logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Keluarga    Pernikahan    Pernikahan Adat Betawi    Pernikahan Adat Betawi

Uniknya Pernikahan Adat Betawi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Pernikahan adat Betawi sudah sering kita lihat di sinetron-sinetron yang mengusung tema-tema  Betawi  yang kental. Sebagaimana diketahui budaya Betawi telah memiliki sejarah panjang sama halnya dengan panjangnya sejarah yang membentuk Kota Jayakarta (Sunda Kelapa) yang sekarang menjadi Jakarta dari sejak zaman penjajahan dahulu kala.

Akulturasi budaya dari berbagai negara yang menyinggahi kota Sunda Kelapa seperti dari India, China, Arab, Eropa, Melayu menjadi tak terelakkan. Sehingga bisa dikatakan kebudayaan Betawi yang ada sekarang merupakan campur sari dari berbagai budaya lainnya, terutama Arab.

Adat istiadat Betawi memang sangat menyukai berbagai kesenian sehingga tak mengherankan jika dalam setiap pernikahan adat Betawi spirit berkeseniannya pasti mendominasi. Salah satunya misal tanjidor yang dibawa dari budayanya bangsa Belanda, atau keroncong tugu yang merupakan kesenian dari Arab. Dijamin dalam setiap perhelatan hajatan masyarakat Betawi selalu saja menampikan wajah yang riang dan warna-warni sehingga tak terhindarkan dari aroma semarak.

Kemeriahan

Dalam setiap pernikahan adat Betawi, sebagaimana pernikahan dari budaya  lainnya, harus melewati beberapa prosesi yang diangap sakral dan penting. Misalnya, diawali dengan tahap perkenalan yang biasanya difasilitasi oleh “Mak Comblang”.

Setelah itu, tahapan berikutnya berupa acara meminang atau melamar sang gadis pujaan. Setelah dilamar si wanita dipingit dan disiram. Sebelum malam pernikahan, diadakan “malam pacar” yang mengharuskan calon mempelai wanita menggunakan pacar untuk memerahkan kuku-kukunya.

Setiap acara pernikahan adat Betawi pasti selalu meriah. Menjelang kedatangan sang mempelai pria ke rumah mempelai wanita selalu diiringi dengan bunyi petasan. Rombongan mempelai pria berjalan perlahan sambil diiringi oleh ondel-ondel yang berlenggak-lenggok menghibur, bunyi tanjidor serta grup marawis yang telah dipersiapkan. Biasanya, keluarga mempelai pria berjalan sambil menuntun kambing yang akan diberikannya kepada mempelai wanita sebagai salah satu bukti tanda kasihnya.

Setelah sampai di depan rumah mempelai wanita ada proses yang disebut “buka palang pintu” dengan cara saling berbalas pantun dari perwakilan keluarga pria dan wanita. Selanjutnya diadakan adu silat dari pihak pengantin perempuan dan pengantin laki-laki sebagai simbol kesiapan calon suami dalam menjaga isterinya kelak. Uniknya, selalu saja pemain silat dari pihak mempelai wanita bisa dikalahkan oleh pesilat dari keluarga prianya.

Akad Nikah

Setelah prosesi “buka palang pintu” acara berikutnya yang merupakan inti dari sebuah pernikahan tersebut yakni akad nikah. Beberapa hantaran yang biasanya diberikan pengantin pria kepada mempelai wanita  berupa maket mesjid, mahar, petise, kerudung, dan sebagainya.

Acara pun berlanjut dengan menaikkan kedua mempelai ke atas delman yang ditutupi dengan kain hitam supaya tak terlihat dari luar menuju penghulu. Meski tak terlihat dari luar, namun rata-rata orang mengetahui bahwa dalam delman tersebut ada mempelai yang akan dinikahkan. Itulah ikhtisar pernikahan adat Betawi yang terkenal unik, ramai, dan eksotis.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Mengintip Acara Pernikahan Adat Betawi
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA