Perkembangan Pers di Indonesia

Dunia pers telah menjadi salah satu bagian terpenting dalam sejarah Indonesia. Semenjak kemunculannya yang pertama kali pada abad ke-17 sebelum Indonesia merdeka, pers telah mengambil perannya sebagai saksi perkembangan tanah air.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui sekilas tentang perkembangan pers di Indonesia agar kita bisa semakin menjiwai makna kemerdekaan secara lebih mendalam.
Zaman Kolonial Belanda
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pers Indonesia terlahir sejak abad ke-17 pada zaman kolonial Belanda, sebelum kita merdeka. Surat kabar yang pertama kali muncul adalah Bataviasche Nuvelles en politique Raisonnementen yang terbit pada 1744.
Seperti idealnya sebuah surat kabar, isinya tentu saja mengenai keadaan yang sedang terjadi di tanah air pada saat itu. Pada masa kolonial, kita tentunya tahu bagaimana kesengsaraan masyarakat Indonesia di tangan penjajah. Seiring dengan perkembangannya sampai tahun 1776, pers Indonesia telah banyak mengangkat mengenai permasalahan politik mengenai kekejaman Belanda.
Kemunculan surat kabar tersebut, tentu saja membuat khawatir mereka karena dapat memicu pemberontakan dari masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, maka kegiatan pers Indonesia dihentikan pada tahun tersebut sampai pada akhir abad ke-19 setelah Indonesia merdeka.
Masa Orde Baru
Pada zaman orde baru, pers Indonesia dapat berkembang secara signifikan karena mempunyai ruang yang lebih dalam memuat berita dibanding pada zaman penjajahan Belanda. Namun tetap saja, dunia pers selalu terkukung oleh penguasa karena keberadaannya dalam pengungkapan kebenaran.
Ada banyak berita manipulasi yang dibuat pada saat itu untuk melindungi pemerintahan orde baru. Media massa yang mencoba untuk mengungkapkan fakta yang sesungguhnya pada masyarakat harus menerima kenyataan pahit akan teror tiada henti yang dilakukan oleh pemerintah. Tidak jarang pula nyawa seorang reporter ataupun petinggi redaksi media massa menjadi taruhannya.
Era Reformasi
Pengekangan terhadap dunia pers masih terus berjalan hingga pada saat tercetusnya reformasi pada 1998. Sejak saat itu, pers Indonesia mulai berani untuk bersuara dan setiap pihak mulai berlomba-lomba untuk mengungkapkan kebenaran yang sesungguhnya kepada masyarakat.
Peranan dunia pers sangat penting artinya bagi negara kita. Indonesia adalah negara demokrasi yang menjunjung tinggi partisipasi seluruh rakyatnya dalam menentukan arah negara ini bersama dengan pemerintah. Masyarakat tidak bisa lagi dikontrol oleh penguasa seperti pada zaman kolonial Belanda dan orde baru.
Pers adalah salah satu kekuatan rakyat yang bisa diandalkan untuk mengontrol perilaku penguasa untuk selalu ingat akan tugas besar yang diembannya kepada masyarakat. Perkembangan pers baik di Indonesia dan juga seluruh dunia telah menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dalam dunia pemerintahan ideal yang demokratif.






