logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hobi    Koleksi    Lukisan

Permainan Melukis untuk Melatih Anak Melukis


Ilustrasi permainan melukis 

Permainan melukis merupakan satu proses melukis yang dilakukan dalam sebuah permainan tertentu. Dengan permainan yang khusus untuk melukis ini, maka diharapkan penguasaan atas  teknik melukis benar-benar maksimal. Artinya, kita memberikan pembekalan ketrampilan melukis melalui sebuah permainan. Memang tidak semua anak menunjukkan ketertarikan yang sedemikian besar kepada seni lukis, namun, permainan satu ini akan sangat menarik perhatian mereka karena mereka bebas berkarya dan bebas juga menghapus serta memilih warna yang diinginkan.

Bekal Hidup

Ketrampilan apapun yang dipelajari seorang anak, suatu saat kelak pasti akan bermanfaat. Paling tidak, apa yang ia pelajari itu akan membawa pengaruh terhadap hidupnya. Belajar dimasa kecil itu bagai mengukir di batu. Pelajaran tentang melukis ini memang tak bisa diremehkan begitu saja. Anak belajar mencampur warna dan menemukan warna baru. Anak juga belajar bagaimana memadukan warna agar tercipta warna yang harmonis dan rapi serta sedap dipandang mata.

Melukis itu tidak hanya menggoreskan kuas ke kanvas dan membuat bentuk sesuatu dengan gaya yang menarik. Banyak hal yang dipelajari dalam seni lukis ini. Pengetahuan tentang anatomi tubuh hewan dan anatomi tubuh manusia, proposional bentuk yang tidak menyalahi kaidah menggambar serta pemahaman tentang hal-hal yang ada di sekeliling anak, adalah efek dari mempelajari seni melukis ini.

Seperti kita ketahui, melukis merupakan salah satu kerja seni yang membutuhkan tingkat kompetensi tertentu. Artinya, untuk dapat melukis, maka kita harus membekali diri dengan ketrampilan melukis yang memadai. Terutama untuk anak anak, bekal kompetensi ini haruslah diperhatikan. Mereka yang mampu melukis dengan benar, memang tidak harus menjadi seorang pelukis. Ia bisa menjadi seorang arsitek, desain interior, atau penata kota sekalipun. Apapun yang dilakukannya kelak, akan terlihat lebih rapi dengan perpaduan warna yang menarik.

Kita memang harus mulai membekali anak anak dengan ketrampilan melukis agar mereka mempunyai perhatian terhadap dunia seni. Hal ini untuk mencegah terjadinya missing bridge atau lost generation dalam dunia seni lukis. Dan, permainan melukis merupakan salah satu cara walaupun bukan cara yang terbaik untuk menumbuhkan kesenangan anak terhadap dunia lukis melukis.

Bagaimanapun, melukis itu sebuah ketrampilan. Maka setiap orang mempunyai kesempatan yang sama dalam menekuni dunia lukis melukis ini. Walaupun, kita tidak dapat mengabaikan peranan bakat atau latar belakang keluarga, setidaknya anak seorang pelukis dapat menjadi pelukis sebab setiap saat mereka melihat orangtuanya yang melukis dan terus dilatih untuk melukis. Jika tidak, maka ketrampilan tersebut tidak akan dimiliki dalam hidupnya.

Bila suatu hari kelak mereka memang senang menjadi melukis sebagai mata pencariannya, paling tidak ada peran orangtua membuatnya menentukan pilihan itu. Jangan sampai orangtua tidak mempunyai andil sedikit pun terhadap apa yang akan dialami oleh anak pada masa depannya. Apapun yang dilakukan oleh orangtua dalam rangka mempersiapkan anaknya menjadi anak yang berguna dan bermanfaat, hal itu akan menjadi amal jariyah orangtua. Anak adalah investasi akhirat. Jangan lupa untuk memberikan bimbingan yang baik agar anak tidak melukis sesuatu yang hanya akan membangkitkan nafsu birahi. Jangan sampai juga anak melukis hal-hal yang dilarang oleh agama.

Menjadikan Anak Menyukai Kegiatan Melukis

Sungguh sebuah kebahagiaan tersendiri ketika kita menyadari bahwa anak kita mempunyai kemampuan untuk melukis. Kita menganggap hal tersebut sebagai sebuah ketrampilan khusus yang tidak dimiliki oleh anak lain. Kita bangga dengan kemampuan yang dimiliki oleh anak kita dan berusaha agar kemampuan tersebut lebih dikuasai  lagi. Ketika ia dewasa, seni melukis ini bisa menjadi wahan bagi anak melepaskan kepenatan jiwanya. Melukis bisa menjadi sarana melepaskan stres.

Oleh karena itulah, maka kita berusaha untuk mengikutkan anak dalam berbagai kegiatan kesenian, terutama seni lukis. Kita fasilitasi anak dengan berbagai kegiatan yang dapat mendukung penguasaan kompetensi tersebut. Misalnya, kita ikutkan mereka dalam kursus melukis atau sekedar kegiatan yang mampu menjadi motivator bagi kemampuan anak kita. Dengan mempunyai ketrampilan atau kemampuan tertentu, rasa percaya diri anak juga akan meningkat. Kalau anak tidak mengetahui apa yang bisa ia andalkan, biasanya anak akan menjadi pendiam. Ketidaktahuan tentang potensi ini juga akan menjadi satu hambatan bagi anak dalam menemukan jalan ke arah masa depannya.

