Pengaruh Penyebaran Agama Islam di Indonesia terhadap Sastra Lama
Belum jelas darimana agama Islam datang ke Indonesia. Masih banyak ahli yang saling memperdebatkan hal tersebut. Namun, menurut sejarah, berdirinya kerajaan Melaka merupakan awal agama Islam berkembang. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas pengaruh penyebaran agama Islam di Indonesia terhadap sastra lama.
Agama Islam yang mengajarkan untuk tidak membeda-bedakan sesama menjadi salah satu ideologi yang menarik masyarakat untuk memeluk Islam. Baik rakyat kecil maupun raja mempunyai derajat yang sama dan bersaudara.
Dengan adanya para pedagang yang memeluk Islam, ajaran agama Islam pun menyebar luas hingga ke timur Indonesia; dan sampai akhirnya menyebar ke seluruh Nusantara.
Sastra Lama di Bawah Pengaruh Islam
Berkembangnya ajaran Islam juga membuat berkembangnya kesusastraan di Indonesia. Seiring perkembangan agama Islam, kesusastraan lama terpengaruh oleh Islam yang kemudian melahirkan sastra Islam. Kemunculan sastra yang berkaitan dengan nilai-nilai ajaran Islam ini menimbulkan polemik. Beberapa karya dianggap bertentangan dengan ajaran Islam.
Namun, hal ini dimaklumi mengingat Islam masih mengalami perkembangan di dunia pada saat itu. Oleh karena itu, masih banyak pendapat-pendapat yang saling bertentangan yang kemudian dituangkan dalam karya sastra. Pengertian mengenai sastra Islam pun berbeda-beda. Fang (1991: 204) mengartikan sastra Islam dan sastra Islam Melayu.
Menurutnya, sastra Islam adalah “sastra tentang orang Islam dan segala amal salehnya”. Sementara sastra Islam Melayu adalah “sastra orang Islam yang ditulis di dalam bahasa Melayu di rantau ini”. Fang (1991: 205) juga menyebutkan bahwa sastra Islam Melayu memiliki dua ciri yang menonjol:
- Sebagian besar karya merupakan terjemahan atau saduran yang berasal dari bahasa Arab atau Parsi,
- Hampir semua karya tidak diketahui nama pengarang atau waktu penulisannya.
Dengan adanya ciri-ciri yang disebutkan Fang, sebuah karya sastra Islam sulit ditelusuri sejarahnya. Oleh karena itu, R. Roolvink membagi sastra Islam menjadi lima jenis. Jenis-jenisnya adalah sebagai berikut.
1. Cerita Al-Quran
Cerita jenis ini mengisahkan cerita nabi-nabi atau tokoh-tokoh yang namanya ada di Al-Quran. Cerita nabi yang paling terkenal adalah Qisas-al-anbiya yang disusun oleh al-Kisa’i sebelum abad ke-13.
2. Cerita Nabi Muhammad
Cerita jenis ini dibagi menjadi cerita yang mengisahkan riwayat Nabi Muhammad, mukjizat Nabi Muhammad, dan cerita maghazi, cerita yang mengisahkan peperangan yang disertai Nabi Muhammad.
3. Cerita Sahabat Nabi Muhammad
Cerita jenis ini mengisahkan peperangan yang dilakukan sahabat Nabi Muhammad dan disertai pula kehadiran Nabi Muhammad di dalam setiap peperangan tersebut.
4. Cerita Pahlawan Islam
Cerita jenis ini berkisah tentang tokoh-tokoh sejarah yang hidup sebelum munculnya Islam.
5. Sastra Kitab
Sastra kitab merupakan jenis sastra yang isinya mengandung ilmu kalam, fikh, dan tasawuf. Biasanya jenis ini diterjemahkan dari bahasa Arab oleh orang Indonesia yang tinggal di Mekah dan Madinah.






