logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Keluarga    Anak-Anak    Perkembangan Anak

Perkembangan Anak

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Perkembangan anak tergantung dari bagaimana orangtua memberikan kebutuhan untuk anaknya dan peranan lingkungan. Perkembangan pada anak juga bisa dipengaruhi dari bagaimana faktor lingkungan yang ada disekitarnya karena itu akan mempengaruhi perkembangan anak yang optimal.

Faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap perkembangan anak adalah kebutuhan terhadap asupan gizi, tempat tinggal, pakaian yang bersih dan layak, perawatan kesehatan seperti rajin memberi imunisasi, jangan sampai terjadi kontak fisik dengan anak (memarahi yang berlebihan), berikan rasa kasih sayang sepenuh hati, berikan pendidikan dan pelajaran yang sesuai dengan perkembangan anak, imbangi antara belajar dan bermain. 

Anak harus diberikan kebebasan untuk perkembangan sendiri dengan potensi yang dimiliknya, tugas pendidik hanya mempengaruhi karena itu perlu pembiasaan, keteladanan, dan pembelajaran. Dengan memberi kegiatan pada anak perlu disesuaikan dengan perkembangan anak sehingga nanti dapat menjadi anak yang sehat, cerdas, dan ceria.

Mengetahui Tahap Perkembangan Anak

Sebagai orang tua, mengamati setiap perkembangan anak bisa menjadi hal yang menyenangkan. Perkembangan anak yang dimulai sejak mereka baru lahir sampai akhirnya bisa berjalan, merupakan momen-momen penting yang tidak mungkin dilewatkan begitu saja oleh para orng tua.

Menurut ahli psikologi, perkembangan anak dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan usia mereka. Hal ini patut untuk diketahui agar orang tua juga mengerti tentang bagaimana sebaiknya bersikap maupun memberi pendidikan yang tepat pada anak-anak mereka.

Tahapan-tahapan perkembangan anak ini paling tidak akan memebrikan gambaran kepada setiap orangtua untuk menilai anaknya berkembang dengan baik ataukah tidak. Yang terpenting dalam perkembangan pada anak ini adalah dukungan dan pemgajaran dari orangtua yang berpengaruh besar terhadap perkembangannya.

seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tahapan perkembangan anak dimulai dari ia baru lahir hingga ia dapat berjalan. Tahapan-tahapan ini sangat penting adanya bagi perkembangan anak.

Tahapan perkembangan pada anak ketika baru lahir, biasanya tidak akan langsung terlihat. Bayi yang baru lahir biasanya hanya tidur dan mengkonsumsi ASI. Akan tetapi beberapa bulan kemudian lebih tepatnya tiga bulan, bayi akan mulai menunjukkan tahapan-tahapan perkembangannya.

Di usia tiga bulan, bayi biasanya akan mulai mengangkat kepalanya beberapa derajat. Bayi juga akan mulai menatap dengan matanya, menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan, dan mulai bisa mengoceh. Bayi juga mulai mengenal ibunya dengan penglihatan, pendengaran, dan penciumannya.

Pada usia 3 hingga 6 bulan, bayi menunjukkan perkembangannya dengan berbalik dari telungkup ke telentang. Ia pun akan mampu mengangkat kepala setinggi 90 derajat dan mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabil. Pada usia inibayi mulai dapat menggenggam benda-benda dan mencoba untuk meraih suatu benda dalam jangkauannya.

Selain itu, bayi di usia tersebut juga akan berusaha memperluas pandangannya dengan mengarahkan matanya ke arah benda-benda kecil, mengelarkan suara tinggi, dan tersenyum saat melihat mainan atau hal-hal yang menarik menurut dirinya.

Selanjutnya, pada usia 6 hingga 9 bulan, bayi akan belajar duduk, berdiri, dan merangkak. Bayi juga dapat memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain. muali mengoveh tanpa arti, mencari benda jatuh atau mainannya, bertepuk tangan, melempar benda, dan mulai makan sendiri.

Kemudian, di usia 9 bulan hingga 12 bulan, perkembangan bayi akan mulai dengan mengangkat badannya ke posisi berdiri. Bayi juga kan mulai berjalan walaupun tetap dibantu dengan dituntun. Bayi akan mengulurkan badan atau lengannya untuk meraih mainan. Di usia ini, bayi akan mulai memasukkan benda-benda ke mulutnya. Selain itu, di usia ini juga bagi sudah mulai mengenal anggota keluarga dan akan memberikan reaksi takut kepad orang yang belum dikenalnya.

Tahap perkembangan selanjutnya akan muncul pada usia 12 bulan hingga 18 bulan. Pada usia ini bayi akan mengalami berbagai tahapan perkembangan untuk dirinya, seperti mampu berdiri tanpa berpegangan, berjalan muncur, memanggil panggilan orangtua, menyusun benda-benda yang terlihat sama, mulai mengetahui apa yang diinginkannya, dan akan mulai menunjukkan rasa saingnya terhadap oranglain.

Tahap selanjutnya, tahapan perkembangan anak dimulai pada usia 18 hingga 24 bulan. Pada usia ini, bayi mulai dapat berjalan walaup masih rentan jatuh. Ia juga akan mulai melambaikan tangan dan bertepuk tangan dengan baik. Secara psikomotorik, bayi di usia ini mulai berkembang dengan baik. Dimulai dengan memungut benda kecil dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, menggelindingkan bola tepat ke sasaran, membantu atau menirukan pekerjaan rumah tangga, dan mulai makan dan minum sendiri.

Di usia 24 hingga 36 bulan, bayi kemudian tumbuh menjadi anak yang berkembang pesat. Di usia kini, ia mulai dapat berjalan dengan baik dan naik tangga sendiri. Di usia ini anak pun dapat bermain dan menandang bola-bola kecil. Ia dapat mencorat-coret pensil pada kertas, berbicara dengan baik walaupun hanya beberapa kata, dapat mengenal 1 atau lebih anggota tubuhnya, melepas pakaian sendiri, dan lain sebagainya.

Pada dasarnya, perkembangan bayi atau anak seiring berjalannya waktu terus berkembang. Tidak hanya pada aspek motorik, melainkan juga pada setiap aspek pada tahap perkembangan. Tahapan-tahapan perkembangan tersebut terbagi menjadi empat, yaitu motorik, verbal, kognitif, dan emosi. Semua Aspek tersebut harus dipenuhi dalam tahapan-tahapan perkembangan anak.

Tahapan-tahapan Perkembangan Pada Anak

Perkembangan anak sangatlah penting dijadikan perhatian khusus bagi orangtua. Hal ini disebabkan proses tumbuh kembang anak akan mempengaruhi kehidupan anak pada masa depannya. Jika fase tahap perkembangan anak terlewatkan oleh orangtua maka anak akan tumbuh seadanya sesuai dengan pelajaran dan penegtahuan yang mereka lewati.

Berikut adalah tahapan-tahapan perkembangan pada anak;

Tahap Perkembangan Sensorimotor

Tahapan ini terjadi pada saat seorang anak baru lahir hingga berumur sekitar 12-18 bulan. Perkembangan anak pada periode ini ditandai dengan beberapa hal. Contohnya adalah reflek, kebiasaan yang mulai terlihat, mulai bisa berinteraksi, mampu memahami sesuatu yang kecil (misal intonasi bicara orang tua), dan kreativitas anak pada tahapan ini mulai terbentuk.

Tahap Perkembangan Praoperasional

Tahapan ini terjadi pada anak sekitar usia 2-6 tahun, di mana seorang anak mulai bisa menggambarkan objek atau benda yang ia lihat dengan menggunakan bahasanya sendiri. Mereka mampu mengenal banyak hal, misalnya pengelompokan warna, adanya perbedaan bentuk pada banyak benda, dll. Pada tahap ini, seorang anak belum terlalu memakai logika dan cenderung imajinatif.

Tahap Perkembangan Operasional Konkrit

Periode perkembangan anak ini terjadi saat anak berusia 6-12 tahun. Pada tahapan ini, seorang anak muai berpikir logis dalam segala hal. Mereka akan berusaha meneliti sesuatu bedasarkan logika mereka sendiri. Misalnya, ketika mereka diberi beberapa bola berbagai ukuran, mereka akan berpikir tentang ukuran-ukuran bola tersebut dan bisa mengurutkannya dari yang paling besar sampai ke yang paling kecil.

Tahap Perkembangan Operasional Formal

Tahapan ini terjadi sejak usia 12 tahun hingga seorang anak menjadi dewasa. Dalam tahapan ini, seorang anak akan berpikir lebih logis tentang sebab-akibat, menalar tentang bagaimana suatu permasalahan bisa terjadi, termasuk bagaimana cara menyelesaikannya.

Dalam periode ini mereka juga tidak hanya menggunakan akal atau logika, perasaan mereka pun mulai berkembang. Mereka bisa memahami perasaan orang lain dengan lebih sensitif dan mulai merasakan cinta ataukasih sayang. Tahapan ini sering ditandai dengan masa pubertas, di mana akan terjadi perubahan fisik maupun mental seorang anak.

Itulah beberapa proses perkembangan anak yang dimulai sejak bayi. Bagi para orang tua, hendaknya hal ini bisa menjadi pengetahuan untuk memilih cara mendidik anak secara tepat sesuai dengan usia dan kemampuan si anak.

Demikianlah pembahasan mengenai perkembangan pada anak, semoga bermanfaat.

Tolong di SHARE :
Share
 
Artikel Terkait

Masa Pertumbuhan Anak Usia Tahun ke 6 Sampai 12 Tahun
Perkembangan anak usia tahun ke 1, 2 hingga usia ke 6 membutuhkan perhatian yang lebih dari Anda sebagai orangtua. Rentang usia tersebut merupakan masa pertumbuhan emas bagi anak-anak. Untuk lebih lengkapnya, simak pada artikel di bawah ini!

Kecil Kecil Punya Karya, Pesona Anak Berprestasi
Kecil kecil punya karya merupakan salah satu brand yang dibuat sebuah penerbitan untuk menampung kreativitas anak-anak dalam hal menulis. Banyak anak-anak yang masih kecil sudah bisa menyajikan karya yang sungguh luar biasa. Untuk lebih jelasnya lagi, simak ulasannya dalam artikel berikut ini.

Kecil-Kecil Punya Karya - Wadah Pengembangan Bakat Menulis Anak
Kecil-kecil punya karya? Dahulu aktifitas tulis menulis dianggap sebagai aktifitas yang serius, monoton dan hanya menjadi daerah kekuasaan orang-orang “pintar” saja. Tapi seiring dengan berkembangnya zaman ternyata ada banyak hal yang bisa mulai ditulis dan diceritakan karena tidak melulu soal sosial dan politik saja. Konon katanya, tulisan mempunyai kekuatan magis yang bisa mempengaruhi dan berpengaruh besar terhadap suatu perubahan.

Anak dan Prestasi
Prestadi merupakan pencapaian tertinggi dalam hal tertentu. Anak-anak erat hubungannya dengan pencapaian prestasi ini. Bagi perkembangan mental anak, prestasi memberikan dampak yang baik. Anak menjadi lebih percaya diri menghadapi lingkungan sosialnya.

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Anak
Pertumbuhan ialah perkembangan. Perkembangan yang berhubungan dengan keadaan, dapat berkaitan dengan tubuh, hormon, dan usia. Pertumbuhan merupakan bentukan kata dari kata tumbuh yang diberi imbuhan per-an menjadi pertumbuhan.

Mengulik Fenomena Aktivasi Otak Tengah
Tahukah Anda aktivasi otak tengah? Mampu membaca dengan mata tertutup atau melakukan aktivitas sehari-hari tanpa melihat. Sulapkah? Bukan. Ini adalah fenomena baru dalam dunia pendidikan bagi anak-anak. Caranya? Dengan metode pelatihan kecerdasan dan stimulasi atau aktivasi otak tengah, yaitu membangkitkan kemampuan optimal otak tengah pada manusia.

Mengenal Teori Perkembangan Anak dari Erik Erikson.
Setiap orang tua tentunya mengharapkan agar anaknya dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat, cerdas, dan optimal. Karena itu apapun akan dilakukan dan diberikan orang tua untuk perkembangan terbaik anaknya. Tak sedikit ahli yang telah mengungkapkan tentang berbagai teori perkembangan anak. Agar orang tua dapat memandu perkembangan anaknya, tak ada salahnya orang tua mengetahui dan mempelajari teori yang ada tersebut.

Pendapat Pakar tentang Perkembangan Anak Usia 6 12 Tahun
Ada tiga ahli dengan beragam pendapat mengenai perkembangan anak usia 6 - 12 tahun yang perlu Anda simak di sini. Kepentingannya tentu saja, masa depan anak, dan masa depan Anda sendiri, selamat membaca, ini penting bagi siapa saja.

Yang Kreatif untuk Perkembangan Anak Usia 2 Tahun
Setelah melewati fase bayi yang rentan, mulailah balita kita memasuki fase baru perkembangannya, saat usianya menginjak 2 tahun. Perkembangan anak usia 2 tahun tentu berbeda dari perkembangan sebelumnya, saat mereka masih tergolong sebagai bayi yang sangat tergantung pada orang tua.

Mengenal Perkembangan Anak Usia 3 Tahun
Tahukah Anda perkembangan anak usia 3 tahun? Masa batita atau bawah tiga tahun adalah masa sangat penting tumbuh kembang anak. Perkembangan anak usia 3 tahun ini tentu akan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Oleh sebab itulah, orangtua harus memberikan perhatian yang lebih agar perkembangan anaknya berjalan secara optimal. Berikut ini ulasan lengkapnya.

Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini
Dalam mendidik anak, orang tua haruslah memahami dengan benar psikologi perkembangan anak usia dini. Dengan mengetahui psikologi perkembangan anak usia dini ini maka akan terbuka peluang untuk mencetak anak yang berkualitas.

Pengertian Prestasi Belajar Menurut Para Ahli
Terdapat berbagai pengertian prestasi belajar menurut para ahli. Semua pengertian prestasi belajar menurut para ahli didasarkan pada pendapat yang dimiliki oleh ahli tersebut. Ahli yang dimaksudkan adalah orang yang memiliki kompetensi pada bidang pendidikan.

Pengertian Prestasi Belajar Siswa, Faktor yang Mempengaruhi
Pengertian prestasi belajar siswa dapat didefinisikan sebagai hasil dari usaha seorang siswa untuk memahami, mempelajari dan mengerti dengan berbagai disiplin ilmu yang dapat bersifat menggembirakan maupun menyedihkan. Pengertian prestasi belajar siswa sedikit banyak akan menjadi motivasi.

Melatih Kemampuan Bahasa Pada Anak
Melatih Bahasa Anak adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh orang tua. Banyak hal yang dapat dilakukan dalam melatih bahasa anak ini. semuanya dilakukan agar anak mampu memiliki kemampaun bahasa yang tinggi.

Topik Terkait
Perkembangan Anak
Anak
Anak Autis
Anak Indigo
Anak Jalanan
Anak Kecil
Anak Nakal
Anak Sekolah
Baju Anak
Baju Anak Branded
Cerita Anak
Cerita Anak Anak
Cerpen Anak
Dongeng Anak
Dunia Anak
Grosir Baju Anak
Ibu Dan Anak
Kaos Anak
Kesehatan Ibu Dan Anak
Komisi Perlindungan Anak
Lagu Anak
Lagu Anak Indonesia
Lagu Anak-Anak
Nama Anak
Nama Anak Islam
Nama Anak Perempuan
Nama-Nama Anak
Pendidikan Anak
Pendidikan Anak Usia Dini
Permainan Anak
Puisi Anak
Sepatu Anak
Tumbuh Kembang Anak

Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA