logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Komputer & Teknologi    Komputer    Service Komputer

Perawatan Monitor dan Membersihkannya dengan Tepat


Ilustrasi penyebab serviks

Di Indonesia, kanker serviks merupakan penyakit nomor dua yang paling banyak merenggut nyawa wanita. Konon, hal ini terjadi karena wanita tidak mengetahui secara jelas tentang apa, mengapa, dan bagaimana kanker serviks itu.

Sungguh sangat disesalkan, di tengah zaman yang begitu canggih, informasi yang begitu penting dan menyangkut nyawa manusia bisa tidak terpropagandakan dengan baik. Supaya korban kanker serviks tidak semakin bertambah, ada baiknya kita mengenalnya mulai dari sekarang. Salah satunya dengan membaca uraian berikut ini.

Pengertian Kanker Serviks

Serviks merupakan sebutan untuk bagian leher rahim manusia. Itu sebabnya, di Indonesia serviks banyak disebut leher rahim. Serviks terletak di bagian antara vagina dan rahim (uterus). Jadi, serviks berfungsi sebagai tempat lalu lintas (jalan) dari vagina menuju rahim. Misalnya saja tempat melintasnya darah haid; sperma; ataupun juga jalan lahir bayi saat ke luar dari rahim ibunya.

Kanker serviks adalah kanker yang terbentuk di dalam jaringan sel serviks. Sel kanker terjadi bisa karena tumbuh sendiri akibat adanya mutasi ataupun juga bisa merupakan hasil invasi (penyebaran) dari sel atau jaringan atau organ tubuh lain yang menderita kanker.

Penyebab Kanker Serviks

Seperti halnya kanker-kanker yang lain, penyebab serviks juga tidak diketahui dengan pasti. Hal ini karena sel-sel kanker berkembang begitu saja menjadi sel yang tidak terkontrol.
Meskipun begitu, di sini bisa disebutkan beberapa faktor yang menjadi pemicunya.

Misalnya, hubungan seksual di usia yang muda; Human Papilloma Virus (HPV); hubungan seksual yang tidak aman; hubungan seksual yang berganti-ganti pasangan; sistem imun yang lemah; serta faktor ekonomi.

Kanker serviks adalah kanker leher rahim, kanker serviks juga terbentuk sangat pelan-pelan setelah itu kanker serviks berubah yang tadinya normal menjadi sel pra kanker dan lama-lama bisa menjadi sel kanker perubahan ini disebut dengan displasia.

Pada otonomi wanita, serviks adalah bagian bawah rahim wanita dan pada otonomi rahim wanita ini memiliki dua bagian yang terdiri dari bagian atas dan bagian bawah. Bagian atas disebut dengan tubuh rahim yang dimana bayi itu tumbuh. Sedangkan bagian bawah adalah bagian rahim ke vagina. 

Kanker jenis ini terjadi karena sel yang menutupi permukaan, sel ini awalnya dari kelenjar campuran seperti limfoma, sarkoma, dan melanoma yang terjadi pada tubuh lainnya. Banyak wanita yang mengidap Kanker serviks yang cukup besar di Indonesia.

Apalagi bagi wanita yang usianya lanjut dan mengidap kanker serviks ini biasanya susah untuk diobati, apabila penyakit ini ditangani secara dini kemungkinan lebih mudah diatasinya dan harapan hidupnya cukup besar.

Kanker serviks ini juga beresiko baik laki-laki atau perempuan yang selalu aktif dengan hubungan seksual karena bisa terjadi penyakit HPV (Human Papilloma Virus). Karena penyakit ini mudah menular pada para pasangan intimnya. Apalagi wanita yang selalu berganti-gati pasangan sangat beresiko terkena penyakit Kanker serviks ini.

Virus ini terjadi pada kalangan remaja pada usia 20-18 tahun, virus ini juga berkembang kearah kanker serviks tinggi rendahnya resiko yang di derita yang disebabkannya. Awal dari penyebaran kanker ini berkembang pada mulut rahim yang terletak di bawah rahim.

Ada juga beberapa faktor yang menyebabkan kanker serviks ini seperti:

  • Merokok
  • seksual
  • menikah di usia muda
  • kehamilan yang sering

Penyakit serviks ini pertama-tama tidak menimbulkan gejala apapun karena tidak dapat dirasakan. Apabila penyakit ini memasuki tahap yang lebih kronis maka akan menimbulkan gejala pendarahan, keputihan, dan tidak bisa buang air kecil.

Gejala Kanker Serviks

Di awal terbentuknya bakal sel kanker, tidak ada gejala yang jelas yang dapat dirasakan oleh calon penderita kanker. Akan tetapi, bukan berarti tidak ada gejala sama sekali. Gejala ini oleh sebagian calon penderita lebih disebut sebagai kelainan biasa.

Warna vagina yang berubah pucat, merah muda, dan kecokelatan; adanya pendarahan; serta adanya bau yang tidak sedap dari vagina.Siklus menstruasi yang berat dan lama.Pendarahan pascamenopause.Gejala-gejala kanker serviks pada stadium lanjut biasanya berupa hilang selera makan; turun berat badan drastis; sakit otot; sakit panggul; sakit punggung; sakit kaki; pembengkakan kelenjar getah bening di kaki; pendarahan berat dari vagina; kebocoran urin atau feses di vagina; dan kerusakan tulang.

Pap Smears

Proses kanker serviks hingga stadium lanjut berlangsung cukup lama. Semuanya dimulai dari adanya sel prekanker yang disebut dysplasia. Sel prekanker ini sebenarnya bisa terdeteksi oleh suatu metode yang disebut Pap Smears.

Pap smears sendiri merupakan suatu metode pengecekan sel prekanker yang ada di serviks wanita. Tes ini dilakukan dengan cara memasukkan suatu alat ke dalam vagina untuk mengambil sampel sel serviks. Setelah itu, sel yang diambil diteliti di laboratorium.

Pemeriksaan pap Smears ini dilakukan bagi wanita yang sudah menikah ataupun yang berhubungan seksual. Pap Smears ini juga bisa di lakukan kapan saja terkecuali pada saat haid. Kegunaan pap smears ini digunakan untuk menditek kanker yang di sebabkan oleh HPV.

Wanita yang sering melakukan hubungan seksual dianjurkan setahun sekali untuk menjalani pap smears agar tidak terjangkit penyakit kanker serviks tersebut.

Para ahli kanker mengatakan bahwa sel prekanker yang terdeteksi oleh pap smears bisa disembuhkan 100%. Ini berarti, dengan tes pap smears, wanita yang sudah memiliki sel prekanker di serviksnya tidak akan menderita kanker serviks.

Tentu saja, asalkan semuanya dilakukan sedini mungkin. Itu sebabnya, di Amerika dan negara-negara Eropa, tes pap smear wajib dilakukan semua wanita setahun sekali.

Faktor Risiko Kanker Serviks

Faktor-faktor yang bisa memperbesar kemungkinan terbentuknya sel-sel kanker di antaranya adalah Human Papilloma Virus (HVP), yaitu virus yang penyebarannya melalui hubungan seksual; merokok; melakukan hubungan seksual yang berganti-ganti dan tidak aman; infeksi virus HIV; sejarah keluarga yang pernah menderita kanker serviks; dan pengaruh obat tertentu (misalnya, Diethylstilbestrol = DES, yaitu obat yang dikonsumsi para wanita di tahun 1960-an untuk menghindari keguguran saat hamil).

Apabila Anda ingin terhindar dari penyakit tersebut, hindarilah faktor berikut yang beresiko bagi Anda sebisa mungkin, agar gaya hidup Anda sehat dan rajinlah berolahraga dan makan-makanan yang sehat.

Pengobatan Kanker Serviks

Pengobatan kanker serviks biasanya dilakukan dengan cara operasi bedah (penghilangan sel-sel kanker); histerektomi (pengangkatan rahim); radiasi (terapi sinar); dan kemoterapi (terapi kimia dengan menggunakan obat-obatan). Dan ada juga pengobatan secara tradisional yang telah terbukti menyembuhkan kanker serviks ini.

Obat tradisional tersebut diolah secara modern yang terbuat dari kulit manggis.Kulit manggis ini mampu menyembuhkan si penderita kanker.

Pencegahan Kanker Serviks

Pencegahan kanker serviks bisa dilakukan dengan cara pemberian vaksin kanker; melakukan hubungan seks yang aman; melakukan tespap smears secara rutin (setahun sekali); dan menghindari faktor-faktor pemicu kanker yang disebut sebagai karsinogenik (misalnya, asap rokok, zat-zat kimia, radiasi sinar tertentu, virus, dan lain-lain).

Kanker serviks ini muncul pada wanita yang usianya 40-50 tahun, tetapi bisa juga pada perempuat yang muda juga. Dalam pencegahan kanker ini ada pemberian vaksin HPV. Vaksin ini bisa membantu dan memberikan perlindungan pada kanker serviks tersebut.

Vaksinasi ini sangat berpengaruh untuk kesembuhan penderita serviks pada kaum perempuan, untuk pencegahannya lebih lanjut Anda bisa menghubungi dokter dan melakukan vaksinasi sebagai pencehgahan kanker tersebut

Nah, setelah Anda membaca uraian di atas, siapkah Anda untuk mengkampanyekan peduli pencegahan kanker serviks?
Tak perlu repot-repot! Anda hanya tinggal menyebarkan informasi mengenai kanker serviks. Salah satunya yang bersumber dari uraian di atas.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Mengetahui Cara Format Komputer
  • Mengatasi Masalah Komputer Sering Restart
  • Acer Support: SuperCare Extended Warranty
  • Belajar troubleshooting komputer
  • Cara Memperbaiki Monitor Sendiri
  • Mengatasi Masalah Komputer Tanpa Masalah
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA