Permata - Batu dengan Keindahan dan Nilai Jual Tinggi
Siapa bilang sebuah batu tidak bisa memiliki daya jual yang tinggi? Siapa bilang sebuah batu hanya bisa digunakan untuk keperluan mendirikan sebuah bangunan? Anda salah. Pernah mendengar sebuah batu bernama permata? Ya, batu permata berbeda dari kebanyakan batu. Batu tersebut memiliki harga yang cukup tinggi dan tidak digunakan dalam bahan baku ketika mendirikan sebuah bangunan.
Bumi kaya akan banyak hal. Tidak akan pernah habis mengungkapkan kekayaan yang dimiliki oleh salah satu planet dalam sistem tata surya ini. Mulai dari bahan baku minyak, tetumbuhan yang beraneka ragam, hewan yang hidup di habitatnya, hingga batu permata yang jika diterjemahkan dalam satuan rupiah, nilainya fantastis.
Manfaat yang dibicarakan ketika menyinggung batu permata pastilah tidak jauh-jauh dari uang. Dan uang memiliki peran yang penting dalam keberlangsungan hidup manusia. Dengan harga tinggi yang dimiliki oleh batu permata, bebatuan alam itu menjadi buruan banyak orang. Dari mulai sekadar suka, hingga memang untuk dijadikan bisnis.
Batu Permata sebagai Komoditi Bisnis
Menengok harga fantastis yang dimiliki oleh batu permata, sangat wajar jika batu permata dilirik banyak orang untuk dijadikan bisnis. Biasanya, pebisnis-pebisnis batu permata adalah mereka para pengusaha dengan kocek yang tebal dan bisa diandalkan.
Bisnis yang terjadi, umumnya seputar jual dan beli. Meskipun menggiurkan, harus diakui bahwa peminat bisnis batu permata tidak cukup banyak, kalah banyak jika dibandingkan dengan pebisnis kuliner. Mengapa demikian? Padahal keuntungan dan uang yang diperoleh pastilah sangat jauh melebihi bisnis kuliner. Jawabannya adalah pada modal.
Semakin besar keuntungan yang akan diberikan sebuah bisnis, modal yang dibutuhkan pun akan semakin besar, risikonya pun tentu saja besar. Semua-semua yang besar inilah yang sepertinya menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi mereka yang berniat untuk berbisnis batu permata ini.
Maka dari itu, bisnis batu permata ini biasanya hanya dijalankan oleh mereka dengan keberanian dan modal yang besar. Karena harga yang fantastis, pelanggan dari bisnis ini pun adalah mereka yang datang dari kalangan menengah ke atas.
Di Indonesia sendiri, batu permata tidak berada di sepanjang wilayah nusantara ini. Hanya beberapa daerah tertentu saja di Indonesia yang memiliki batu permata sebagai kandungan sumber daya alamnya. Di daerah inilah, Anda bisa menemukan batu permata yang diinginkan.
Masing-masing daerah memiliki sumber daya alam berupa batu permata yang berbeda. Jika Anda penggemar batu permata jenis Kalimaya, datanglah ke Banten. Jika Anda lebih menyukai batu permata jenis Anggur dan Cempaka, jadikan Lampung sebagai tempat tujuan, atau jika Anda tergila-gila dengan keindahan batu permata jenis Kecubung dan Intan, silakan datang ke Kalimantan.
Di daerah-daerah tersebut, Anda bisa mendapatkan batu permata yang diinginkan. Usaha batu permata, nyatanya memang cukup banyak ditemui di tiga daerah tersebut, terutama Kalimantan.
Di Kalimantan, batu permata dijadikan bahan utama pembuatan berbagai aksesoris. Mulai dari kalung, cincin, gelang hingga peniti hias untuk wanita berjilbab. Anda ingin aksesoris dari berbagai batu permata? Datang langsung ke Kalimantan dan siapkan uang dalam jumlah banyak.
Ketika Anda memulai sebuah bisnis, apa pun itu, Anda tentunya harus tahu seluk beluk bisnis tersebut. Demikian dengan bisnis batu permata ini. Anda perlu mengetahui bahwa klasifikasi dan kualitas sebuah batu permata ditentukan dari kekerasannya. Pengukuran kekerasan batu permata ini menggunakan satuan hitung skala Mohs yang berkisar antara rentang 1 hingga 10.
Bisnis batu permata yang cukup banyak diminati adalah bisnis batu permata yang membentuk kristal atau berkristal. Antara lain adalah Zamrud, Safir, Berlian dan Ruby. Tidak mengherankan jika batu permata jenis itu memiliki harga yang cukup tinggi dibandingkan dengan batu permata lainnya.
Batu Permata sebagai Simbol Kemewahan
Jika uang yang dimiliki sudah tidak muat lagi disimpan di dalam dompet, keinginan untuk membelanjakan uang tersebut semakin besar, bukan? Hal-hal paradoksial seperti itulah yang mengiringi jalannya bisnis batu permata ini. Bahwa indah merupakan identitas dari batu permata itu. Siapapun yang memilikinya, seolah tertular oleh keindahan yang dimiliki batu permata.
Selain keindahan, batu permata juga sangat mampu menaikkan gengsi atau prestius bagi siapa pun yang mengenakan. Harga mahal tidak jadi soal jika sudah membicarakan itu. Selama orang lain segan dan berdecak kagum, maka harga mahal dari sebuah batu permata tidak ada harganya.
Gejala sosial seperti ini terlihat dari kebiasaan orang-orang “besar” memamerkan batu permata yang dimilikinya dalam bentuk beragam aksesoris. Tanpa disahkan, mereka seolah sudah memulai kompetisi di antara sesama golongan sendiri.
Memiliki batu permata dengan kualitas baik, sama dengan mengatrol derajatnya. Tidak bisa dipungkiri, fenomena ini memang ada. Anda ingat salah satu adegan di film Titanic, saat Rose mengenakan kalung bermatakan permata? Diceritakan bahwa batu permata yang digunakan adalah jenis Ruby.
Apakah Anda juga ingat kesan mewah yang dihasilkan? Meskipun didesain secara sederhana, kalung milik Rose terlihat sangat mewah dan berkelas, bukan? Ya, batu permata seolah memang memiliki kekuatan sihir untuk itu.
Jenis-jenis Batu Permata
Jenis batu permata yang memiliki nilai jual tinggi adalah Berlian, Zamrud, Safir dan Ruby. Selain itu, batu permata juga masih memiliki jenis lain yang tidak kalah indah dan bernilai tinggi. Ingin tahu lebih dekat dengan batu cantik dan mahal tersebut? Berikut adalah penjelasannya.
1. Jenis Batu Permata - Berlian
Jenis batu permata ini bisa jadi merupakan jenis batu permata yang cukup akrab di kalangan masyarakat. Berlian atau Intan memiliki keindahan yang bisa menghipnotis siapa pun. Kilauan cahaya menjadi identitas dari batu permata yang satu ini.
Tahukah Anda bahwa kilauan cahaya yang dimiliki oleh berlian adalah sifat alami yang dimilikinya? Batu permata ini adalah mineral dari karbon yang jika dilihat dari kacamata Kimia berbentuk kristal atau alotrop. Batu permata jenis Berlian banyak ditemukan di Afrika Tengah dan Afrika Selatan, Rusia, Australia, Kanada dan Brazil.
Berlian atau Intan bisa ditemukan di perut bumi. Pertambangan batu permata yang satu ini, di Indonesia, bisa Anda temui di daerah Martapura. Penambangan batu permata bisa dilakukan melalui dua cara, manual atau menggunakan bantuan mesin.
Sementara untuk proses pemotongan dan penggosokan, di Martapura, dilakukan secara manual dan tradisional. Sulitnya proses dan penemuan Berlian, Berlian atau Intan sintetik pun diciptakan.
2. Jenis Batu Permata - Zamrud
Batu permata yang selanjutnya adalah Zamrud. Jika Anda pernah melihat batu permata berwarna hijau, maka dapat dipastikan bahwa batu mulia tersebut adalah Zamrud. Warna batu permata ini antara dua, jika tidak hijau maka hijau tua.
Sama seperti semua batu permata, Zamrud juga digolongkan sebagai mineral. Sebagai mineral, Zamrud mengandung beryllium. Selain itu, Zamrud juga mengandung kromium, vanadium dan besi. Zat-zat tersebut menjadi penyebab mengapa batu permata ini berwana hijau yang khas.
Batu permata indah ini memiliki kekerasan yang cukup tinggi. Negara penghasil Zamrud dengan kualitas terbaik adalah Afrika Selatan, Brazil, Kolombia, Zimbabwe, Siberia, dan Australia.
3. Jenis Batu Permata – Ruby
Batu permata selanjutnya yang juga takkalah indah adalah Ruby, atau merah delima, atau bisa juga disebut mirah delima. Sesuai namanya, Ruby memiliki warna yang merah, seperti warna daging sapi. Batu permata yang satu ini merupakan mineral jenis korondum. Warna merah yang dimiliki oleh batu permata ini karena kandungan kromium yang dimilikinya.
4. Jenis Batu Permata - Safir
Batu permata jenis ini menjadi salah satu di antara empat batu permata dengan nilai jual yang cukup tinggi. Safir juga tergolong sebagai mineral yang sama dengan Ruby. Safir dan Ruby adalah aluminium murni yang ada di Bumi ini. Safir memiliki warna yang beraneka, ada Safir berwarna merah muda, kuning, hijau, dan ungu.
5. Jenis Batu Permata - Opal
Asing dengan nama batu permata yang satu ini? Tapi tidak bagi para kolektor batu permata. Ya, Opal adalah salah satu jenis batu permata yang juga memiliki banyak peminat. Batu permata ini berbeda dengan batu permata lainnya, Opal ditemukan di retakan batuan.
Batu permata ini akan terbentuk maksimal pada suhu yang rendah. Negara penghasil Opal terbesar adalah Australia. Batu permata ini bahkan menjadi batu nasional negara ini. Keindahan Opal akan terlihat ketika permukaannya mampu memancarkan cahaya, bergantung tempat.
Di antara batu permata lainnya, Opal memiliki warna yang kaya, ada bening, orange, kuning, merah magenta, cokelat, merah, hitam, abu-abu, merah, slat dan zaitun. Di antara warna-warna dalam batu permata tersebut, warna hitam dan merah tergolong cukup sulit untuk ditemukan.
6. Jenis Batu Permata - Giok
Anda pasti setuju jika batu permata yang satu ini identik dengan China. Ya, nyatanya, keberadaan batu permata jenis Giok ini paling banyak ditemukan di daerah China, Tibet dan Birma.
Batu permata ini memiliki banyak unsur mineral dan telah ditemukan sejak ribuan tahun lalu. Warna Giok antara lain, merah, kuning, hijau yang paling populer, dan putih. Batu permata Giok ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh batu permata lainnya.
Sejak ribuan tahun lalu, Giok telah digunakan sebagai aksesoris sekaligus dipercaya sebagai batu yang membawa keselamatan dan kesembuhan. Batu ini menjadi satu-satunya jenis batu permata yang sering digunakan dalam dunia medis.






