Perhiasan & Aksesoris
Perhiasan dan aksesoris adalah dua hal yang sangat identik dan melekat pada diri seorang wanita. Ya, perhiasan dan aksesoris pasti akan selalu menghiasi para wanita ke mana pun mereka pergi. Dengan memakai perhiasan atau aksesori, para kaum hawa akan merasa lebih nyaman dan dianggap sebagai pelengkap pakaian yang dipakai.
Saat ini, ada banyak jenis perhiasan dan aksesori wanita yang dijual di pasaran. Semua jenis perhiasan tersebut tentunya sangat menarik dan memiliki ciri khas masing-masing. Apa saja jenis perhiasan tersebut? ini dia ulasan lengkapnya.
Perhiasan dan Aksesoris Wajib bagi Perempuan
Bagi wanita, perhiasan dan aksesori dianggap sebagai pelengkap penampilan mereka. Ketika pergi bekerja atau ke tempat pesta, seorang wanita pasti tak akan lepas dari perhiasan seperti cincin, gelang, dan anting. Seiring perubahan mode dan gaya berpakaian, mungkin perhiasan yang kini dipakai seseorang tidak lagi sesuai dengan fashion terkini.
Tapi, di sisi lain, masih ada perhiasan dan aksesori berdesain klasik yang hingga kini sesuai dengan perkembangan mode. Nah, berikut ini 5 perhiasan berdesain klasik yang wajib dimiliki oleh para wanita.
1. Dangly Earrings (Anting Beruntai)
Apa pun warnanya, baik itu hitam klasik, mengkilap, atau cerah, anting beruntai tetaplah tidak ketinggalan zaman. Dangly earrings akan tetap terlihat modern dan elegan sampai kapan pun. Para wanita yang memakai anting beruntai dijamin akan banjir pujian. Selain elegan, anting ini dapat dipadukan dengan berbagai macam jenis pakaian seperti t-shirt, gaun malam, celana denim, dan jenis busana lainnya.
2. Statement Necklace (Kalung Berukuran Besar)
Sama seperti anting beruntai, statement necklace atau kalung berukuran besar pun tidak lekang oleh waktu dan termasuk investasi yang sangat bagus. Kelebihan lain dari perhiasan ini adalah cocok dipakai oleh wanita dari segala usia.
Selain itu, kalung berdesain klasik ini pun mudah dipadukan dengan berbagai jenis busana seperti gaun tanpa tali, kaos berwarna, busana formal, dan lain sebagainya. Walaupun begitu, hindari penggunaan statement necklace dan anting beruntai secara bersamaan. Untuk pelengkapnya, sebaiknya pakai perhiasan seperti cocktail ring (cincin koktail).
3. Cocktail Ring (Cincin Koktail)
Pernahkah Anda memakai cincin koktail? Bagi yang belum pernah mengenakannya, jangan sekali-kali meremehkan kekuatan cocktail ring. Cincin ini dikenal sebagai perhiasan berkelas dan seksi. Keistimewaan dari cincin koktail adalah cocok dipakai untuk semua jenis busana.
4. Stellar Studs
Perhiasan bernama stellar studs ini dapat dikenakan untuk kegiatan sehari-hari. Stellar studs pun bisa dipadukan dengan kalung yang berukuran besar. Bagi Anda para wanita, pilihlah stellar studs yang warnanya netral atau stellar studs warna-warni bagi wanita fungky.
5. Cuff Bracelet (Gelang Cuff)
Di zaman yang serba modern ini, tak ada salahya kita mengenakan aksesori klasik. Ya, kini adalah waktu yang sangat tepat untuk memakai kembali perhiasan klasik, salah satunya yaitu gelang cuff atau cuff bracelet. Perhiasan yang satu ini sepertinya wajib dimiliki oleh para wanita, sebab dapat dipadupadankan dengan berbagai macam jenis busana dan aksesori lain.
Oleh sebab itu, Anda kaum hawa jangan ragu lagi menyisihkan uang untuk membeli gelang cuff. Selain mudah untuk dipadukan dengan berbagai jenis busana, gelang ini pun dapat disesuaikan dengan ukuran pergelangan tangan.
Belanja Perhiasan dan Aksesoris di JIJF
Salah satu tempat belanja perhiasan adalah di pameran. Di Jakarta, pameran perhiasan sering diadakan, salah satunya adalah Jakarta International Jewellery Fair (JIJF). Berbagai jenis perhiasan dengan inovasi terbaru dan mengacu pada mode terbaru tersedia lengkap di Jakarta International Jewellery Fair (JIJF). Pameran yang diselenggarakan secara rutin ini menghadirkan produsen perhiasan dari seluruh daerah du Indonesia dan dari sejumlah negara. Mereka dihadirkan untuk dipertemukan dengan para buyer dan juga para pecinta perhiasan.
Selain itu, Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) pun menjadi tempat tujuan para kolektor perhiasan, khususnya kaum wanita yang suka berhias selain juga berinvestasi. Di ajang JIJF inilah, para pecinta perhiasan dan kolektor bisa menjelajah ragam desain serta tren perhiasan terbaru.
Pada 2012, Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) kelima yang digelar di Balai Kartini ii diikuti oleh 200 peserta dan berlangsung selama empat hari. Peserta pemeran JIJF terdiri atas pengusaha-pengusaha perhiasan yang berasal dari industri kecil, menengah, dan berskala besar. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Banten, Yogyakarta, Bali, Banjarmasin, dan daerah-daerah lain yang dikenal sebagai produsen perhiasan di Indonesia.
Sementara itu, pada 2011, pameran JIJF dipenuhi oleh sekitar 30.000 pengunjung dan sebagian besar adalah para wanita. Tahun berikutnya, pengunjung meningkat tajam menjadi 50.000 orang. Di akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung bisa mencapai 15.000 orang.
Dalam pameran ini, pembeli dari luar negeri menjadi sasaran utamanya dan peningkatan ekspor perhiasan adalah tujuan utamanya. Walaupun begitu, end user pun menjadi pengunjung paling banyak, khusunya kaum wanita, terlebih pameran perhiasan ini terbuka untuk siapa saja dan bebas biaya masuk.
Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) yang mendapat dukungan dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, APEPI, dan para pengusaha perhiasan dalam negeri ini tidak hanya dijadikan sebagai sarana destinasi belanja. JIJF pun tidak sekadar memamerkan berbagai perhiasan seperti emas, perak, dan batu-batuan khas lainnya.
Pameran ini pun tidak semata-mata menghadirkan perhiasan-perhiasan dari negara lain seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Hongkong. Tidak juga hanya memamerkan perhiasan dengan harga paling murah sekitar Rp10.000 sampai ratusan juta rupiah.
Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) juga menyajikan berbagai talk show yang mampu memberikan informasi kepada para pengunjung tentang semua hal seputar perhiasan. Misalnya tentang cara investasi emas sampai panduan membeli berlian serta batu mulia lainnya.
Tip membeli Perhiasan dan Aksesoris
Perhiasan perempuan tak hanya sebatas aksesori belaka. Selain untuk investasi, baik itu jangka pendek ataupun jangka panjang, perhiasan aksesori perempuan pun dapat dijadikan lambang status sosial seorang wanita. Oleh sebab itu, memilih dan membeli perhiasan tentu tak bisa sembarangan.
Nah, sebelum memutuskan untuk membeli perhiasan yang diinginkan, sebaiknya perhatikan tip-tip berikut ini.
1. Mengetahui Selera
Janganlah membeli perhiasan hanya karena mengikuti tren atau sekadar ikut-ikutan teman. Ketahui secara pasti model perhiasan yang disukai dan sesuai dengan selera. Hal ini penting sekali, sebab perhiasan akan tampak lebih indah digunakan bila memilihnya dengan hati-hati. Memilih perhiasan yang sesuai tentu akan menambah cantik penampilan saat memakainya.
2. Sesuaikan dengan Keuangan
Kondisi keuangan pun sangat penting untuk dipertimbangkan sebelum membeli perhiasan. Jangan memaksakan diri membeli perhiasan yang harganya mahal bila memang keadaan keuangan tak memungkinkan untuk membelinya. Jadi, sesuaika dengan bujet yang dimiliki. Perhiasan mahal belum tentu akan membuat penampilan seseorang tampil cantik. Hal terpenting adalah seseorang cocok dan suka mengenakan perhiasan tersebut.
3. Lakukan Survei
Sebelum membeli perhiasan. Tanyakan terlebih dahulu kepada teman atau orang lain di mana tempat membeli perhiasan yang murah, tetapi berkualitas. Jangan sampai salah membeli perhiasan aspal atau palsu serta mudah berkarat.
Selain itu, coba kunjungi toko-toko perhiasan untuk mengetahui kualitas dan membandingkan harga dari setiap perhiasan. Sediakan waktu lebih lama untuk menyurvei beberapa toko perhiasan. Pastikan Anda membeli perhiasan favorit di toko terbaik dan berkualitas.
Itulah tip membeli perhiasan dan aksesoris wanita. Selamat berbelanja!

