logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Olah Raga    Air    Renang

Peraturan Olahraga Renang


label:455,341]peraturan-olahraga-renang.jpg[/label]Ilustrasi peraturan olahraga renang

Sejarah Singkat Olahraga Renang

Renang awalnya merupakan salah satu dari tujuh ketangkasan yang dimiliki oleh para kesatria dalam Abad Pertengahan, termasuk berenang dengan memakai baju zirah.

Akan tetapi, sejak renang dilakukan dalam keadaan tanpa pakaian, ia menjadi kurang populer karena masyarakat menjadi semakin konservatif, dan ia telah ditentang oleh gereja pada akhir abad pertengahan. Sebagai contoh, pada abad ke 16, pengadilan Jerman mencatatkan dalam Vechta larangan tempat renang umum tanpa busana bagi anak-anak.

Leonardo da Vinci membuat sketsa awal tentang pelampung. Pada tahun 1538 Nicolas Wynman, Profesor bahasa berkebangsaan Jerman, menulis pertama kali buku renang “Colymbetes”. Tujuannya bukan untuk olah raga, tapi lebih untuk mengurangi bahaya tenggelam.

Pada tahun 1603 organisasi renang pertama dibentuk di Jepang. Kaisar Go-Yozei dari Jepang menyatakan bahwa murid sekolah harus dapat berenang. Pada tahun 1696, penulis Perancis Thevenot menulis “Seni Berenang”, menjelaskan bahwa gaya dada sangat mirip dengan gaya dada modern.

Pada tahun 1708, kelompok penyelamat pertama yang dikenal “Asosiasi Chinkiang untuk Menyelamatkan Hidup” dibentuk di Cina. Pada tahun 1796 klub renang (yang masih ada) telah ditemukan di Upsala, Swedia. Benjamin Franklin diakui sebagai pencipta sirip karet renang pada usia sepuluh, tahun 1716.

Pada tahun 1974 Kanonikus Oronzio de Bernardi of Italy menulis dua volume buku tentang renang, termasuk latihan mengambang sebagai prasyarat untuk belajar renang.

Pada tahun 1798 Guts Muts menulis buku lain “Kleines Lehrbuch der Schwimmkunst zum Selbstunterricht” (Buku pelajaran kecil tentang seni renang untuk belajar sendiri), merekomendasikan penggunaan alat “pancing” untuk membantu dalam belajar berenang.

Kelompok penyelamat lainnya didirikan tahun 1767 (1768?) di Amsterdam oleh orang Belanda, 1772 di Kopenhagen, dan tahun 1774 oleh Inggris Raya. Pada tahun 1768 kelompok kemanusiaan dibentuk di Amerika Serikat.

The Haloren, kelompok pembuat garam di Halle, Jerman, sangat mahir berenang melalui pemberian contoh yang baik pada yang lainnya dengan cara mengajar anak-anak mereka berenang pada usia yang masih sangat muda.

Era Olimpiade Modern

Pertandingan Olimpiade dilangsungkan pada tahun 1896 di Athena. Kompetisi khusus kaum pria (lihat juga renang pada olimpiade musim panas 1896). Enam pertandingan telah direncanakan, namun hanya empat yang betul-betul diselenggarakan: 100 m, 500 m, dan 1200 m gaya bebas dan 100 m untuk pelaut. Medali emas pertama dimenangkan oleh Alfred Hajos dari Hungaria dengan catatan waktu 1:22.20 untuk 100 m gaya bebas.

Hajos juga memenangkan pertandingan 1200 m, dan tidak mampu memenangkannya pada 500 m, dimana dimenangkan oleh Paul Neumann dari Australia.

Kompetisi renang lainnya dari 100 m untuk para pelaut termasuk tiga pelaut Yunani di Teluk Zea dekat Piraeus, dimulai dengan perahu dayung. Pemenangnya adalah Ioannis Malokinis dengan catatan waktu dua menit dan 20 detik. Perlombaan 1500 m juga diadakan.

Pada tahun 1897 Kapten Henry Sheffield membuat kaleng penyelamat atau silinder penyelamat, yang sekarang dikenal sebagai alat bantu penyelamat di Baywatch. Bagian ujungnya membuatnya meluncur lebih cepat dipermukaan air, meskipun itu dapat menyebabkan cidera.

Pertandingan Olimpiade kedua dilaksanakan di Paris tahun 1900 menampilkan 200 m, 1000 m, dan 4000 m gaya bebas, 200 m gaya punggung, dan 200 m perlombaan beregu (lihat juga Renang pada Olimpiade musim panas tahun 1900).

Ada dua tambahan pertandingan renang yang tidak biasa (meskipun cukup umum pada waktu itu), hambatan pelaksanaan renang di sungai Seine (berenang bersama arus), dan perlombaan renang didalam air.

4000 m gaya apa saja dimenangkan oleh John Arthur Jarvis dengan catatan waktu dibawah satu jam, perlombangan renang Olimpiade terpanjang yang pernah diadakan.

Gaya punggung juga diperkenalkan pada pertandingan Olimpiade di Paris, demikian juga halnya dengan polo air. Klub Renang Osborne dari Manchester mengalahkan team klub dari Belgia, Perancis dan Jerman dengan sangat mudah.

Gaya Trudgen dikembangkan oleh guru renang dan perenang Australia keturunan Inggris bernama Richard (Fred, Frederick) Cabill. Seperti Trudgen, dia memperhatikan penduduk asli dari kepulauan Solomon, menggunakan gaya bebas.

Namun berbeda dengan Trudgen, dia melihat tendangan mengibas, dan mempelajarinya dengan seksama. Dia menggunakan sentakan mengibas yang baru ini dari pada gaya dada atau tendangan menggunting dari Trudgen.

Dia menggunakan gerakan ini pada tahun 1902 di Kejuaraan Internasional di Inggris untuk menciptakan rekor dunia yang baru dengan berenang di luar gaya yang dilakukan oleh semua perenang Trudgen pada 100 yard dengan catatan waktu 0:58.4 (beberapa sumber mengatakan bahwa itu adalah anaknya dalam catatan waktu 0:58.8). dia mengajarkan gaya ini kepada keenam anaknya, masing-masing nantinya menjadi perenang kejuaraan.

Teknik menjadi dikenal sebagai gaya bebas Australia hingga tahun 1950, ketika ia diperpendek menjadi gaya bebas saja, secara teknik dikenal sebagai front crawl. Olimpiade tahun 1904 di St. Louis meliputi perlombaan 50 yard, 100 yard, 220 yard, 440 yard, 880 yard dan satu mil gaya bebas, 100 yard gaya punggung dan 440 yard gaya dada, dan 4*50 yard gaya bebas beranting (lihat juga renang olimpiade musim panas tahun 1904).

Pada tahun 1907 perenang Annette Kellerman dari Australia mengunjungi Amerika Serikat sebagai “penari balet dalam air”, versi lain dari penyelarasan renang, menyelam kedalam tangki gelas. Dia ditangkap karena mempertontonkan hal yang tidak sopan, dimana baju renangnya menampakkan lengan, kaki dan leher.

Kellerman merubah baju renangnya menjadi berlengan panjang, celana yang lebih panjang, serta kerah, namun tetap mempertahankan pakaian ketatnya yang menampakkan bentuk tubuh di bawahnya.

Olahraga renang merupakan salah satu olahraga yang dilakukan di air. Renang biasanya diperlombakan dalam even-even olahraga seperti Asean Games, Sea Games, Olympiade, dll.

Dalam perlombaan tersebut terdapat peraturan-peraturan olahraga renang yang harus dipatuhi oleh perenang, misalnya gaya renang yang digunakan, jarak yang harus ditempuh selama perlombaan, dan lain sebagainya.

Peralatan Renang yang Dibutuhkan dalam Perlombaan

Dalam melakukan perlombaan renang, ada beberapa macam fasilitas dan peralatan yang diperlukan. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kolam renang
  2. Lintasan renang
  3. Pengukur waktu
  4. Balok start, yaitu tempat untuk memulai start dalam lomba.

Peraturan Olahraga Renang

Olahraga renang dapat dilakukan dengan beberapa macam gaya renang, yaitu gaya bebas, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung. Pada masing-masing gaya tersebut terdapat peraturan olahraga renang yang harus diperhatikan, yaitu:

Pada perlombaan renang dengan gaya bebas, gaya kupu-kupu, dan gaya dada, perenang memulai lomba dengan  mengambil posisi di atas balok start. Posisinya adalah badan dibungkukkan dan lutut agak ditekuk.

Untuk gaya punggung, perlombaan dimulai dengan mengambil posisi di dalam air. Posisi badan menghadap ke arah dinding kolam, sementara kedua tangan memegang pegangan besi yang terdapat pada balok start.

Wasit yang bertugas untuk memulai start memanggil para perenang dengan menggunakan peluit panjang. Ini berarti para perenang harus naik ke atas balok start dan pertandingan siap untuk dimulai.

Start akan dinyatakan tidak sah apabila salah seorang perenang meloncat ke dalam kolam mendahului aba-aba yang diberikan wasit, dan start akan diulang kembali.

Jika wasit membunyikan tembakan dari pistol, maka itu berarti perlombaan telah dimulai.

Untuk pakaian renang, terdapat daftar merk serta tipe pakaian renang yang diijinkan digunakan dalam perlombaan atas kesepakatan FRI (Federasi Renang Internasional). Pakaian yang diperbolehkan adalah topi dan kaca mata renang dan tidak diijinkan untuk menggunakan pakaian renang atau alat yang dapat mempengaruhi kecepatan renang.

Dalam perlombaan renang terdapat nomor-nomor perlombaan yang dibedakan berdasarkan jarak tempuh, empat buah gaya renang, serta nomor renang berdasarkan jenis kelamin.

Peraturan Olahraga Renang Gaya Bebas

  1. Seorang perenang yang berenang sendirian harus menyelesaikan seluruh jarak renangnya untuk mendapatkan kualifikasi.
  2. Harus memasuki garis finish pada lintasan yang sama pada saat dia melakukan start.
  3. Saat tanding, pada waktu berbalik hendaklah melakukan sentuhan fisik dengan ujung kolam atau lintasan. Pembalikan harus dilakukan dari dinding tidak dari dasar kolam.
  4. Berdiri didasar kolam sewaktu bagian renang gaya bebas dari nomor pertandingan gaya ganti, tidak akan menyebabkan pelombaterkena diskualifikasi, tetapi hendaknya ia tidak berjalan.
  5. Mengganggu perenang lain dengan menyeberang ke lintasan lain atau mengganggu dengan cara lain, akan menyebabkan perenang tersebut didiskualifikasi.
  6. Tidak diperkenankan menggunakan/memakai sesuatu alat yang dapat menyokong kecepatannya, daya apung, atau daya tahannya sewaktu berlomba.
Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mempelajari Teknik Olahraga Renang Gaya Punggung
  • Beragam Gaya-gaya Renang
  • Mengenal Renang Gaya Bebas
  • Cara-Cara Renang dan Manfaatnya
  • Apa Saja Persiapan Sebelum Renang
  • Mengetahui Dasar Teknik Olahraga Renang
  • Mengenal Renang Gaya Punggung
  • Manfaat Olah Raga Renang
  • Tips Cara Membuat Kolam Renang
  • Tips Memilih Kolam Renang Untuk Keluarga
  • Manfaat Olahraga Renang Untuk Anak
  • Memilih Perlengkapan Renang Anak
  • Kliping Olahraga Renang - Manfaat Renang
  • Menguak Manfaat Olahraga Renang bagi Kesehatan
  • Kiat Memilih Guru Renang Yang Baik
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA