logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Sejarah

Kapitalisme dalam Peradaban Amerika


Ilustrasi peradaban amerika
Pada saat ini, Amerika menjadi negara yang diberi perhatian lebih. Negara Paman Sam ini merupakan satu negara maju yang sangat disegani. Hampir semua orang di dunia ini tahu negara satu ini. Semua hal yang menyangkut Amerika seakan menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk disimak. Mulai dari kehidupan masyarakatnya, politik, ekonomi,  budaya, dan kebijakan lainnya. Semua orang tak ingin kehilangan momentum mengetahui tentang negara satu ini. Peradaban Amerika sendiri sebenarnya melalui proses yang cukup panjang.

Perjalanan Bangsa Amerika

Peradaban Amerika itu mulai berkembang ketika bangsa Eropa datang dan menguasai negara benua ini. Pada masa sebelum bangsa Eropa seperti Inggris, Perancis, Spanyol,  menduduki Amerika, bangsa asli Amerika seperti suku Indian, hidup dengan sangat sederhana. Peradaban mereka tidak berbeda jauh dengan peradaban yang ada di benua Asia. Bahkan bangsa Cina mempunyai peradaban yang jauh lebih maju dibandingkan dengan peradaban bangsa asli Amerika.

Kedatangan bangsa Eropa itu memberikan nuansa baru bagi bangsa Amerika. Mereka mulai mengerti dengan berbagai hal modern yang menunjang kehidupan. Persenjataan dan cara bercocok tanam mulai berbeda. Bangsa Eropa yang lebih dahulu mengetahui tentang banyak hal telah memberikan pengaruh yang cukup positif kepada bangsa Amerika. Pendidikan mulai dikembangkan. Banyak orang Inggris yang memberikan perhatian lebih terhadap dunia pendidikan, menyumbangkan dana dan bahkan rumah mereka sebagai tempat belajar.

Dari dunia pendidikan inilah lahir orang-orang seperti Thomas Jefferson, Washington, dan lain-lain. Merekalah para pendiri bangsa Amerika modern. Dari tangan orang-orang yang berkarakter inilah bangsa Amerika berutang budi. Perbudakan dihapuskan. Nilai-nilai kemanusiaan mulai ditanamkan dan tidak ada perbedaan antara bangsa kulit putih dan kulit hitam maupun kulit merah (bangsa Indian). Walaupun perjuangan itu memakan waktu yang cukup lama, akhirnya bangsa Amerika berhasil menjadi bangsa dengan tingkat dan konsep demokrasi yang cukup bagus.

Semua orang yang datang ke Amerika seakan mempunyai kesempatan untuk meraih American Dream. Asalkan mau bekerja keras, siapapun bisa menjadi kaya dan populer. Tidak ada larangan dan hamban bagi siapapun yang ingin mendapatkan kesuksesan di tanah Amerika. Itulah mengapa negara ini menjadi tujuan pencarian suaka politik. Banyak sudah bukti orang-orang di luar Amerika yang akhirnya mampu menjadi terkenal dan kaya.

Kapitalisme

Dengan adanya kenyataan bahwa siapapun bisa menjadi kaya dan lebih kaya di Amerika, telah membuat banyak orang yang bermimpi bisa memasuki negara yang sering menuding bangsa lain sebagai teroris ini. Terkadang orang tidak melihat bagaimana seseorang itu bisa menjadi kaya dan terkenal. Yang penting ia mempunyai uang dan mampu membiayai hidupnya, ia dianggap sukses. Entah ia mendapatkan uangnya dengan cara menjual dirinya atau dengan jalan melakukan kejahatan, semua itu bagai bukan satu masalah besar.

Kalau ia bisa mengelak dari semua tuduhan, maka ia bisa bebas dari jeratan hukuman. Inilah Amerika. Seorang penjahat pun bisa dianggap sebagai pahlawan. Apalagi kalau dari hasil kejahatannya itu dibagikan kepada masyarakat yang tidak mampu. Bayangkan kalau seorang ibu yang mempunyai anak banyak lalu menjadi bintang porno, masih mendapatkan penghormatan. Ia dianggap sebagai pahlawan karena mengorbankan hidupnya. Padahal kalau mau dicerna, bagaimana mungkin orang yang melakukan perbuatan dosa itu dianggap sebagai pahlawan.

Dari sisi ekonomi, bangsa Amerika menganut sistem kapitalisme. Kapitalisme merupakan sekumpulan ide atau pemikiran yang dibangun berlandaskan sekulerisme. Amerika menjadi negara sekuler yang menjamin warganya dalam hal kebebasan beragama. Sehingga, peradaban bangsa Amerika yang dibangun dengan landasan sekulerisme tidak membolehkan agama ikut mengatur urusan publik. Itulah mengapa seorang lesbian bisa menjadi seorang wakil rakyat.

Pernikahan sejenis pun menjadi boleh atas dasar kemanusiaan. Semua seolah menjadi sangat bebas di tanah Amerikan ini. Bagi para penggemar kebebasan, inilah tanah yang mereka impikan. Tidak ada aturan. Asal tidak mengganggu peraturan hukum kriminal, yang lain bisa dan sangat boleh dilakukan. Sifat yang sangat individualistik itu memungkinkan setiap warga negara Amerika melakukan apa yang ia inginkan.

Para tetangganya tidak boleh protes selama ia tidak mengganggu kepentingan umum. Akhirnya yang terjadi adalah pengagungan logika. Kloning pun sah di negara ini. Padahal kloning yang tidak melalui jalan alami dalam reproduksi itu banyak menimbulkan kegagalan. Tetapi yang terjadi adalah para ilmuwan yang tidak bermoral malah terus melakukan percobaan kloning kepada manusia. Dengan uang yang berlimpah, kloning pada manusia itu berhasil. Sayangnya, sang bayi kloning pertama itu harus menderita secara fisik.

Tubuhnya lemah dan ia pun meninggal pada usia 17 tahun setelah mengalami berbagai penderitaan. Wajah dan tubuhnya sama persis dengan wajah dan tubuh ibunya. Sayang sekali bahwa organ dalamnya tidak kuat karena ia tercipta tidak dari sel telu dan sperma. Perekonomian yang sangat kuat, membuat negara Amerika dan masyarakatnya merasa mempunyai kuasa. Ekonomi bagaikan raja. Siapa yang menguasai ekonomi, juga yang menguasai dunia.

Perekonomian kapitalisme inilah yang membuat banyak orang Amerika menjadi sangat kaya, super kaya, super duper kaya dan terkaya di dunia. Bahkan mulai dari ranking yang teratas hingga urutan 200 orang terkaya di dunia, kebanyakan berasal dari Amerika. Dari kenyataan ini saja sudah bisa dinilai bagaimana kehidupan orang-orang kaya itu. Mereka bahkan bisa makan es krim dengan harga 90 juta rupiah untuk satu porsinya. Es krim itu mengandung emas yang bisa dimakan.

Tidak hanya itu, makanan lain yang sangat mahal pun mereka santap. Misalnya, kaviar yang merupakan telur ikan yang sangat langka. Bangsa Amerika ini tak terbendungkan dalam hal memanjakan semua nafsunya.

Peradaban Kapitalisme Amerika

Pasca Perang Dunia II berakhir, Amerika Serikat mempunyai pengaruh yang besar atas negara yang baru merdeka maupun atas negara kecil yang telah lama merdeka. Amerika Serikat dengan ideologi kapitalismenya dapat berjaya menjadi negara adikuasa atau negara adidaya di seluruh dunia. Ideologi kapitalismelah yang telah mengangkat citra Amerika sebagai negara super power.

Peradaban Amerika disebut sebagai peradaban kapitalisme, karena negara menjamin kebebasan setiap warganya dalam hal hak milik. Setiap orang berhak memiliki, menimbun, meraih materi dengan cara apa pun. Negara tidak berhak membatasi kepemilikan materi dari warganya seperti dalam sosialisme.

Dari kebebasan hak milik inilah muncul sistem ekonomi kapitalis. Sehingga, sistem ekonomi ini adalah suatu hal yang mendominasi dalam kapitalisme atau yang dihasilkan oleh kapitalisme. Oleh karena itu, peradaban Amerika ini disebut sebagai kapitalisme yang berlandaskan pada materi.

Pandangan hidup yang dibangun oleh peradaban kapitalisme bersifat pragmatis, karena yang dijadikan pertimbangan untuk melakukan atau tidak melakukan adalah asas manfaat. Maka, segala kemitraan dan kebijakan yang dijalin Amerika dengan negara-negara sahabatnya dilakukan atas pertimbangan asas manfaat atau untung dan rugi.

Artinya, jika kerja sama yang dijalin antara Amerika dengan negara mitranya tidak menguntungkan Amerika, atau bahkan bisa merugikan eksistensi Amerika sebagai negara adidaya, maka Amerika tidak akan menjalin kemitraan dengan negara tersebut. Sebagai contoh adalah Indonesia. Amerika meningkatkan hubungan bilateralnya dengan Indonesia melalui Perjanjian Kemitraan Komprehensif  atau Comprehensive Partnership Agreement.

Hal tersebut dilakukan Amerika karena Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai mitra kerja Amerika dan akan sangat menguntungkan Amerika.  Sebagai negara kapitalis, Amerika melihat peluang yang besar bagi pengelolaan sumber daya minyak bumi dan gas alam di Indonesia. Peluang ini bisa memperkuat eksistensi Amerika sebagai negara adidaya.


Dalam bidang sosial, peradaban kapitalisme Amerika melalui negara menjamin kebebasan warganya untuk berpendapat dan berperilaku. Hal ini didasarkan pada demokrasi yang dianut oleh Amerika, karena demokrasi merupakan ide atau konsep turunan dari kapitalisme yang menjamin kebebasan seseorang.

Peradaban bangsa Amerika yang dibangun atas landasan kebebasan ini telah mengantarkan Amerika pada dekadensi moral yang berkepanjangan. Misalnya, meningkatnya kasus kriminal dan seks bebas. Belum lagi, Amerika dikenal sebagai negara dengan tingkat kasus sindikat narkoba internasional terbesar di dunia.

Demikianlah peradaban kapitalisme Amerika. Setiap peradaban pasti memiliki karakter yang akan membangun masa depan bangsanya. Sehingga, segala kebaikan dan keburukan dalam perjalanan penerapan sebuah peradaban, dapat kita ambil pelajarannya. Pun dengan landasan yang dibangun akan memberikan warna yang khas pada masyarakatnya. Semoga bermanfaat.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Kerajaan Demak - Pusat Penyebaran Agama Islam di Tanah Jawa
  • Menelusuri Sejarah Internet di Indonesia
  • Perjalanan Sejarah Ilmu Pengetahuan
  • Peninggalan Sejarah Invisible yang Perlu Dilestarikan
  • Masa Pemerintahan Orde Lama
  • Peradaban Yunani: Peradaban Tertinggi di Masa Lalu
  • Kisah Pendiri Kerajaan Malaka
  • Sejarah Musik Indonesia
  • Kisah Manusia Purba di Indonesia
  • Pengertian Sejarah Peradaban Islam
  • Kerajaan Kutai, Kerajaan Tertua di Indonesia
  • Cara Mudah Menulis Makalah Sejarah
  • Peninggalan Dari Kerajaan Tarumanegara
  • Sejarah Sumpah Pemuda: Menakar Makna, Menyelami Sejarah
  • Kisah Perang Perjuangan Diponogoro
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA