Asyiknya Berburu Perangko Kuno
Ilustrasi perangko kuno
Berburu dan koleksi perangko kuno merupakan kegemaran yang mengasyikan bagi kalangan tertentu. Filatelis itu sebutan bagi penggemar atau kolektor perangko dan benda-benda pos lainnya.
Filatelis merupakan hobby yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun dan sampai sekarang tetap bertahan. Penggila filatelis tak mengenal usia, tua muda, laki –laki perempuan mereka gemar mengoleksi perangko-perangko dari berbagai negara.
Namanya juga hobi, tidak ada keharusan kita menyukai sesuatu, juga tidak ada yang bisa memaksa siapapun untuk menyukai atau menyenangi suatu kegiatan. Hobi bersifat sangat subyektif dan personal. Karena itu beruntunglah orang yang mempunyai hobi. Dengan hobi, kita dapat melakukan sesuatu yang kita senangi dan sukai. Meskipun kadang orang lain tidak bisa memahami sesuatu hobi yang mungkin dianggapnya tidak lumrah. Justru itulah asyiknya sebuah hobi. Malah karena saking asyiknya kita melakukan suatu hobi tak jarang membuat kita lupa waktu, lupa makan, bahkan lupa dengan keluarga.
Sejarah Filateli
Sebelum membahas lebih lanjut tentang filateli. Ada baiknya kita menelusuri kembali jejak sejarah filateli dimulai. Menurut etimologi bahasa filateli berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dia kata philos yang artinya teman dan llateleiall berarti bebas biaya, jadi makna bebasnya dari filateli adalah pertemanan yang bebas dari biaya pos.
Di yakini filateli muncul dari bentuk pendokomentasian benda-benda pos seiring layanan post diciptakan pada abad pertengahan di Eropa. Menurut catatan sejarah pos dunia filateli muncul pada tahun 1840.
Seperti sudah disebutkan diatas tujuannya adalah sebagai kegiatan pengarsipan benda-benda pos ( surat, perangko, amplop ) agar bisa disimpan dengan baik.
Setelah sistem postal dibentuk, maka diperkenalkan benda pos lainnya yang namanya perangko / stamp. Perangko ini dijual kepada koresponden yang akan mengirim suratnya. Jadi perangko itu ibaratnya tanda bukti sah bahwa koresponden telah membayar biaya kirim dengan sejumlah harga yang ditetapkan.
Sistem perangko ini mulai diterapkan secara meluas hingga keluar benua Eropa. Instansi pos setiap negara lantas mendesain berbagai macam perangko. Akhirnya perangko menjadi resprensentatif sebuah negara, dengan gambar-gambar yang mewakili ikon negara tersebut.
Kegiatan pengarsipan yang awalnya sebagai bentuk dokumentasi resmi yang dikerjakan oleh petugas pos saja. Lama kelamaan orang awam pun mulai menyukai mengoleksi perangko dan benda-benda pos lainnya.
Bagaimana dengan di Indonesia? Filateli pertama kali dikenalkan di Indonesia pada zaman penjajahan Belanda, di mana orang Belanda memperkenalkan hobby ini kepada penduduk pribumi. Asal tahu saja pada masa itu Belanda juga membangun kantor pos di Indonesia.
Berburu Prangko Tua
Segala sesuatu yang berbau kuno atau antik mengindikasikan usia yang lama atau telah lewat. Barang atau benda kuno tentu juga menunjukkan bahwa barang atau benda itu sudah tidak diproduksi atau dibuat lagi pada masa kini. Ketika suatu barang atau benda masih terus diproduksi, maka sebenarnya tidak bisa dikatakan kuno atau klasik.
Begitu juga dengan suatu barang yang mengalami modifikasi dan penyempurnaan, tentu belum bisa dikategorikan sebagai benda kuno. Bisa saja suatu barang yang telah berumur lama, namun karena masih diproduksi hingga kini dengan berbagai modifikasi atau penyempurnaan, tentunya kurang atau kalah nilai antiknya bila dibandingkan dengan benda yang sudah tidak diproduksi lagi.
Perangko tua, misalnya, menunjukkan bahwa jenis perangko itu sudah tidak diproduksi lagi pada saat ini. Beberapa contoh perangko lama, misalnya perangko bergambar Bung Karno, perangko yang muncul saat perang kemerdekaan, maupun perangko-perangko lain yang diproduksi pada saat-saat awal munculnya perangko. Begitu juga dengan perangko bergambar Pak Harto, karena saat ini sudah tidak diproduksi lagi tentunya juga dapat dikelompokkan sebagai perangko tua. Hanya saja, nilai kekunoan atau keantikannya masih kalah dengan perangko bergambar Bung Karno.
Tingkat Kesulitan
Begitu juga dari segi umur, benda atau barang dikatakan kuno karena umurnya yang lama, atau setidaknya telah melewati satu generasi. Mobil antik buatan tahun 1920, misalnya tentu lebih bernilai dibandingkan mobil kuno buatan sekitar tahun 1960. Begitu juga dengan perangko kuno yang dibuat pada awal munculnya perangko sebagai simbol atau alat pengganti biaya pengiriman surat, tentu jauh sangat berharga dibandingkan yang muncul setelahnya.
Salah satu daya tarik berburu perangko lama adalah tingkat kesulitannya. Perangko-perangko tema tertentu, seperti berhubungan dengan revolusi kemerdekaan Indonesia tentu sangat bernilai dibandingkan yang tanpa momentum.
Begitu juga berburu perangko kuno dari berbagai negara lain di seluruh dunia tentu merupakan tantangan yang tidak ringan. Asyiknya perburuan, tingkat kesulitan yang tinggi, apalagi kalau jumlah barangnya juga sedikit tentu akan makin menambah tinggi nilai perangko tersebut.
Filateli bagi pemula
Hobi ini terbuka bagi siapa saja, apa lagi sekarang ini filateli mulai berkurang peminatnya seiring kemajuan teknologi IT yang mengakibatkan tersisihnya eksistensi layanan kantor pos.
Maka dari itu secara tak langsung jika Anda menggemari filateli, turut membantu eksistensi kantor pos, karena kantor pos merupakan institusi resmi yang menerbitkan berbagai macam perangko, dan filatelis merupakan salah satu konsumen loyal dari benda-benda pos itu.
Bagi kolektor pemula benda pos, ada sedikit tips yang bisa diterapkan. Pertama bangunlah tema koleksi secara tematis, yakni mencari mengumpulkan koleksi perangko secara segmented dulu. Misalnya mengumpulkan perangko tema flora Indonesia, misalnya perangko gambar tumbuhan langka Indonesia, yakni bunga bangkai, anggrek hitam, bunga wijaya kusuma dan sejenisnya. Perangko-perangko itu kumpulkan dalam satu album.
Setelah sekiranya cukup lengkap, cari tema lainnya, misalnya perangko serial dekade 70an , dekade 80 an yang notabene bertema pembangunan nasional era Soeharto.
Usahakan setiap berburu perangko minimal bisa mendapatkan dua tiga lembar. Maksudnya adalah satu lembar dikoleksi, sedangkan sisanya bisa dijual lagi kelak. Dengan kata lain sebagai barang investasi, sebab perangko juga menjadi komoditas investasi, yang tiap tahun harganya naik.
Tips Mencari Perangko
Jika orang yang sudah tergila-gila dengan filateli, mereka tak pernah capek menambah koleksi perangko-perangkonya. Setiap ada waktu senggang mereka berburu di berbagai tempat dan kesempatan. Justru letak seni filateli ada pada proses searching target buruannya. Bahkan ada penggila filateli yang rela menyisihkan dananya untuk memburu incarannya sampai terbang ke luar negeri segala.
Bagi filateli pemula ada banyak tempat dan cara menambah koleksi perangko Anda. Berikut ini merupakan tips ringkas bagaimana mencari koleksi perangko yang Anda incar.
- Barter dari kolektor
Salah satu cara berburu benda pos tanpa perlu mengeluarkan dana banyak adalah dengan barter koleksi. Cara ini dilakukan jika kedua kolektor sedangn tak punya dana untuk membeli koleksi baru. Mereka saling barter koleksi tentu dengan nilai koleksi yang sama. Atau dengan sistem 1 : 2. Satu koleksi berharga bisa ditukar dengan dua koleksi lain yang nilainya di bawahnya.
Sistem itu lumrah dilakukan, ketika para penggemar filateli berkumpul atau ketika sedang ada pertemuan rutin. Pasti pada kesempatan itu terjadi transaksi antar penggemar benda pos kuno. Maka dari itu penggemar filateli pemula disarankan ikut bergabung pada komunitas-komunitas filateli. Atau ikut milis komunitas ini di internet, melalui internet Anda bisa selalu update informasi mengenai segala benda pos. Ada banyak manfaatnya kalau mau bergabung dengan komunitas.
- Berburu di pasar loak
Pasar loak merupakan salah satu tempat ideal untuk mencari perangko-perangko tua. Di sana ada kios yang khusus menjual benda-benda pos dari berbagai masa dan negara. Kalau ada waktu luang, tak ada salahnya Anda menyisiri lorong-lorong pasar loak. Siapa tahu Anda menemukan benda yang Anda cari. Jangan kewatir tentang harganya. Pasar barang bekas ini konsumen tak diharamkan untuk menawar harga. Pembeli bisa menawar harga hingga mencapai harga yang disetujui.
- Beli lelang
Beli melalui lelang adalah alternatif yang bisa diambil jika Anda memiliki sejumlah dana besar untuk membawa pulang perangko tua. Disarankan jika memang mempunyai dana cukup, sebaiknya carilah perangko yang benar-benar langka, dan memiliki nilai investasi bagus.
Agenda lelang biasanya diselenggarakan oleh komunitas filateli. Sistemnya adalah menawarkan koleksi langka kepada publik, dengan mencari konsumen yang berani membayar harga paling tinggi. Sebelum Anda memutuskan ikut lelang, sebaiknya pelajari dulu target yang mau dibeli, tanya kepada penggemar senior, atau baca literaturnya via internet, pelajari nilai sejarahnya, tahun terbit dan negara asal.
Demikianlah sekilas tentang dunia filateli dan cara berburu perangko kuno, semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca.

