Cari Artikel:  
Beranda
  Tips, Manual & 'How-to' Artikel (GRATIS) dari Anne Ahira untuk Indonesia...  
MENU TOPIK
Perawatan Bayi
  • Petunjuk Perkembangan Bayi
  • Penyebab Bayi Diare
  • Proses Melahirkan Bayi
  • Memilih Makanan Bayi
  • Hal Yang Perlu Di Perhatikan Dengan Bayi Tidur Tengkurep
  • Resep Makanan Bayi
  • Bayi Cegukan
  • Pemberian Kebutuhan Gizi Bayi
  • Waspada Terhadap Bayi Kuning

Standar Kebutuhan Gizi Bayi

Oleh: AnneAhira.com Content Team
  ( 2 )

Email       Print       Facebook     Twitter
Artikel Terkait
  • Pertumbuhan Berat Badan Bayi Ideal
  • Nama Bayi
  • Menghadapi Bayi Pilek
  • Bayi Susah Bab

ASI merupakan gizi bayi terbaik, sumber makanan utama dan paling sempurna bagi bayi usia 0-6 bulan. ASI eksklusif menurut WHO (World Health Organization) adalah pemberian ASI saja tanpa tambahan cairan lain baik susu formula, air putih, air jeruk, ataupun makanan tambahan lain.

Sebelum mencapai usia 6 bulan sistem pencernaan bayi belum mampu berfungsi dengan sempurna, sehingga ia belum mampu mencerna makanan selain ASI.

Setelah masa ini, bayi mesti dikenalkan dengan makanan pendamping ASI. Contohnya bubur susu, bubur saring, dan nasi tim. Mulai usia ini kapasitas pencernaan, enzim pencernaan, dan kemampuan metabolisme bayi sudah siap untuk menerima makanan lain selain ASI.

Kebutuhan gizi bayi tidak tercukupi dari ASI saja. Sekitar 70% kebutuhan gizi bayi tercukupi dari ASI dan 30% dari makanan pendamping ASI.

Agar bayi memiliki memori yang memudahkan dia mengonsumsi aneka bahan makanan bergizi, maka perlu dikenalkan tekstur dan rasa sejak dini. Kesulitan pemberian makan akan jarang terjadi karena anak sudah terbiasa dengan beragam bahan makanan sejak dini, sehingga gizi bayi tidak terpenuhi.

Pendisiplinan pemberian makan secara teratur juga membentuk kebiasaan yang baik Disiplin ini penting untuk pertumbuhan fisik dan pembentukan pola hidupnya kelak.

Adapun standar kebutuhan gizi bayi adalah sebagai berikut :

  • Kalori: 100-120 per kilogram berat badan.
    Bila berat badan bayi 8 kilogram maka kebutuhannya: 8 x 100 /120 = 800/960 kkal
  • Protein: 1,5-2 gram per kilogram berat badan
    Bila berat badan bayi 8 kilogram maka kebutuhannya 8 x 1,5/2 = 12/16 : 4 = 3/4 gram
  • Karbohidrat: 50-60 persen dari total kebutuhan kalori sehari
    Bila kebutuhan kalori sehari 800 kkal, maka 50%-nya = 400 : 4 = 100 gram
  • Lemak: 20 persen dari total kalori
    Bila kebutuhan kalori sehari 800 kkal, maka 20%-nya = 160 : 40 = 40 gram

Oh ya, mengingat tubuh bayi rentan terhadap penyakit dan untuk memenuhi gizi bayi, maka setiap kali mengolah makanan, lakukan hal-hal berikut:

  • Cuci semua bahan makanan seperti buah dan sayur sampai bersih.
  • Gunakan peralatan makan dan minum yang steril, yakni dicuci bersih di air mengalir dan direndam di air mendidih atau dimasukkan ke dalam alat steril selama 5 menit.
  • Pastikan tangan sudah dicuci bersih. Gunakan sendok yang berbeda ketika Anda ingin mencicipinya. Hal ini untuk menghindari perpindahan virus atau kuman yang mungkin ada di mulut Anda ke mulut bayi.
  • Cuci peralatan makan bayi setiap kali selesai dipakai. Buang sisa makanannya karena enzim yang berasal dari ludah bayi akan mulai "mencerna" makanan itu, mengubahnya menjadi berair, dan cepat busuk.

Berikan rating untuk artikel di atas :
 

Nama:
Email:
Komentar:
 
Catatan :
Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator


Anne Ahira - Asian Brain on Facebook

Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA
Telepon: (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax: (022) 5947-999