logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support
Beranda

Bayi Susah Bab

Oleh: AnneAhira.com Content Team
 

Anda tidak perlu heran jika bayi susah BAB atau istilah lainnya konstipasi. Ini memang bisa saja terjadi pada bayi. Bayi akan buang air besar dengan sukar, feces keras, sangat sulit dan sakit sewaktu keluar.

Yang perlu diketahui bahwa bayi susah BAB tidak berhubungan dengan jumlah berapa kali bayi buang air besar dalam sehari. Buang air besar sekali setiap 2 - 3 hari sekali dengan feces yang tidak keras atau lunak, bukan termasuk konstipasi.

Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi. Bisa 4 - 10 kali sehari. Atau bisa . juga sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari. Bila bayi minum ASI, BAB-nya bisa 12-15 kali dalam sehari. Bahkan, kadang sambil menyusu pun ia BAB, karena enzim pencernaannya belum bekerja baik, gerakan peristaltik ususnya bekerja terus dan lebih hebat, hingga waktu menyusu dia langsung BAB otomatis saja.

Semakin berjalannya waktu, enzimnya semakin sempurna, ASI-nya makin bisa ditahan untuk diserap dulu dan sisanya baru dibuang. Dari hari ke hari, bayi dengan ASI eksklusif akan semakin jarang BAB, bisa 3 - 7 hari sekali, dan tidak termasuk kategori bayi susah BAB. Dengan demikian, yang paling penting adalah memerhatikan konsistensi BABnya.

Kesulitan buang air besar jarang terjadi pada bayi yang diberikan ASI (air susu ibu) eksklusif. Bayi susah BAB biasanya bermula ketika mulai meminum susu formula atau mulai diberikan makanan pendamping, yang mengakibatkan konsistensi dari feces akan berubah dan dapat menjadi konstipasi.

Berikut beberapa penyebab bayi susah BAB :

  • Masalah perubahan makanan, biasanya sewaktu bayi mulai diperkenalkan makanan padat.
  • Kekurangan cairan dan serat dalam makanan.
  • Pembuatan susu formula dengan konsentrasi terlalu kental.


Untuk mengatasi masalah bayi susah BAB, Anda bisa melakukan saran berikut :

  • Berikan bayi Anda lebih banyak cairan seperti air putih, susu atau setelah usia 4 bulan dapat diberikan jus buah yang diencerkan.
  • Bantulah bayi Anda dengan melakukan olahraga kecil, dengan cara menekuk lutut bayi kearah perutnya secara lembut beberapa kali, yang akan membantu untuk mengeluarkan BAB (buang air besar).
  • Mandikan dengan air hangat.
  • Oleskan baby oil di daerah sekitar anus bayi.
  • Setelah bayi mulai makan padat, berikanlah lebih banyak makanan yang berserat dari buah dan sayuran.


Anda perlu berkonsultasi ke dokter terkait bayi susah BAB apabila:

  • Tidak ada perubahan ketika sudah mengubah pola makan
  • Bayi atau anak tampak sangat kesakitan,
  • Keluar darah di feses (tinja)
  • Terjadi robekan di daerah anus karena tekanan yang kuat.
Beri rating untuk artikel di atas
Tolong SHARE
halaman ini

facebook

Twitter

Linkedin
Google +1
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
MENU TOPIK
Perawatan Bayi
  • Tips Mengatasi Masalah Biang Keringat Bayi
  • Pemberian Kebutuhan Gizi Bayi
  • Resep Makanan Bayi
  • Standar Kebutuhan Gizi Bayi
  • Petunjuk Perkembangan Bayi
  • Proses Melahirkan Bayi
  • Tips Merawat Bayi Dengan Benar
  • Tips Memandikan Bayi Yang Tepat
  • Hal Yang Perlu Di Perhatikan Dengan Bayi Tidur Tengkurep
Artikel Terkait
  • Pertumbuhan Berat Badan Bayi Ideal
  • Perkembangan Fisik Balita
  • Nama Bayi
  • Tips Untuk Membantu Perkembangan Bayi
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA