Permainan
Rasakan sensasi menjadi petenis setangguh Roger Federer. Rasakan tantangan permainan ini dan jadilah peringkat 1 dalam kejuaraan tennis dunia. Roger Federer adalah petenis muda kelahiran 1981 yang menduduki peringkat tenis nomor 1 di dunia. Dia masih bertanding hingga kini. Dengan permainan Roger Federer’s Tennis Open pada ponsel, Anda dapat merasakan sensasi bermain tenis. Merasakan semangat berkompetisi untuk menjadi yang teratas seperti Roger Federer.
Permainan Roger Federer’s Tennis Open ini terdiri dari 5 bahasa, yaitu bahasa Inggris, Perancis, Belanda, Itali,dan Spanyol. Anda dapat langsung bertanding pada tur dunia atau berlatih terlebih dahulu agar mahir. Anda pun dapat memilih kejuaraan yang akan diikuti, yaitu U. S. Cup, Australian Slam, Paris Inter, dan London Thropy.
Langkah-langkah mengubah setting
- Pada menu awal pilih [Options]
- Pada menu pengaturan ini Anda dapat mengubah bahasa, menentukan volume suara, jumlah set per pertandingan, dan jumlah game per set
- Pilihan terakhir dari menu pengaturan ini adalah [Skin] untuk menentukan warna latar game yang diinginkan, ada 7 pilihan warna latar ini
Cara Bermain:
- Pada menu awal, Anda dapat memilih apakah ingin berlatih terlebih dahulu atau langsung masuk ke tur pertandingan dunia. Pilih [Training] untuk berlatih dan [World Tour] untuk langsung masuk ke pertandingan yang panjang
- Jika Anda memilih [Training], maka Anda akan masuk ke pilihan jenis pertandingan, petenis yang ingin Anda mainkan dan petenis yang menjadi lawan tanding Anda. Setelah selesai menentukan, tekan [Play]
- Gunakan tombol navigasi tengah untuk memukul bola, dan tombol navigasi arah untuk mengejar bola
- Untuk keluar dari pertandingan, tekan soft key kanan, maka akan keluar menu untuk meneruskan pertandingan, atau menentukan pertandingan baru
- Menu pada pilihan game [World Tour] hampir sama dengan training, bedanya adalah ketika Anda menghentikan permainan di tengah-tengah permainan, ketika ingin bermain lagi, pilihan yang Ada hanyalah untuk meneruskan permainan. Anda tidak dapat memulai pertandingan baru
- Menu tambahan pada World Tour ini adalah [Ranking] untuk melihat perkembangan peringkat Anda selama bertanding, sedangkan [Global Ranking] digunakan untuk melihat peringkat Anda dibandingkan pemain-pemain lain yang juga memainkan game ini. Anda akan terhubung ke server untuk melihat Global Ranking ini
Keistimewaan Permainan
- Anda dapat berlatih agar mahir dalam Tennis lapangan
- Berkompetisi dengan pemain-pemain lain di seluruh dunia dalam 4 macam kejuaraan
- Tersedia dalam 5 pilihan bahasa dan 7 pilihan warna latar
Besar File: 327kB
Harga: free
Ponsel: OS Symbian S60
Website: http://www.ninj.com
***
Rinso, sebuah produk deterjen, pernah memberikan hadiah sebuah buklet berisi informasi tentang permainan anak-anak Indonesia yang kini banyak terlupakan. Terutama, di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, dan kota besar lainnya di Indonesia. Hal ini wajar terjadi karena memang anak-anak yang hidup di perkotaan lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah dan mall-mall terdekat.
Selain itu, anak kota cenderung menyukai game. Karena sifatnya yang praktis dan dapat dimainkan di mana saja dan kapan pun. Berbed a halnya dengan permainan klasik/dolanan yang mengharuskan ada pemain lain untuk dapat memainkannya. Sebut saja bermain petak umpat, maka kita membutuhkan seorang yang bersembunyi dan seorang lain yang tugasnya mencari lawan mainnya.
Tapi ada juga dolanan yang dapat dimainkan oleh seorang sendirian tanpa teman. Misalnya layang-layang, bermain gangsing, ataupun yoyo. Tidak mudah mengubah kebiasaan anak kota dalam memilih jenis bermainnya. Tapi semua usaha tidak akan terbuang percuma. Lambat laun anak-anak di kota besar akan akrab dengan dolanan apabila terus ada yang mengenalkan kepada mereka.
Anak-anak belajar dalam dunia bermain. Permainan tidak dapat dilepaskan pada dunia anak-anak, mulai dari zaman kita kecil hingga sekarang fenomena tersebut masih benar adanya. Tindakan yang memaksa seorang anak untuk tidak bermain justru saat ini dinilai sebagai kesalahan fatal. Kenapa? Karena anak-anak akan melatih daya pikir, kecerdasan emosional dan motoriknya melalui bermain.
Seorang anak yang sering bermain dengan anak-anak seumurannya tentu mempunyai keberanian dan komunikasi yang baik. Dibandingkan dengan anak yang selalu menghabiskan waktunya di rumah, bermain sendirian dengan game konsol atau game online. Oleh sebab ini ajaklah anak kita untuk keluar dari rumah dan kenalkanlah dia dengan berbagai permainan yang melibatkan banyak anak-anak.
Selain bermain dengan dolanan, anak-anak dapat juga kita ajak untuk bertualang atau berkemah di tempat yang alami. Misal kita ajak anak-anak untuk berkemah di hutan atau tempat perkemahan jika menginginkan suasana yang alami. Alam yang bebas akan memberikan kesegaran untuk anak-anak. Dapat juga memberikan refreshing pada anak setelah semingguan belajar di sekolah.
Trans7
Trans7 dengan program Bolang-nya juga berusaha memasyarakatkan permainan tradisional asli Indonesia ini. Melalui petualangan yang dilakukan oleh para bocah petualang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, program ini ingin mempromosikan kepada masyarakat bahwa Indonesia kaya dengan permainan anak-anak.
Pengaruh Game Terhadap Permainan Tradisional
Game yang menggunakan komputer dan internet telah membutakan dan membuat anak Indonesia tidak mudah bergaul dan kurang mampu bernegosiasi dengan orang lain. Keadaan ini cukup mengkhawatirkan para kalangan pendidik. Kecerdasan interpersonal yang diharapkan bisa tumbuh melalui permainan ternyata sulit dilakukan bila anak terlalu terpaku pada permainan individual yang tidak melibatkan orang nyata, seperti yang terjadi pada permainan game online.
Berkali-kali, para pengamat pendidikan dan orang-orang yang peduli pendidikan mengajak orangtua mengarahkan anak-anaknya agar mau bermain di luar rumah dan menghirup udara luar untuk bermain dengan teman-teman sebayanya. Kenyataan bahwa orangtua lebih suka mengajak anak-anaknya ke mall juga merupakan keprihatinan tersendiri.
Teknologi dalam dunia main anak-anak saat ini lebih banyak berimbas negatif kepada perkembangan anak-anak. Ini juga dikarenakan keteledoran dari orang tua yang melepaskan anak-anak untuk bermain tanpa pengawasan. Jenis game online memang ada yang melibatkan segi komunikasi dan kerja sama antara pemain satu dengan lainnya,
Namun keterlibatan dengan seseorang lewat online tidak akan banyak berpengaruh pada pembangunan mental anak. Justru yang sering kita temui malah kata-kata yang kotor keluar dari bicara mereka, karena meniru pembicaraan orang-orang dewasa yang juga bermain game online di warnet atau di dalam game itu sendiri.
Untuk menghindari anak ketagihan game online, maka kenalkan anak kepada jenis bermain tradisional yang menarik. Misalnya seperti petak umpat, gobak sodor, engklek dan lain-lain, niscaya mereka akan lebih senang karena dapat bergaul dengan anak-anak yang lain.
Fisik dan Mental
1. Layang-layang
Bermain layang-layang tidak hanya mengajarkan kesabaran dan strategi mengetahui arah angin. Permainan ini juga membutuhkan fisik yang prima. Kebahagiaan dapat menaikkan layang-layang pada ketinggian tertentu akan membuat otak anak mengeluarkan hormon endorfin yang merupakan morfin alami. Ketika anak semakin bahagia, perkembangan intelektual dan emosionalnya juga akan berkembang dengan baik.
Demi mengetahui betapa bermanfaatnya permainan layang-layang ini, setiap tahun ada festival layang-layang tingkat internasional di Pantai Parang Kusumo, Yagyakarta. Selain itu, permainan layang-layang mengajarkan beragam budaya yang ada di Indoensia. Hal ini dapat disaksikan di Museum Layang-Layang yang ada di Jakarta. Pembuatan layang-layang juga mengajarkan hukum-hukum matematika sederhana.
Bermain layang-layang dapat membuat anak-anak melatih beberapa kemampuan motorik dan daya pikirnya. Selain itu anak yang sering berlari-lari akan mempunyai tubuh yang kuat dan sehat. Mengejar layang-layang yang putus seperti perlombaan lari antar para pemburunya. Tentu ini juga memacu adrenalin pada anak-anak, sehingga keberanian mereka juga terasah dengan kompetisi mengejar layang-layang ini.
Bermain layang-layang ada juga yang menampilkan keindahan layang-layang ketika terbang di udara. Dengan kompetisi saling menunjukkan keindahan desain layang-layang. Anak-anak akan belajar untuk merancang dan mendesain, keahlian ini sangat dibutuhkan dalam meningkatkan ketrampilan anak ketika dewasa nanti.
2. Yoyo
Indonesia memiliki pemain yoyo internasional. Walaupun begitu, tetap saja permainan yang sangat mengasyikkan ini masih kalah dengan maraknya facebook dan game online yang dilakukan oleh anak-anak. Kreativitas membuat beragam gerakan dan bentuk dalam permaian yoyo tidak hanya melatih daya imajinasi anak, tetapi juga perkembangan motorik mereka.
3. Congklak
Permainan congklak memang sangat sederhana. Namun, permainan ini mengajarkan kejujuran dan seni menghitung serta penerapan strategi jitu agar bisa menang.
4. Lompat Tali
Permainan lompat tali yang biasanya melibatkan banyak anak, selain membantu perkembangan fisik, akan mengajari anak agar bisa saling bertoleransi dan menghargai teman yang sudah menunggu giliran.
Upaya Mengenalkan Dolanan Kepada Anak-Anak
Kini terdapat sejumlah perkumpulan orang tua atau even yang bertujuan untuk mengingatkan dan meningkatkan anak-anak di jaman sekarang tentang permainan di masa lalu. Permainan masa lalu memang sangat mengasyikkan bagi yang bermain. Tetapi belum tentu dengan anak-anak masa sekarang yang terlanjur cinta pada dunia digital dan online.
Namun jika dipikirkan lagi pengaruh dolanan sangat baik untuk anak-anak yang masih dakam masa perkembangan dan pertumbuhan. Oleh sebab itu orang-orang dewasa saat ini perlu juga untuk memberikan perhatian terhadap nasib dolanan yang ditinggalkan oleh generasi millenium.
Dolanan tradisional adalah warisan dari leluhur bangsa Indonesia. Oleh sebab itu menjadi tanggung jawab bagi semua pihak yang terkait dengan masalah budaya dan pendidikan. Tampaknya kesadaran mulai bertumbuh kembang di kalangan praktisi pendidikdan dan lembaga-lembaga sosial di tengah-tengah masyarakat. Pengenalan dolanan telah dilakukan oleh media televisi semisal Trans7 dan media cetak yang lainnya.
Ada juga sebagian guru yang mengganggap remeh terhadap masalah ini. Karena menurut mereka dolanan hanya menghabiskan waktu anak-anak. Dimana waktu tersebut seharusnya digunakan untuk belajar. Pendapat ini mungkin ada benarnya, namun bila dikembalikan pada teori-teori pendidikan dan tumbuh kembangnya anak maka pendapat tersebut salah total.
Kita tidak dapat memaksa seorang anak untuk terus belajar tiada henti. Jika kita cerdas untuk membina anak, maka kita buatkan atau komunikasikan kepada anak tentang jadwal bermain, istirahat dan bermain. Dengan komunikasi tersebut dapat memberikan anak pilihan untuk menentukan aktivitasnya sehari-hari. Sehingga anak tidak merasakan keterpaksaan dalam belajar materi sekolah melainkan belajar dengan kesadaran, tentu saja dia akan belajar lebih sungguh-sungguh karena dalam perasaan yang senang.
Selain permainan tersebut, masih banyak permainan lain. Termasuk, sepak bola, gobak sodor, futsal, petak-umpet, kelereng, dakocan, engkling, dan jenis olah raga yang akan membantu perkembangan emosional dan fisik anak.
Semoga tulisan mengenai dolanan klasik ini dapat menambah kepedulian kita akan warisan nenek moyang. Warisan yang berharga namun kini mulai dilupakan oleh anak bangsa. Bangsa Indonesia mempunyai budaya yang luas dan sangat indah bila diselami lebih jauh. Dolanan juga seperti itu, dengan memainkannya sesungguhnya anak-anak berlatih untuk bertoleransi dan saling menghargai.

