logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hobi    Petualangan    Kemping

Aneka Peralatan Kemping


Ilustrasi peralatan kemping

Peralatan kemping merupakan sesuatu yang wajib dibawa ketika kita hendak melakukan aktivitas luar ruangan, khususnya jika harus bermalam di luar ruangan. Karena dengan peralatan tersebut, akan membantu kita untuk menjaga diri serta menghindarkan dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Sebab, aktivitas berkemah di luar ruangan memiliki resiko untuk terjadi sesuatu yang diluar prediksi yang bisa membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Terjebak dalam situasi sulit dan darurat memang kerapkali terjadi ketika melakukan kegiatan luar ruang terutama pada malam hari. Hujan misalnya bisa terjadi kapan saja tanpa didahului oleh tanda-tanda. Lebih harus hati-hati lagi apabila kita melakukan kegiatan luar ruang tersebut di daerah pegunungan atau di sebuah pulau terpencil, peralatan standar kemping harus selalu dibawa dan dalam keadaan siap pakai.

Karena peralatan kemping baru dipakai pada saat-saat akan melakukan kegiatan luar ruang pada malam hari, acapkali peralatan tersebut ada tapi tidak dalam keadaan siaga atau siap pakai. Dengan demikian seringkali terjadi keadaan darurat menjadi semakin bertambah darurat karena ternyata peralatan kemping tidak bisa digunakan. Untuk menghindari hal-hal tersebut, pemeriksaan sebelum berangkat melakukan kegiatan luar ruang di malam hari tersebut mutlak dilakukan. Ini semata-mata untuk memastikan bahwa semua peralatan komplit dan dalam keadaan siaga untuk digunakan.  

Mengenal Peralatan Kemping

Mengenal peralatan kemping merupakan hal yang harus dipahami oleh seseorang sebelum melakukan aktivitas kemping tersebut. Hal lain yang harus dipahami adalah masalah tindakan terhadap kondisi darurat yang mungkin terjadi pada saat melakukan kemping. Seperti tindakan pengobatan darurat atau tindakan yang harus dilakukan saat bertemu binatang berbahaya. Ini menjadi tambahan keterampilan. Setelah memastikan bahwa peralatan komplit dan dalam keadaan siaga untuk digunakan, mengetahu fungsi dari masing-masing peralatan juga mutlak diperlukan. Jangan sampai seperti peribahan dalam bahasa Sunda yaitu siga monyet ngagugulung kalapa atau seperti kera memegang-megang kepala alias tidak tahu apa yang harus dilakukan, bagaimana mempergunakan alat dan untuk apa alat tersebut sebenarnya ada.

Kita juga harus mengetahui secara pasti situasi lingkungan tempat kita akan melakukan kemping. Dengan mengenal lingkungan, kita bisa memahami hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Hal itu demi menjaga keselamatan seluruh peserta kemping. Seperti tidak membuat pengapian secara sembarangan ketika kemping di hutan, karena bisa menimbulkan kebakaran hutan. Mengetahui jalur keluar apabila terjadi situasi darurat juga merupakan hal penting. Mengetahui pos keamanan, arah sungai, arah evakuasi, merupakan keterampilan yang harus dipersiapkan ketika melakukan kemping di gunung atau di hutan. 

Bila melakukan kegiatan kemping di tempat yang benar-benar baru, lakukan terlebih dahulu survey lapangan sebelum memasang tenda untuk istirahat. Beberapa hal penting seperti telah disebutkan tadi, mutlak dilakukan. Dan sekarang jaman telepon seluler, begitu sampai ke lokasi, pastikan ponsel dalam keadaan hidup. Namun bila di tempat tersebut ternyata tidak bisa menerima sinyal dengan baik, cari tahu ke arah mana meminta pertolongan ketika terjadi suasana darurat, baik itu kepada petugas keamanan maupun ke masyarakat setempat yang paling dekat dengan lokasi. Ketahui jalur jalannya agar tidak tersesar. Jangan sampai maksud hati ingin meminta pertolongan ketika terjadi suasana darurat, ini malah tersesat, sehingga situasi semakin bertambah darurat.

Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah masalah perijinan. Sebelum melakukan kemping, kita harus memberitahukan kegiatan kita tersebut pada keluarga. Selain itu, pemberitahuan ini juga perlu dilakukan kepada petugas di sekitar area kemping. Sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka bisa cepat diatasi. Dengan memberitahukan kegiatan kemping pada petugas, kita juga akan mendapatkan informasi tentang situasi terkini pada lokasi kemping kita. Bagaimana pun petugas keamanan dan penduduk setempat, tentu jauh lebih kenal dan paham dengan suasana di sekitar tempat kita kemping apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Di beberapa tempat yang biasa dijadikan lokasi kemping baik di kawasan gunung maupun hutan, tak sedikit masyarakat setempat yang terdekat dengan lokasi kemping siap memberikan bantuan, termasuk untuk menyediakan keperluan makanan apabila persediaan kita habis. Jalinlah komunikasi dengan penduduk setempat dengan menjaga sopan santun, karena bagaimana pun kita adalah orang asing di hadapan mereka. Dengan demikian selayaknya kita sebagai pendatanglah yang aktif dan menjalin komunikasi. Menunjukkan sikap arogan dan sok kota dan modern, hanya akan melukai perasaan penduduk setempat yang pada akhirnya akan menutup tabir apabila suatu saat terjadi suasana darurat dan kita memerlukan bantuan mereka. Ini memang salah satu resep bergaul yang harus senantiasa dipegang teguh. 

Peralatan Kemping

Sebelum melakukan kemping, kita harus mengetahui peralatan kemping apa saja yang harus dibawa. Hal itu agar kita tidak mengalami kesulitan di lokasi kemping dan juga bisa menghindarkan diri dari hal diluar prediksi.

Beberapa peralatan kemping standar dan wajib ada di antaranya adalah :

  1. Tenda dan lampu penerang. Pastikan tenda yang digunakan adalah tenda yang kedap air, agar tidak basah sewaktu hujan. Selain itu, ukuran tenda juga harus disesuaikan dengan jumlah peserta kemping. Jangan sampai terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar. Kalau terlalu kecil, peserta kemping tidak akan bisa istirahat dengan baik, dan kalau terlalu besar bisa memakan tempat sehingga sulit mencari lokasi tempat memasang tenda yang memadai. Begitu pula dengan lampu penerang, pastikan dalam keadaan bagus dan siap dinyalakan. Bila menggunakan lampu minyak, pastikan membawa persediaan minyak dengan cukup. Demikian pula bila menggunakan lampu penerang yang bersumber dari batere, pastikan membawa batere cadangan secara cukup. Jangan sekali-kali menggampangkan karena di tempat kemping bisa memberi batere baru. Anggap saja selama perjalanan tidak ada yang menjual batere. 
  2. Peralatan memasak luar ruangan dan juga kompor mini. Biasanya kompor mini ini berbentuk portabel dan berbahan bakar parafin atau juga batu bara. Selain mudah dinyalakan, kedua bahan bakar tersebut juga lebih awet serta aman. Bersihkan terlebih dahulu peralatan tersebut sebelum berangkat kemping, sehingga bisa dipastikan tidak akan ada masalah ketika akan dinyalakan di tempat kemping. 
  3. Tali. Selain untuk keperluan di lokasi tenda, tali juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan darurat, seperti ketika ada kecelakaan di jurang. Tali yang digunakan adalah tali standar yang biasa digunakan oleh para pendaki gunung. Tali seperti ini bisa dibeli di toko yang menjual peralatan kegiatan outdoor.
  4. Senjata. Tujuannya adalah untuk menjaga dari kemunculan binatang liar, serta untuk memudahkan membuka jalan apabila medan yang ditempuh masih berupa kawasan hutan atau ilalang.
  5. Kompas. Digunakan untuk alat pemandu arah.
  6. Handy Talkie dan Handphone. Digunakan untuk alat komunikasi dengan orang lain khususnya apabila terjadi sebuah masalah.
  7. Perlengkapan kesehatan.
  8. Garam. Digunakan untuk mencegah masuknya binatang melata, seperti ular pada malam hari tanpa diketahui. Sebaiknya garam ditaburkan mengelilingi tenda secara rapat.

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mendaki dan Berkemah di Gunung Rinjani
  • Menilik Misteri Gunung Ciremai
  • Petualangan Eksotik Gunung Papandayan
  • Pesona Gunung Ciremai
  • Menikmati Sensasi Pendakian yang Berbeda di Gunung Ijen
  • Belajar Survival di Hutan
  • Gunung Gede, Surganya Peneliti dan Petualang
  • Sepuluh Peringatan Sebelum Masuk Hutan
  • Salah Kaprah Soal Gunung Sindur!
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA