logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Sejarah    Peradaban India Kuno

Peradaban India Kuno: Teori dan Bantahan Invasi Bangsa Arya ke India

Oleh: AnneAhira.com Content Team

India adalah negara yang memiliki sejarah peradaban tinggi. Para ahli sejarah memperkirakan peradaban Lembah Sungai Indus pada kurun waktu 2800 SM–1800 SM. Peradaban India Kuno ini dikenal sebagai peradaban Harappa karena penggalian pertamanya di kota Harappa. Adalah seorang arkeolog berkebangsaan Inggris bernama Sir John Hubert Marshall yang mengungkapkan adanya kota kuno Harappa dan Mohenjondaro pada awal abad ke-20.

Peradaban kuno tersebut berada di tepi aliran dua sungai besar, yaitu Sungai Indus yang masih ada sampai sekarang dan Sungai Sarasvati yang mungkin telah kering pada akhir 1900 SM. Para ahli meyakini  bahwa pusat peradaban Mohejodaro terletak di Lembah Indus yang berada di timur Sungai Indus, tepatnya di provinsi Sindu Pakistan dan kota Harappa diprovinsi Punjabi, India.

Secara geografis, letak peradaban kuno ini di sebelah utara berbatasan dengan pegunungan Himalaya. Sebelah barat berbatasan dengan Pakistan. Di selatan, berbatasan dengan Samudera Hindia dan sebelah timur berbatasan dengan Myanmar dan Bangladesh.

Bangsa Dravida, Penduduk Pertama Lembah Indus

Bangsa yang pertama kali membangun peradaban Mohenjo Daro dan Harappa ini diperkirakan adalah Bangsa Dravida. Bangsa Dravida termasuk ras australoid dengan bibir tebal, kulit hitam, hidung pesek, berbadan tegap dan berambut ikal. Mereka sudah menetap dan tinggal di Lembah Indus dengan bercocok tanam sesuai keadaan alam sekitar lembah yang subur dan dialiri sungai.

Lambat laun, Lembah Indus menjadi ramai dengan jumlah penduduk diperkirakan mencapai 30 hingga 40 ribu orang. Jumlah populasi sebanyak itu terbagi menjadi dua, yaitu wilayah administratif dan wilayah kota. Wilayah administratif adalah daerah permukiman, banyak ditemui rumah tempat tinggal padat dengan jalan raya yang saling menyilang, serta toko-toko penjual tembikar di kedua sisi jalan.

Sementara itu, wilayah kota adalah daerah pusat pemerintahan. Penghuninya adalah raja dan pimpinan lain beserta keluarganya. Antara wilayah pemukiman dan wilayah pemerintahan dibatasi pagar tinggi besar yang dilengkapi menara dan sistem saluran air bawah tanah.

Kedatangan Bangsa Arya

Friedrich Max Müller, seorang filologi kelahiran Jerman yang mengajar di Universitas Oxford, Inggris, mencetuskan teori invasi bangsa Arya atas Dravida atau lebih dikenal dengan Aryan Invansion Theory. Menurutnya, bangsa Arya berasal dari ras kaukasoid (Indo-Jerman) yang memiliki hidung mancung dan berkulit putih.

Mereka adalah bangsa berkebudayaan Sumeria yang sudah cukup tinggi peradabannya dan terkenal dengan peradaban Lembah Sungai Tigris dan Efrat. Pada abad ke-16 SM, bangsa Arya menginvasi bangsa Dravida dan menganggap bangsa Dravida lebih rendah tingkat kebudayaannya. Setelah menginvasi, mereka mendiami kawasan sebelah timur Sungai Indus, di antara Sungai Sutlej dan Yamuna. Bangsa Dravida makin terdesak ke selatan menuju Sri Lanka.

Kedatangan bangsa Arya memperkenalkan kebudayaan tulis bagi tanah India. Ditandai dengan munculnya Kitab Suci Veda, kitab suci agama Hindu. Masa kedatangan suku bangsa Arya sering disebut sebagai zaman Veda karena pada saat itu pula lahir agama Hindu di tanah India.

Bantahan

Tidak semua ahli sepakat dengan Aryan Invansion Theory tersebut. Colin Renfrew, seorang arkeolog Inggris, dengan tegas mengatakan bahwa tidak satu pun isi Veda yang membicarakan penyerangan suatu bangsa ke daerah tertentu. Justru, sebaliknya. Dalam bahasa Sansekerta, Arya berarti 'orang yang terpelajar atau terhormat'. Jadi, bukan nama suatu ras

Ditambah pula adanya hasil penggalian benda sejarah di kota Harappa menunjukkan bahwa kebudayaan yang berkembang di sana setidaknya sudah berlangsung sejak 4000-2500 SM dan tidak ada bukti adanya bangsa Arya dalam kebudayaan Harappa. Berarti sama sekali tidak ada bukti bahwa bangsa Arya datang mengusir bangsa Dravida dari kota Harappa.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Artikel Sumpah Pemuda 1928 - Sunario dan AR Baswedan
  • Sejarah ASEAN, Organisasi di Kawasan Asia Tenggara
  • Singa Padang Pasir yang Rendah Hati
  • Fakta Terselubung G 30 S PKI
  • Menyapa Bangsa Atlantis, Leluhur Masyarakat Indonesia
  • Mie (bakmi) Atau Pasta?
  • Peradaban Yunani Kuno Negerinya Para Dewa
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA