Waspadai Penyebab Penyakit Bisul
Ilustrasi penyebab penyakit bisul
Bisul adalah salah satu penyakit kulit yang sangat menganggu karena bisa menimbulkan rasa sakit yang cukup parah. Penyebab penyakit bisul ini pun bermacam-macam dan bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak kecil, bahkan orang dewasa. Ketika terkena bisulan, terkadang badan menjadi panas, kepala pun pusing. Ada lagi rasa malu kalau letak bisul itu ada di bagian kulit yang terbuka. Rasanya seperti tidak mau keluar rumah dan hanya ingin mengisiolasi diri sampai bisul sembuh.
Panas Dingin Gatal
Gejala penyakit bisul yang paling nampak adalah terdapat benjolan kecil di permukaan kulit dan berwarna kemerahan. Perlu diketahui bahwa jerawat adalah salah satu bentuk bisul, namun penyakit bisul identik dengan infeksi kulit yang lebih parah dari jerawat dan terasa lebih sakit. Kalau jerawat masih bisa diatasi walaupun juga menimbulkan rasa panas gatal perih.
Tersentuh saja rasanya sakit sekali. Kalaupun dibiarkan biasa memang sembuh sendiri. Namun, kalau terkena tangan yang sedang berwudhu atau bersolek, tidak jarang malah menimbulkan bekas yang tidak sedap dipandang mata. Agar tidak terkena bisul atau jerawat yang memerah seperti bisul, jagalah pola makan dan pola pikir. Jangan stres. Stres dapat berdampak pada menurunnya stamina tubuh. Kalau diikuti, maka tubuh akan menjadi rentan pada masuknya virus dan bakteri. Terkena panas atau hujan sedikit saja akan langsung jatuh sakit.
Berbeda dengan orang yang mempunyai pola makan, pola pikir yang bagus serta diimbangi dengan olahraga yang teratur. Orang-orang seperti ini biasanya tidak mudah terkena bakteri atau virus. Mereka kuat dan bisa bertahan dengan berbagai hantaman penyakit termasuk bisul ataupun jerawat. Lingkungan pun bersih dan tidak sembarangan menggunakan air untuk membersihkan badan dan wajah. Air yang kotor juga bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat atau bahkan bisul.
Pasti tidak lucu ketika sednag sangat sibuk malah terkena bisul di pantat. Siapa yang beda duduk berlama-lama ketika bisul telah memerah dengan mata yang siap meletus. Apalagi biasanya kalau terkena bisul sekali, maka akan terkena berkali-kali. Untuk menghindarinya, ada baiknya makan bawang putih. Efek memakan bawang putih ini adalah bau badan yang kurang sedap dan bau mulut yang juga terlalu cepat asam. Untuk mengantisipasinya bisa memakan timun dan juga minum teh hijau hangat tanpa gula dua gelas sehari.
Jangan lupa untuk mandi hingga tiga kali kalau keringat dirasa cukup berlebihan. Kulit yang bersih dan dan tidak lembab akan membuat bisul enggan mendekat. Bagaimanapun juga orang tetap mengira bahwa yang terkena bisulan itu adalah orang yang kurang bisa menjaga kebersihan. Selain itu, hindarkan makan makanan dengan kandungan protein yang terlalu tinggi seperti telur. Batasi saja asupannya tak harus sampai tidak menyentuhnya sama sekali.
Perbanyak makan sayur seperti daun singkong dan daun pepaya. Dengan banyak makan daun pepaya, tidak hanya cacing dalam tubuh yang akan hilang, oragn hati juga akan bersih. Rasa pahit pada jenis dedaunan adalah salah satu obat yang cukup efektif membersihkan organ hati. Organ hati yang bersih artinya tidak banyak racun. Kalau tidak ada racun, maka bisul tidak akan datang. Bisul bisa sebagai indikator bahwa ada yang salah dengan organ hati.
Tetapi ada efek samping yang mungkin tidak disenangi orang-orang yang banyak makan daun pepaya muda ini. Organ hati yang bersih akan membuay nafsu makan meningkat. Kalau sudah menyadari efek sampingnya, maka bersiaplah untuk mengerem asupan makanan. Bila perlu untuk menjaga asupan makanan, sediakan hanya makanan sehat yang ada di rumah dan di tempat penyimpanan makanan. Jangan sampai malah menyimpan makanan yang tinggi lemak dan protein. Berat badan akan naik sangat cepat.
Letak Bisul
Bisul ini umumnya terjadi di daerah atau bagian tubuh yang sering berkeringat, seperti leher, ketiak, kaki, paha, atau pantat. Bisul ini berisi nanah berwarna putih yang sangat kental. Ada rasa jiji melihatnya. Jangan bayangkan rasa gatal, perih, panas. Intinya bisul bukan sesuatu yang diharapkan hadir dalam diri. Kebersihan adalah faktor yang sangat penting agar tidak terkena bisul.
Berbeda dengan jerawat, bisul akan terasa sangat sakit bila disentuh. Karena itulah penyakit bisul ini sangat menganggu. Selain itu, warna bisul bisa menjadi kehitaman. Orang-orang menyebutnya dengan bisul yang sudah matang.
Proses Terjadinya Bisul
Sebelum Anda mengetahui penyebab yang menimbulkan penyakit bisul, ada baiknya Anda mengenal lebih jauh tentang bagaimana bisul bisa muncul di permukaan kulit. Awalnya, bakteri masuk ke dalam tubuh lewat jaringan kulit. Lalu, bakteri tersebut kemudian mengeluarkan toksin/racun yang bisa membunuh sel-sel di sekitarnya. Kemudian, tubuh akan melakukan pertahanan dengan cara mengirimkan sel darah putih untuk membunuh toksin tersebut.
Selanjutnya, secara otomatis, sel kulit akan menghalangi toksin tersebut menyebar dengan cara membentuk jaringan atau dinding bisul, sehingga penyakit/toksin tetap terkumpul di satu titik. Karena toksin ini mengumpul di satu titik kulit, terjadilah benjolan bisul berisi nanah.
Dari proses terjadinya bisul, kita bisa menyimpulkan bahwa bisul ini terjadi karena tubuh sedang melakukan proses pertahanan dan perlawanan terhadap penyakit. Bisul bisa dikatakan menjadi tanda bagi kita bahwa sebenarnya ada bakteri atau benda asing lainnya yang masuk dan merusak sel kulit tanpa kita ketahui. Untuk mencegah agar benda asing itu tidak tahan lama dalam tubuh, maka tubuh harus meningkatkan pertahanannya. Pertama, makan yang bergizi seimbang. Tidak harus mahal tetapi asupannya pas.
Makan jambu biji merah dua buah sehari yang berukuran sedang sudah lumayan cukup untuk asupan vitamin C. Lalu tambahkan dengan sayuran seperti daun kencur, bunga Turi, dan berbagai macam sayuran dengan rasa yang sedikit pahit seperti pare. Makanan yang sehat itu akan memperkuat tubuh. Tubuh yang kuat, bakteri tidak akan datang.
Penyebab Penyakit Bisul
Penyebab terjadinya penyakit bisul yang paling utama jelas karena adanya infeksi kulit karena ulah mikroorganisme (bakteri, jamur) dan benda asing lain yang merusak kulit. Lalu apa saja penyebabnya hingga kulit menjadi infeksi dan timbul bisul?
1. Kebersihan
Salah satu penyebab penyakit bisul yang paling banyak terjadi adalah karena faktor kebersihan. Tubuh selalu bersentuhan dengan kuman dan bakteri, bila jarang dibersihkan, bakteri ini tentu akan masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan bisul.
Selain itu, kotoran yang menempel pada permukaan kulit bisa menghambat pori-pori kulit, sehingga minyak yang diproduksi di lapisan bawah kulit tidak bisa keluar, dan hal ini akan menyebabkan bisulan. Rajin mandi ketika keringat banyak, adalah salah satu solusi yang cukup mujarab. Mungkin ada yang malas melakukan ini. Namun, bayangkan harus memilih, bisul atau mandi? Lebih baik mandi daripada bisulan.
2. Alergi
Beberapa orang meyakini bahwa bisul juga terjadi karena suatu alergi terhadap protein tinggi. Itulah sebabnya kenapa ada beberapa orang yang menderita bisul setelah memakan telur, baik telur ayam maupun telur burung puyuh.
Namun hal ini hanya terjadi pada beberapa orang saja yang memang memiliki alergi tersebut. Jadi bila Anda tidak punya alergi protein atau alergi telur, tidak perlu khawatir mengkonsumsi telur, karena telur bukanlah penyebab penyakit bisul bagi Anda.
Cara Menghindari Bisul
Setelah mengetahui penyebab terjadinya penyakit bisul, berikut adalah beberapa tips mencegah bisulan yang patut untuk Anda lakukan.
* Mandi secara teratur minimal 2 kali sehari. Hal ini jelas untuk membuat tubuh Anda selalu bersih dan terbebas dari kuman atau bakteri merugikan.
* Ganti baju terutama pakaian dalam secara teratur, karena memakai pakaian yang sama selama berhari-hari hanya akan membuat permukaan tubuh kotor walaupun sudah mandi berkali-kali.
* Jangan remehkan keringat. Segera lap keringat Anda atau pakai kipas angin agar kulit tidak terlalu lembab. Ingat, kondisi yang sangat lembab sangat disukai oleh bakteri sehingga mereka bisa berkembang biak dengan baik di lapisan kulit.
* Saat selesai mandi, cuci muka, atau cuci tangan, segera pakai lap atau handuk agar tubuh benar-benar kering dan tidak terlalu lembab.
* Bagi Anda yang alergi telur atau protein tinggi, sebaiknya hindari makanan seperti itu agar tidak timbul bisul.