Ini merupakan salah satu prasyarat agar peningkatan kemampuan melukis dapat kita berikan secara maksimal kepada anak anak. Tanpa rasa suka atau senang, maka upaya memasukkan anak dalam kegiatan melukis hanya akan sia-sia saja. Dengan bermain, maka tumbuh dan berkembang rasa suka di hati. Warna dan bentuk yang beragam itu akan memotivasi anak untuk bisa membuat dan menggambar hal yang sama. Rasa kompetisi ini akan membuat anak terbiasa melakukan yang terbaik demi meraih hasil yang terbaik pula.

Melatih Anak Melukis

Mungkin pada awalnya kita merasakan betapa yang kita lakukan ini percuma saja. Bukankah yang namanya permainan hanya bertahan dalam waktu yang cepat saja. Setelah permainan selesai, maka hilanglah semua yang telah dilakukan. Dengan bermain, maka tidak ada yang kita dapatkan selain hanya kesenangan semata.

Seperti kita ketahui, untuk dapat mengkondisikan sesuatu kepada anak anak, maka kita harus dapat memasuki dunia mereka. Kita tidak dapat memaksa mereka untuk memasuki atau mengikuti kehidupan kita, melainkan kita yang harus memasuki dunia mereka. Dan, salah satu dunia yang mereka miliki adalah bermain, maka kita jadikan bermain sebagai sarana untuk melatih anak dalam melukis.

Melatih anak dalam melukis memang harus dilakukan dengan memasuki dunia anak dan memberikan suasana sebagaimana suasana yang mereka sukai. Kita tidak mungkin membawa anak anak ke dunia kita. Tidak mungkin, anak anak kita paksakan untuk setiap saat harus duduk di depan tripot dan kanvas selanjutnya menggerak gerakkan kuas di bidang kain kanvasnya.

Oleh karena itulah, diharapkan dengan permainan melukis, maka dapat menumbuhkan dan sekaligus meningkatkan kompetensi anak dalam melukis. Dengan permainan, maka anak akan terlibat secara langsung dalam kegiatan melukis dan jika hal tersebut dilakukan secara intens, maka hal tersebut berarti setiap saat mereka berlatih dan berlatih. Melalui latihan rutin, maka anak terkondisikan untuk menyenangi kegiatan melukis dan akhirnya mereka mempunyai kemampuan untuk melukis.  

Biarkan mereka melakukan apapun yang mereka senangi. Jangan dikte anak. Dari karya pertamanya itu dapat diketahui sampai dimana tingkat kemampuan anak. Dengan melihat hasil itu juga akan bisa diketahui dari mana memulai mengajarkan teknik melukis yang sesungguhnya. Hasil pertama ini juga akan menjadi bahan acuan bagi anak. Ketika oa telah melewati satu tahapan dalam mempelajari seni lukis, perlihatkanlah hasil yang lukisan yang pertama itu. Tanyakanlah apa pendapatnya dan apa yang bisa ia lakukan untuk memperbaiki lukisan itu.

Memang tidak harus meminta anak melukis yang sama dengan lukisan pertamanya, asalkan anak telah bisa memberikan jawaban dan tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya agar hasil lukisannya lebih indah dan lebih memiliki ruh, maka hal itu sudah cukup. Selain itu, ajaklah anak berkunjung ke museum yang menyimpan karya lukis para pelukis hebat, seperti Raden Saleh, Affandi, Basuki, dan lain-lain. Mintalah pendapat anak tentang beragam lukisan yang dilihatnya.

Masing-masing pelukis pasti mempunyai ciri dan gaya tersendiri. Jangan tanggung dalam memberikan bekal kehidupan kepada anak. Berikan yang terbaik dan lakukan sebanyak mungkin apapun yang bisa dilakukan. Apalagi kalau anak memang sangat menikmati masa-masa ia mempelajari satu ketrampilan. Bila ia tidak terlalu tertarik, tanyakan mengapa dan apa yang ia inginkan.

Begitulah peranan permainan melukis dalam melatih anak melukis. Jika hal ini kita lakukan secara intens, maka dalam waktu yang tidak lama, kita akan mempunyai pelukis-pelukis cilik yang handal dalam bidangnya.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Gambar, Seni Rupa, dan Medianya
  • Macam-Macam Panduan Melukis
  • Mengetahui Cara dan Teknik Melukis Wajah
  • Belajar Melukis dari Kursus Melukis
  • Mengenal Jenis Lukisan dan Aliran Seni Rupa
  • Langkah Langkah Melukis sebagai Ciri Khas Pelukis
  • Menengok Tiga Galeri Lukis Sang Maestro
  • Biografi Hendra Gunawan
  • Jangan Remehkan Hobi Menggambar
  • Mengenal Lukisan Afandi
  • Melukis Sudut Istimewa
  • Cara Lelang Lukisan
  • Contoh Lukisan Terkenal di Dunia
  • Perkembangan Aliran Lukisan Para Pelukis Dunia
  • Seni melukis : Hobi, Ekspresi Jiwa dan Profesi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA