahraga ringan merupakan olahraga yang bagus bagi penderita penyakit paru-paru, seperti berenang, jalan cepat di pagi hari, senam kesehatan dan lainnya.

Akan semakin baik bila Anda melakukan konsultasi pada ahli gizi untuk mendapatkan menu makanan yang bernutrisi. Makanan yang bernutrisi akan membantu Anda dalam proses penyembuhan. Tubuh yang kekurangan gizi tidak akan cepat sembuh dari penyakit malah akan menambah penyakti lainnya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Kanker Kolorektal: Menyerang Sistem Pencernaan Manusia
  • Penyebab Kanker Hati yang Harus Diwaspadai
  • Mengenal Kanker Paru-paru
  • Kunyit Putih Kanker yang Mujarab
  • Waspada Penyebab Kanker Payudarah
  • Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan Kanker Otak
  • Mewaspadai Gejala Kanker Serviks
  • Kanker Hati Awalnya Hepatitis A, B, atau C?
  • Mengenal Kanker Servik
  • Pengertian Prostat dan Pencegahannya dari Kanker
  • Macam Kanker dan Cara Penanggulangannya
  • Jenis Kanker - Kanker Payudara
  • Tulang Patah dan Kanker Tulang
  • Apa Itu Kanker Ginjal?
  • Pengertian Kemoterapi dan Kaitannya dengan Kanker
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA