logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Kebersihan Tubuh

Kupas Tuntas Penyebab Penyakit Amandel dan Penanganannya


Ilustrasi penyebab penyakit amandel

Orang yang memiliki amandel dilarang mengonsumsi vetsin atau MSG (Monocodium Glutamate). Pernahkah Anda mendengar kalimat larangan itu? Untuk membuktikannya, alangkah baiknya kita mengenal penyebab penyakit amandel.

Anda tidak pernah tahu kapan virus atau bakteri memasuki tubuh melalui hidung atau mulut Anda. Namun, amandel Anda selalu melakukan siaga penuh terhadap segala macam serangan bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Ketika amandel menghadapi musuh (bakteri atau virus), dia akan menyelimuti organisme yang berbahaya tersebut dengan sel-sel darah putih. Pertarungan inilah yang menyebabkan amandel Anda mengalami infeksi.

Peristiwa ini justru menguntungkan karena dengan begitu sistem kekebalan tubuh akan terpicu untuk membentuk antibodi terhadap infeksi di masa yang akan datang.

Namun, apa jadinya jika amandel Anda kalah dalam pertarungan tadi? Inilah yang menjadi penyebab tonsilitas, saat amandel tidak mampu berperan sebagai filter organisme berbahaya yang masuk ke dalam tubuh.

Ada beberapa bakteri atau virus penyebab amandel. Salah satunya adalah Streptococcus pyogenes (bakteri penyebab peradangan amandel). Sementara virus yang menyebabkan amandel adalah Epstein-Barr atau sering disebut adenovirus dan coxsackie.

Penyebab Penyakit Amandel

Ketika amandel meradang, elastisitas otot di sekitar kerongkongan menjadi berkurang. Hal ini menyebabkan pembesaran amandel sehingga menimbulkan kesulitan bernafas karena tertekannya saluran pernafasan. Tidak hanya itu, aliran oksigen ke otak pun menjadi berkurang sehingga menyebabkan susah berkonsentrasi.

Agar peradangan amandel tidak menjadi kronis, hindari makanan atau minuman dingin ketika amandel meradang karena minuman atau makanan dingin dapat memicu radang amandel semakin parah.

Selain itu, semua makanan dan minuman yang memicu terjadinya iritasi harus dihindari, misalnya makanan pedas, asam, terlalu panas atau dingin. Makanan atau minuman tersebut akan membuat penderita amandel semakin sulit menelan atau memperberat radang amandelnya.

Hindari juga makanan atau minuman yang mengandung bahan pengawet. Perlu menjaga diri dari makanan-makanan yang telah disebutkan karena dapat merusak dinding-dinding amandel sertanya menjadi penyebab timbulnya kebengkak. Artinya, boleh menikmati makanan yang pedas tapi jangan terlalu sering. Cukup sekedar menghilangkan keinginan untuk memakannya.  

Jika peradangan yang dialami sangat hebat sehingga sulit sekali menelan, gantilah menu Anda dengan minuman berkalori seperti jus buah, sup, dan milkshake. Konsumsilah selalu buah-buahan yang mengandung vitamin C. Karena ia dapat menjaga dan memperkuat imunitas terhadap infeksi tenggorokan.

Selain itu, jangan terlalu banyak merokok. Karena rokok bisa menyebabkan infeksi pada tenggorakan. Apalagi, rokok kerap meninggalkan flek pada tenggorokan. Tak hanya itu, rokok juga dapat menghilangkan 25% dari vitamin C. Padahal, orang yang menderita penyakit amandel malah membutuhkan vitamin C.

Karena itu, bila Anda terindikasi menderita penyakit amandel atau memang sudah memiliki penyakit amandel, lebih baik tidak usah merokok lagi. Biar penyakit yang membuat Anda susah menelan tersebut segera hilang.

Tindakan yang Harus Dilakukan

Untuk radang amandel yang disebabkan oleh bakteri, biasanya akan sembuh setelah diberi antibiotik. Namun, jika disebabkan oleh virus, disarankan agar meminum air putih hangat dalam jumlah besar, mengonsumsi makanan-makanan lunak, serta istirahat yang cukup.

Sementara untuk mengurangi rasa sakit, parasetamol atau ibuprofen sangat membantu mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan oleh peradangan.

Biasanya, dengan minum air putih yang banyak, asupan makanan cukup, serta istirahat cukup, peradangan amandel akan sembuh dalam waktu kurang lebih dari 2 atau 3 hari.

Tips Menghindari Agar Amandel Tak Sering Kambuh

Untuk menjaga diri agar tidak terkena amandel, maka hendaklah melakukan beberapa tips yang penulis jelaskan.Antara lain:

