logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Sejarah    Peradaban Atlantis

Peradaban Atlantis dan Implikasinya Bagi Indonesia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Sampai saat ini misteri peradaban Atlantis masih belum terungkap. Kapan, di mana dan bagaimana peradaban Atlantis berdiri hingga kehancurannya masih diselimuti misteri. Adalah Plato (427-347 SM) orang pertama yang memunculkan mitos peradaban Atlantis. Walaupun ia sendiri mengatakan bahwa kisah peradaban Atlantis didapatkannya melalui cerita turun temurun.

Kemudian timbul pertanyaan, apakah itu hanya sebuah cerita rekaan Plato saja, atau memang Plato mempunyai bukti-bukti kuat dan otentik bahwa peradaban Atlantis itu benar-benar pernah ada dalam kehidupan di bumi ini? Tak ada yang bisa menjawabnya. Dan berikut ini merupakan uraian singkat yang mencoba menelusuri jejak peradaban Atlantis.

Peradaban Atlantis - Inti Cerita

Kisah peradaban Atlantis bersumber dari dua buku karangan Plato yang berjudul Timaeus dan Critias. Timaeus ditulis Plato pada tahun 360 SM, berisi konsep penciptaan manusia dan alam semesta serta konsep Negara-Kota Athena yang ideal, termasuk gambaran tentang peradaban Atlantis. Dimana tulisan di bawah ini adalah nukilannya.

“Atlantis terhampar di seberang pilar-pilar Herkules (diduga Selat Gibraltar), di depan 'Selat Mainstay Haigelisi'. Pulau tersebut dikelilingi samudera yang luas, namun dari pulau besar tersebut kalian dapat pergi ke pulau lainnya. Masyarakatnya  bangga dengan peradabannya yang menakjubkan itu. Mereka bisa menghasilkan emas dan perak yang tak terhitung banyaknya. Istana dikelilingi oleh tembok emas dan dipagari oleh dinding perak. Dinding tembok dalam istana bertahtakan emas, cemerlang dan megah. Mereka juga memiliki pelabuhan dan kapal dengan perlengkapan yang sempurna, juga ada benda yang bisa membawa orang terbang.”

Sedangkan dalam Critias, berisi kisah seorang penyair Yunani bernama Solon (639-559 SM). Solon dikatakan pernah mengunjungi Mesir pada abad ke-6 SM. Ternyata  bangsa Mesir mendeskripsikan Atlantis sebagai pulau yang letaknya 700 kilometer dari Mesir. Tanahnya terdiri dari pegunungan di sepanjang pantai wilayah utara dan terdapat padang rumput di selatan.

Dalam buku ini juga dikisahkan bahwa bangsa Atlantis memiliki armada laut yang sangat kuat, sehingga dapat mengalahkan penduduk Libya dan Mesir. Bahkan hingga ke Eropa di Tirenia, dan para penduduknya dijadikan budak. Kemudian Athena memimpin aliansi negeri-negeri yang telah ditundukkan itu untuk melawan kekuatan Atlantis. Sayangnya aliansi dapat dihancurkan Atlantis, sehingga Athena melawan Atlantis sendiri. Namun, muncul gempa bumi dan banjir besar di Atlantis. Hanya dalam satu hari satu malam, pulau Atlantis tenggelam dan menghilang.

Peradaban Atlantis - Di Mana Atlantis?

Dari uraian di atas, nampaknya lokasi Atlantis diperkrakan terletak di perairan antara benua Afrika (Mesir) dan Yunani kuno. Berarti tempat yang cocok dengan gambaran tersebut adalah di perairan Gibraltar. Namun ada beberapa ahli yang membantahnya, salah satunya adalah ilmuwan asal Brazil Aryso Santos. Menurut Santos Atlantis adalah daerah yang membentang dari India bagian selatan, Sri Lanka, Sumatra, Jawa,  hingga Kalimantan. Berarti Indonesia masa lalu adalah pusat peradaban Atlantis.

Kesimpulannya, berdasarkan fakta bahwa Indonesia adalah daerah dengan gunung berapi terbanyak di dunia yang dikelilingi lautan luas. Sehingga bila gunung berapi yang banyaknya sampai puluhan tersebut meletus berbarengan, seperti gunung Meru di India Selatan, gunung Semeru, gunung Merapi, gunung Krakatau maka akan dapat memecah bagian daratan besar India, Sumatera dan Jawa. Hal ini cocok dengan deskripsi Plato bahwa Atlantis merupakan daratan di tengah lautan yang hilang akibat letusan gunung berapi. Ditambah lagi sawah terasering yang khas di Indonesia menyerupai berbagai  bentuk bangunan fenomenal dunia kuno seperti Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko. Wallahu A’lam.

Lokasi yang diduga sebagai lokasi peradaban Atlantis adalah sebagai berikut.

  • Al-Andalus
  • Kreta dan Santorini
  • Turki
  • Di dekat Siprus
  • Timur Tengah
  • Malta
  • Sardinia
  • Troya
  • Antarktika
  • Australia
  • Kepulauan Azores
  • Tepi Bahama dan Karibia
  • Bolivia
  • Laut Hitam
  • Inggris
  • Irlandia
  • Kepulauan Canary dan Tanjung Verde
  • Denmark
  • Finlandia
  • Indonesia
  • Isla de la Juventud dekat Kuba
  • Meksiko
  • Laut Utara
  • Estremadura, Portugal
  • Swedia

Peradaban Atlantis - Catatan Kuno

Selain dari Timaeus dan Critias, tidak ada lagi catatan kuno tentang peradaban Atlantis. Hal ini berarti seluruh catatan tentang peradaban Atlantis lainnya bersumber dari catatan Plato. Di sisi lain, tidak sedikit filsuf kuno mengatakan bahwa peradaban Atlantis adalah sebuah cerita fiksi, termasuk Aristoteles (menurut Starbo). Tapi, ada pula filsuf, ahli geografi, dan sejarawan yang meyakini peradaban Atlantis. 

Filsuf yang bernama Crantor mencoba untuk menemukan bukti keberadaan peradaban Atlantis. Karyanya yang berupa komentar tentang Timaeus, hilang. Namun, sejarawan kuno bernama Proclus mengatakan bahwa Crantor berpetualang ke Mesir dan menemukan kolom dengan sejarah peradaban Atlantis yang tertulis dalam huruf heroglif. Plato sendiri pun tidak pernah menyebut kolom tersebut. Sementara itu, filsuf Yunani yang bernama Solon menyaksikan cerita peradaban Atlantis dalam sumber yang berbeda dan dapat “diambil untuk diberikan”.

Catatan Plato tentang peradaban Atlantis telah menginspirasi beberapa imitasi parodik. Setelah beberapa dekade dari Timaeus dan Critias, sejarawan dari Chios bernama Theopompus menulis tentang wilayah yang diberi nama Meropis. Selain itu, seorang filsuf Neoplatonis bernama Zoticus menulis puisi berdasarkan catatan Plato tentang peradaban Atlantis.

Peradaban Atlantis - Catatan Modern

Pada 1627, novel Francis Bacon berjudul The New Atlantis (Atlantis Baru), berisi deskripsi komunitas utopia yang disebut Benselem (berada di pantai barat Amerika). Karakter dalam novel tersebut memperlihatkan sejarah pradaban Atlantis yang sama dengan catatan Plato. Wilayah peradaban Atlantis menurut Bacon tidak dikataan dengan jelas apakah di Amerika Utara atau Amerika Selatan.

Pda 1728, novel Isaac Newton yang berjudul The Chronology of the Ancient Kingdoms Amended (Kronologi Kerajaan Kuno Berkembang), mempelajari hubungan-hubungan mitologi dengan paradaban Atlantis. Sementara itu, di pertengahan dan akhir abad ke-19, sarjana-sarjana Mesoamerika (Charles Etienne Brasseur de Bourbourg, Edward Herbert Thompson, dan Augustus Le Plongeon) mengatakan bahwa peradaban Atlantis berkaitan dengan peradaban Maya dan Aztek. Di akhir abad ke-19, konsep mengenai legenda peradaban Atlantis disatukan dengan kisah-kisah benua hilang yang lain, misalnya Mu dan Lemuria.

Peradaban Atlantis dalam Seni, Sastra, dan Budaya

Legenda peradaban Atlantis ternyata diadopsi juga ke dalam buku, film, game, serial televisi, dan lain-lain. Contoh peradaban Atlantis dalam film adalah serial televisi Stargate Atlantis dan film animasi Disney Atlantis: The Lost Empire. Untuk game, Tomb Raider menyajikan peradaban Atlantis sebagai pokok cerita dan lokasi untuk di akhir cerita.

Peradaban Atlantis - Apa Implikasinya bagi Bangsa Indonesia?

Bila memang demikian, apa implikasinya? Keyakinan Santos di atas tentulah bukan semata-mata hasil tebak-tebakan belaka. Ia telah meneliti selama 30 tahun yang dituangkan dalam bukunya Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato’s Lost Civilization. 

Sudah seharusnya bangsa ini tersadar bahwa kita adalah bangsa yang besar dengan warisan budaya yang besar dan tua. Temuan manusia purba di desa wajak, manusia mini di Flores telah membuktikan hal itu. Tidak ada alasan untuk tidak percaya diri, bersaing dan berdiri sama tinggi dengan bangsa manapun di dunia. Kepercayaan diri inilah yang kini telah lama pudar dari bangsa ini, sehingga terkadang kita dalam segala hal seperti lebih asing daripada orang asing itu sendiri.

Itulah kisah peradaban Atlantis.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Sejarah Perang Salib - Salahuddin VS Richad Lion Heart
  • Pengertian Ilmu Komunikasi: Mudah atau Susah?
  • Fakta Terselubung G 30 S PKI
  • Jalan Sutra: Pintu Peradaban Barat dan Timur
  • Tipisnya Perbedaan Kebudayaan dan Peradaban
  • Komunikasi Persuasif Ala Presiden Pinera
  • Sejarah Sumpah Pemuda: Menakar Makna, Menyelami Sejarah
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA