logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Sejarah

Tipisnya Perbedaan Kebudayaan dan Peradaban


Ilustrasi perbedaan kebudayaan dan peradaban

Manusa, kebudayaan, peradaban, merupakan satu kesatuan dan saling terkait satu sama lainnya. Manusia sebagai pelaku dari suatu peradaban tertentu, dengan segala daya, cipta dan upaya membentuk satu kebudayaan. Kebudayaan yang terwujud dari suatu masa tertentu kemudian membentuk peradaban. Inilah perbedaan antara kebudayaan dan peradaban. Namun diantara kebudayaan dan peradaban itu sendiri, dikelola dan dikendalikan oleh manusia sebagai pelaku, sebagai subjek dan memegang kendali pada setiap daya cipta yang membentuk kebudayaan tersebut. 

Masalah perbedaan dan peradaban menarik untuk dibahas karena tidak jarang, orang seringkali menyamakan antara kebudayaan dan peradaban ini. Memang benar bahwa antara manusia dan kebudayaan tidak bisa dilepaskan karena kebudayaan bisa menceritakan sejarah manusia, kebudayaan bisa menceritakan peradaban manusia dari zaman megalitikum sampai zaman postmodern seperti sekarang ini. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai perbedaan kebudayaan dan peradaban. Tapi bahwa secara definisi antara kebudayaan dan peradaban itu tidaklah sama, sekalipun objeknya sama. 

Perbedaan Kebudayaan Dan Peradaban

Untuk menjelaskan perbedaan antara kebudayaan dan peradaban, mau tidak mau harus dibahas masing-masing pengertian ini. Coba kita telisik dari asal katanya sendiri. Asal kata kebudayaan atau budaya diadaptasi dari bahasa sansakerta, yaitu buddhayah. Budaya sendiri adalah bentuk jamak dari kata tunggal Buddhi yang berarti akal. Jadi kebudayaan adalah istilah yang berkaitan dengan akal dan budi manusia yang menyangkut perilaku dan hasil cipta karya manusia itu sendiri. Kebudayaan merupakan hasil cipta manusia pada jamannya baik yang berbentuk hasil karya nyata yang bisa dilihat maupun tatanan dan konsep yang secara kasat mata tidak bisa dilihat. Keduanya ini termasuk ke dalam kebudayaan. Dari pengertian ini ada dua hal penting pada setiap kebudayaan yaitu antara manusia sebagai pencipta dan pelaku, serta hasil ciptaannya yang kemudian dikenal sebagai kebudayaan baik yang kasat mata maupun tidak kasat mata. Pengertian kebudayaan seperti inilah yang akan membedakan dengan peradaban. Pada titik inilah sebenarnya perbedaaan antara kebudayaan dan peradaban.

Sementara dalam bahasa inggris kebudayaan disebut dengan culture yang mereka adaptasi dari bahasa latin yaitu colere. Dalam bahasa latin sendiri arti dari colere adalah mengolah atau mengerjakan. Jadi, arti dari culture adalah sesuatu yang diolah dan dikerjakan manusia. Nah, culture sendiri diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia menjadi kultur yang artinya kebiasaan atau tradisi. Baik kebudayaan yang berasal dari kata buddhi maupun culture, sama-sama di dalamnya merujuk kepada hasil olah cipta manusia. Hasil ciptaan manusia itu kemudian dipergunakan oleh masyarakat atau kelompok tertentu dalam masa tertentu. Jadi sebenarnya, ketika berbicara tentang kebudayaan selain merujuk kepada manusia dan hasil ciptaannya, juga sebenarnya harus merujuk pada kurun waktu tertentu. Kenapa demikian ? Karena waktu sangat menentukan ciptaan dan hasil olah pikir masyarakat tertentu. Waktu dan manusia pelakunya sendiri akan membedakan sebuah peradaban.  

Budaya atau kebudayaan manusia adalah cara hidup yang berkembang dan dilakukan oleh sebuah kelompok masyarakat yang diwariskan secara turun-menurun. Sebuah kebudayaan biasanya terbentuk melalui hubungan antar individu dalam kelompok tersebut yang saling membutuhkan.

Ada juga yang memberi penjelasan bahwa kebudayaan adalah suatu pemetaan cara hidup yang holistik. Jadi budaya itu bersifat menyeluruh, abstrak, arbitrer (mana suka), dan sangat luas. Ilmu budaya bukan ilmu pasti tetapi ilmu intuisi, karena semua yang bersifat budaya bukan masalah salah dan benar tetapi masalah baik dan buruk. Budaya itu adalah ilmu kompleks yang di dalamnya banyak aspek yang turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsurnya meliputi banyak kegiatan individu manusia dan kegiatan sosial manusia. Dan perwujudan dari kebudayaan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat tertentu pada masa tertentu itulah membentuk sebuah peradaban. 

Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli

  • Herkovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun menurun dari satu generasi ke generasi yang lain yang kemudian disebut dengan superorganik. Herkovits menekanan pada terjadinya peralihan atau pewarisan kepada generasi selanjutnya sehingga membentuk sebuah kebudayaan. Tentu saja bila hasil cipta dan olah pikir manusia baik yang nyata maupun yang abstrak itu tidak diwariskan kepada generasi berikutnya atau dengan kata lain hanya terjadi pada satu generasi saja, tidak akan membentuk sebuah kebudayaan. Dengan demikian tidak pula akan membentuk sebuah peradaban. 
  • Andreas Eppink mendefisikan kebudyaan sebagai kandungan dari definisi nilai sosial, norma, ilmu pengetahuan, serta unsur-unsur keseluruhan struktur sosial, agama, dan segala pernyataan intelektual dan artisktik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. Andreas Eppink memandang sebuah kebudayaan memang sangat holistik tapi mengabaikan apakah semua hasil karya cipta itu diwariskan kepada generasi selanjutnya atau tidak. 
  • Edwar Burnett memberikan pendapat bahwa kebudayaan adalah keseluruhan kompleksitas masyarakat yang mengandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemapuan-kemampuan lain yang didapat setiap individu dalam kelompok masyarakat. Pendapat Burnett ini sebenarnya senada dengan pendapat Eppink. 
  • Sementara itu menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Menurut pendapat Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi ini juga tidak mengikatkan kebudayaan pada proses pewarisan kepada generasi selanjutnya. Padahal sebenarnya terjadinya pewarisan kepada generasi selanjutnya ini merupakan unsur penting karena di dalamnya terjadi proses perubahan dan pemindahan. Di dalamnya juga terjadi proses perbaikan atau penataan kembali kebudayaan itu menjadi sesuatu yang lebih baik bahkan tidak menutup kemungkinan menjadi sesuatu yang benar-benar baru. 

Namun demikian dari beberapa definisi di atas dapat kita simpulakan bahwa sebuah kebudayaan  adalah segala sesuatu yang memberi pengaruh pada perilaku manusia dalam berkomunikasi dengan manusia lain sehingga tingkat pengetahuan manusia yang barkaitan dengan sistem ide atau gagasannya sangat ditentukan oleh kelompok masyarakat yang menaunginya.

Nah, perwujudan dari sebuah kebudayaan adalah perilaku manusia, bahasa mereka, benda-benda yang mereka rekayasa, agama, seni, dan lain-lain yang kemudian akan membentuk sebuah peradaaban manusia. Jadi, peradaban manusia adalah proses perwujudan dari kebudayaan manusia. Dengan demikian suatu peradaban mempunyai kaitan erat dengan sistem masyarakat.

Peradaban adalah hasil dari kebudayaan sendiri. Salah satu contoh dari peradaban adalah praktik dalam pertanian, yang dari  zaman ke zaman semakin berubah. Jika zaman dulu manusia itu menghasilkan tamanam dari menunggu proses alam maka sekarang manusia dapat menghasilkan tanaman tanpa perlu menunggu proses alam. Sebagai contoh adalah Jepang yang mampu menanam padi di dalam sebuah perkantoran. Itulah yang dinamakan hasil dari peradaban modern. Jadi, peradaban adalah sebuah sistem yang dihasilkan dari kebudayaan yang semakin maju dan modern. Karena itulah maka kebudayaan itu sendiri sangat penting dikaitkan dengan proses pewarisan kepada generasi selanjutnya karena di sanalah akan membentuk sebuah peradaban, bisa mewujudkan peradaban baru atau perbaikan dari peradabaan sebelumnya. 

Jadi, perbedaan antara kebudayaan dan peradaban terletak pada prosesnya. Kalau kebudayaan merupakan hasil cipta (proses manusia mencipta) sesuatu yang baik yang nyata maupun yang abstrak, sementara peradaban adalah bagaimana proses mewujudkan kebudayaan dalam masyarakat tersebut. 

 


Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Tokoh Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia
  • Inilah Alasan Belanda Menjajah Indonesia
  • Tiga Serangkai - Trisula Kebanggaan Milik Indische Partij
  • Peninggalan Dari Kerajaan Tarumanegara
  • Gedung Sumpah Pemuda
  • Mengenang Perjanjian Linggarjati Lewat Film
  • Pengetahuan Umum Dunia dari Sejumlah Peradaban Dunia
  • Kontroversi Dokumen Supersemar
  • Mengenang Kembali Perjuangan Ki Hajar Dewantara
  • Gerakan 30 September dan Kasus Pelanggaran HAM
  • Perjuangan di Balik Hari Pahlawan
  • Paham Komunis Pernah Ada Di Indonesia
  • Atlantis - Pulau yang Hilang
  • Sejarah dan Bukti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara
  • Memaknai Kembali Arti Bendera Merah Putih
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA