logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

Beranda    Referensi    Dunia    Amerika Serikat    Perang Amerika

Perang Amerika: Masalah Perbedaan Hingga Rasisme

Oleh: AnneAhira.com Content Team
 

Amerika adalah sebuah negara adidaya yang seolah bisa melakukan apapun terhadap negara lain. Benua Amerika ditemukan oleh seorang pelaut bernama Christopher Columbus pada 1492.

Mungkin banyak yang tidak mengetahui bahwa sebenarnya nenek moyang penduduk asli Amerika berasal dari Asia.

Zaman kolonial, bangsa Inggris menduduki Pulau Renaoke yang terletak di Carolina Utara, Amerika Serikat, pada 1585 dan mendirikan permukiman di sana. Namun, itu tidak berlangsung lama.

Kemudian, pada 1607, bangsa Inggris berpindah ke daerah Jamestown, Virginia. Pendiri permukiman di daerah tersebut adalah John Smith dan orang-orang yang tertarik dengan kekayaan dan petualangan.

Rupanya, Inggris bukan satu-satunya bangsa yang pernah meninggali benua Amerika. Banyak juga bangsa lain yang mencoba menapakkan kakinya di negara Amerika, antara lain bangsa Spanyol yang pada sekitaran 1500 pernah mendiami wilayah Amerika, juga bangsa Belanda yang mendirikan kelompok masyarakat di New York.

Sejarah mengatakan bahwa negara sekuat Amerika pun ternyata pernah mengalami perang. Perang Amerika terjadi ketika banyaknya koloni warga Eropa yang menduduki wilayah mereka. Warga Amerika yang merasa terusik kemudian memberontak.

Perang Amerika, bahkan juga terjadi antara sesama penduduk Amerika sendiri. Perang tersebut dikenal dengan nama perang saudara. Kehidupan warga asli Amerika oleh warga-warga Eropa semakin tersiksa. Banyak warga Amerika yang meninggal akibat penyakit bawaan warga Eropa yang bermukim di wilayah Amerika.

Akhirnya, pada 1700-an, mulai bermunculan gerakan-gerakan religius. Gerakan-gerakan religius seperti itu bermunculan akibat situasi Amerika saat itu. Hal tersebut menjadi pengaruh tehadap terjadinya revolusi Amerika.

Revolusi Amerika adalah perang yang dilakukan bangsa Amerika untuk melepaskan diri dari koloni-koloni Eropa. Para pemuka agama pada masa itu melakukan penyerangan terhadap bangsa Inggris. Peristiwa yang terkenal pada masa Revolusi Amerika salah satunya adalah Boston Tea Party.

Peristiwa tersebut terkenal dengan pembuangan teh yang jumlahnya ratusan kotak di pelabuhan Boston. Tokoh yang terkenal dari peristiwa ini adalah Benjamin Franklin, Thomas Jefferson, John Hancock.

Di Amerika, rupanya juga pernah terjadi perang saudara. Pada 1840 hingga 1850, wilayah Amerika bagian utara dan selatan rupanya tidak saling menyukai. Penyebabnya adalah perbedaan di antara mereka, seperti perbedaan sistem mata pencaharian.

Wilayah utara yang sebagian besar mengembangkan industri sebagai mata pencaharian berbeda dengan wilayah selatan yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.

Pandangan mengenai perbudakan di antara mereka pun berbeda. Wilayah utara rupanya tidak memerlukan budak dalam sistem perekonomiannya. Namun, tidak dengan wilayah selatan yang justru mengizinkan adanya perbudakan.

Sistem pemerintahan kedua wilayah pun sangat berbeda. Utara yang mempunyai sistem pemerintahan republik berbanding terbalik dengan sistem pemerintahan demokrat yang dianut masyarakat Amerika di wilayah selatan.

Perbedaan yang terjadi di antara keduanya menyebabkan perang saudara yang banyak membuat masyarakat dari kedua wilayah Amerika terbunuh.

Pihak pemerintahan Amerika pun tampaknya sudah berusaha untuk mendamaikan perang saudara ini. Salah satunya dengan membuat perjanjian kesepakatan damai bagi kedua belah pihak. Namun, hal itu selalu gagal.

Perang yang juga tidak kalah terkenal di Amerika adalah perang yang berkaitan dengan ras. Pada masa itu, penduduk dengan warna kulit hitam mendapat perlakuan tidak manusiawi dari masyarakat berkulit putih.

Perang rasisme ini berlangsung pada 1919 hingga 1939. Pemerintahan pada masa itu menuduh mereka yang berkulit hitam, orang-orang Katholik dan Yahudi, bertanggung jawab atas perang dan masalah-masalah yang terjadi saat itu.

Perang Amerika yang sudah berlangsung sejak zaman kolonial akhirnya sedikit mereda. Hal ini merupakan pengaruh positif dari terpilihnya Franklin D. Roosevelt sebagai presiden Amerika setelah mengalahkan Herbert Hoover.

Franklin membuat kesepakatan baru pada sistem pemerintahan dengan memberikan bantuan terhadap masyarakat dan pemulihan keadaan ekonomi dengan memberikan pekerjaan pada pemuda-pemuda pengangguran Amerika walaupun dengan gaji kecil.

Beri rating untuk artikel di atas
Tolong SHARE
halaman ini

facebook

Twitter

Linkedin
Google +1
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Sejarah Awal Revolusi Amerika Serikat
  • Mengupas Sistem Pemerintahan Amerika Serikat
  • Columbus - Penemu Amerika Paling Berpengaruh
  • Bentuk Negara Amerika Serikat
  • Letak Astronomis Amerika Serikat
  • Sistem Pemerintahan Amerika
  • Model dan Bentuk Pemerintahan Amerika Serikat
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA