logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Suku    Perang Suku    Perang Suku Di Papua

Menelusuri Penyebab Perang Suku di Papua

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Pada beberapa suku penghuni bumi Cendrawasih, atau sekarang lebih dikenal dengan Papua, perang suku di Papua adalah hal yang masih sering dilakukan. Namun, beberapa suku lain yang telah maju dan menerima pembaharuan di bidang agama dan pendidikan, perang suku telah lama menjadi hal yang ditinggalkan.

Penyebab Perang Suku di Papua

Berikut adalah beberapa penyebab mengapa dua suku di Papua dapat berperang hingga memakan waktu yang lama, dan juga konsekwensi yang harus dibayar untuk menghentikan peperangan tersebut.

1. Membawa lari anak perempuan orang lain (menikahi tanpa ijin).

Jika itu dilakukan tanpa persetujuan pihak keluarga si perempuan, maka perang antar suku dapat terjadi. Hukuman untuk si pembawa lari adalah membayar denda berupa beberapa ekor babi kepada keluarga si perempuan.

2. Selingkuh

Perselingkuhan rupanya juga dapat terjadi di kalangan suku di Papua. Jika ketahuan, maka denda yang harus dibayar oleh pihak lelaki yang selingkuh adalah babi beberapa ekor. Jika tidak, maka perang suku dapat terjadi.

3. Pencurian benda berharga

Misalnya kulit kerang maskawin dari seorang lelaki dari suatu suku di curi. Masalah dapat dianggap selesai jika si pencuri mengembalikan dan membayar denda berupa babi.

4. Pencurian hewan ternak

Jangan heran jika masalah ini dapat menyebabkan perang suku. Hewan ternak adalah harta yang berharga bagi masyarakat tradisional. Maka jika tertangkap siapa yang mencurinya, akan dikenai denda berupa babi, tapi jumlahnya tidak sebanyak denda pada kasus-kasus di atas.

5. Sakit setelah bertemu

Rasa curiga yang dimiliki oleh kebanyakan suku primitif amat besar. Keterbatasan ilmu pengetahuan dan logika membuat mereka mencurigai setiap hal yang membuat mereka sakit.

Misal, setelah bertemu dengan seseorang dari suku lain kemudian mereka mengalami sakit, maka kecurigaan bahwa orang dari suku lain itu lah penyebab timbulnya sakit mereka.

Hal tersebut juga berlaku untuk anak-anak mereka. Jika setelah usai bermain dan salah satu anak menderita sakit, maka teman-teman anak yang sakit itu dicurigai sebagai penyebab. Hal tersebut dapat memicu perang suku di Papua.

Satu-satunya cara jitu untuk mengurangi terjadinya perang suku di Papua adalah memberikan pendidikan agama dan juga ilmu pengetahuan umum kepada semua suku yang ada di Papua secara merata. Meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka juga akan membuat kehidupan primitif suku-suku tersebut perlahan akan hilang, berganti dengan kehidupan yang lebih baik.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Mengenal Sosok Panglima Perang Suku Dayak
  • Penyebab Terjadinya Perang Suku
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA