Pernikahan Adat Sunda

Dalam pernikahan adat Sunda, sehari sebelum pernikahan ada acara yang dinamakan Ngeuyeuk seureuh yaitu acara pertemuan atau silahturahim yang dilakukan oleh keluarga calon mempelai pria ke keluarga calon mempelai wanita. Tujuannya untuk silahturahim dan berkenalan dengan calon menantu masing-masing.
Sebelum keluarga pihak pria datang, calon pengantin wanita melakukan acara siraman yaitu memandikan pengantin wanita dengan air kembang setaman yang dilakukan oleh kedua orang tua serta sanak keluarga dekat.
Lalu dilanjutkan dengan acara kerikan yaitu pengerikan rambut-rambut halus di sekitar wajah (alis dan pipi) serta tengkuk calon pengantin wanita. Kemudian acara pemberian cindera mata bagi calon mempelai wanita.
Di samping acara-acara yang penuh dengan simbol-simbol, masih banyak adegan yang harus dilakukan oleh kedua mempelai misalnya membelah pinang muda menjadi dua, membelah buah labu, membelah kuncup mayang jambe. Dan acara ini diakhiri dengan membuang sisa-sisa perlengkapan upacara yang telah digunakan di perempatan jalan.