  • Kalau Anda adalah tipe orang yang suka makan cemilan. Maka kali ini, gantilah cemilan Anda dengan cemilan buah. Selain sehat, penuh kandungan vitamin, buah juga tetap mengenyangkan karena mengandung cukup banyak glukosa dalam karbohidratnya.
  • Atur jadwal menu masakan Anda. Misalnya, cantumkan menu masakan bersantan sebulan sekali. Dan menu masakan gorengan seminggu dua kali.
  • Ajak anak-anak untuk membiasakan hidup sehat, dengan tidak bertukar sikat gigi, gelas minuman dan sebagainya. Terapkan pola hidup sehat dan teratur.
  • Selalu menjaga kebersihan rumah, agar tidak berdebu. Sehingga mengurangi kemungkinan debu masuk ke dalam mulut dan kerongkongan Anda.
  • Minum air es memang segar. Tetapi jangan jadikan kebiasaan. Akan jauh lebih sehat bila Anda minum air putih biasa. Yang tidak dingin. Karena rasa dingin tersebut merangsang tonsil membesar, dan mengakibatkan peradangan.
  • Waspadai apabila si kecil tiba-tiba panas tubuhnya. Cepat dikompres dan diberi obat penurun panas. Selanjutnya bawa ke dokter untuk dicek lebih lanjut. Siapa tahu, suhu panas tubuhnya akibat munculnya gejala peradangan.
  • Gejala Amandel Bermasalah

    Gejala amandel patut dicermati sedini mungkin agar tidak lebih parah. Terlebih lagi pada anak-anak. Berikut ini merupakan ciri-ciri yang biasa terjadi pada radang amandel.

    1. Lesu. Setiap bangun pagi, si anak tidak bergairah dan malas-malasan. Tidak bersemangat untuk mandi dan mempersiapkan perlengkapan sekolah. Selain lesu, dia sulit konsentrasi dalam belajar. Ini berakibat menurunnya prestasi pendidikan di sekolah.
    2. Hilang Nafsu Makan. Cermati juga ketika buah hati Anda sering ogah-ogahan makan atau sering tidak menghabiskan porsi makanannya tanpa alasan jelas walaupun Anda sudah menghidangkan masakan kegemarannya. Jangan lantas dimarahi begitu saja. Berikanlah dia suplemen penambah nafsu makan. Vitamin tambahan agar tidak mudah diserang penyakit.
    3. Sulit Menelan Makanan. Tiba-tiba si buah hati mengeluh sakit saat menelan makanan karena tenggorokan terasa nyeri saat makanan yang dikunyah menyentuh dinding rongga mulut dekat amandel. Sakitnya seperti sariwan yang lebar di dalam mulut.
    4. Sakit Leher. Leher terasa sakit kalau ditekan. Leher bagian atas, tepatnya di bawah rahang, kalau ditekan terasa sakit.
    5. Panas Dalam. Salah satu gejala amandel adalah sering terjadi panas dalam pada tubuh anak. Ini dipicu karena kurang mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung fiber atau serat sehingga pencernaan mengalami aus.
    6. Demam dan sakit kepala. Demam dengan suhu tinggi merupakan salah satu gejala amandel akut. Solusi mudahnya, berikan buah hati Anda obat penurun demam. Disarankan banyak minum. Kalau panas tubuh tidak kunjung turun, sebaiknya periksa ke dokter THT.

    Resep Tradisional Mengatasi Penyakit Amandel

    Secara tradisional ada resep yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan amandel yang sedang radang atau sebagai penjagaan bagi Anda yang sering diserang radang amandel.

    Bahan yang Disediakan

    • 3 sendok makan air perasan mengkudu
    • 1 sendok teh air perasan jeruk nipis
    • 1 sendok teh air perasaan kunyit
    • 1 sendok makan madu dan
    • 3 sendok makan air matang

    Cara Membuatnya

    Semua bahan tersebut diaduk sampai rata. Kemudian ambil 2 sendok makan dari campuran bahan-bahan tadi, selanjutnya dicampur dengan ½ gelas air matang dan aduk rata kembali.

    Setelah ramuan siap, Anda bisa meminumnya.

    Aturan Meminum

    Anda bisa mengkonsumsi 3 kali dalam sehari sesudah makan. Usahakan diminum selama seminggu berturut-turut. Namun, bila belum sembuh, ramuan tersebut bisa diulang kembali proses pembuatannya.

    Dan diminumkan kembali sesuai aturan waktunya. Yakni 3 kali dalam sehari sesudah Anda makan.

    Inilah artikel sederhana tentang penyebab penyakit amandel dan cara mengatasinya, baik dari sisi makanan maupun dari resep ramuan tradisional. Semoga bermanfaat.

    Tolong di SHARE :
    Share
    Artikel Terkait
    • Penyakit Amandel pada Orang Dewasa
    • Penyebab dan Jenis Penyakit Alergi
    • Gejala dan Penanganan Alergi Susu
    • Penyebab Sakit Perut - Waspadai Hadirnya Penyakit Lebih Serius
    • Gejala Alergi Susu Formula pada Bayi
    • Penularan dan Pencegahan Infeksi Nosokomial
    • Cara Perawatan Tubuh yang Seimbang - Fisik dan Nonfisik
    • Waspadai Berbagai Penyakit Kurang Gizi
    • Apa Gatal gatal di Selangkangan Itu Normal?
    • Penyebab Penyakit Anemia dan Pengobatannya
    • Tips Kesehatan - Muda Ceria, Tua Cerah
    • Macam-Macam Penyakit Kelamin
    • Saat Kencing Terasa Sakit
    • Gejala dan Pencegahan Alergi pada Kulit
    • Jenis jenis Penyakit Kulit yang Perlu Anda Tahu
    Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


    Beranda | Privacy

    Kantor Pusat :

    Jl. Bojong Sereh No.668
    Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA